
dan benar saja dia kembali dengan 2 bungkus es crim ,dia mendekati ku dan menyodorkan es crim itu padaku
" ini , makan lah maaf aku tak tau es crim kesukaan mu jadi aku membeli rasa coklat untuk mu " aku mengambil es crim itu dari tangan nya dan ku buka lalu ku makan ,
aku masih menunduk dan menangis , saat aku masih diam erik mulai bicara memecah rasa cangung diantara kita
" kemarin aku melihat mu sangat tegas tapi kenapa sekarang kau murung , maaf jika aku ikut campur masalah mu , jujur aku tak suka melihat wanita menangis seperti ini , apa masalah mu sangat barat ? " aku masih menunduk tapi aku mendengarkan semua yang dia katakan
" kamu itu cantik, tapi sepertinya kamu sedang menghadap i masalah yang sebelumnya tak pernah kau hadap i hingga membuat mu sangat murung seperti ini ,percayalah semua masalah itu ada jalan keluarnya dan tuhan akan membimbing kita kejalan itu asal kita mau berusaha " dia berkata sambil terus memakan es crim yang ada di tangan nya ,
saat dia mengatakan itu aku menatapnya dengan mata sebab ku
" makasih telah menasehati gue, lo benar gue sedang ada masalah dan maaf tadi sudah membuat lo hampir celaka karna kecerobohan gue , boleh gue bertanya ke elu sesuatu ?"
"ya tanyakan saja apa yang ingin kau tanyakan" dia melihat ku dangan wajah yang serius
__ADS_1
"apa kau punya masalah, kalau ada bagaimana cara kamu menghadapi nya ?" saat aku menanyakan pertanyaan itu senyum tipis terukir di bibirnya
" tidak ada di muka bumi ini yang nggak punya masalah , bahkan orang yang punya segalanya aja punya masalah ,kalau kamu tanya bagaimana cara menghadap i nya itu tergantung kita nya " aku hanya mengagguk saat dia menjelas kan
"maaf aku belum tau siapa nama mu ?"
"oh ya kenal in nama gue rina , rina maheswari " dia tersenyum saat aku memberi tau kan nama ku
" nama yang cantik , rin kita pulang yuk udah malem ni ntar orang tua kita marah- marah lagi ,aku akan antar kamu pulang "
sampai di depan rumah aku turun dari mobil erik
" erik makasih ya lu udah ngnterin gue pulang , gue langsung masuk ya"
" iya sama -sama " erik langsung melajukan mobil nya cepat
__ADS_1
aku menuju kedalam terlihat rumah sangat sepi
"aku harap semuanya udah tidur" batin ku dalam hati ,
saat aku melangkah menuju ruang tengah tiba-tiba lampu nya menyala, aku sangat terkejut , aku melihat ke kanan ternyata ada kak rama yang duduk di sofa depan tv melihat ku dengan tatapan yang sangat marah
" dari mana kamu dan siapa yang mengantarmu tadi?" tanya kak rama dengan suara yang di tekan
" kak tadi aku hampir ketabrak tapi untungnya ada dia , yang tadi mengantar ku dia erik temen ku "
"kakak nggak suka ya kamu pulang ama cowok yang bukan siapa-siapa kamu " kata kak rama tegas
"iya kak maaf" aku takut sama kak rama apa lagi saat dia sedang marah ,aku hanya bisa melihat ke bawah tak berani untuk menatapnya langsung
" sekarang kamu masuk kedalam langsung tidur"
__ADS_1
" emmm , iya kak sekali lagi aku minta maaf ya kak"aku langsung menuju kekamar, bersih-bersih badan dan langsung tidur