
kak yovi menatap ku
"aku akan mencoba percaya dan aku harap kamu tak pernah berbohong pada ku "
"em"
tiba -tiba kak yovi menarik dagu ku lalu dia mendekatkan kepalanya dengan ku melihat ku intens
"ada apa dengan mu apa yang terjadi sampai sudut bibir mu lebam seperti ini ?"
deg , aku harus jawab apa ini , gimana ya kan nggak mungkin kan kalau aku jawab karna mantan sahabat ku ,bisa -bisa baku hantam nanti
"ah ini tadi jatuh di sekolahan tp tak apa sudah diobat i kok" jujur alesan ku tak masuk akal banget yak tp ya sudah lah wkwkwk
"lain kali hati - hati , oh ya aku kesini mau pamit keluar kota ada urusan kampus untuk 1 -2 minggu kamu nggak papa aku tinggal ?"
"nggak papa itukan juga keperluan kamu juga dan aku nggak bisa nyegah "
aku rada- rada kesel sebenarnya karna sekarang dia nggak ada waktu buat ku lagi dia tak seperti kak yovi pacar ku lagi dan sekarang dia pergi selama 1- 2 mingguan yah walaupun aku sering ditinggal sendiri ma dia jadi nggak terlalu kaget lah ya , aku maklum in dia karna ya itu memang kawajiban nya sebagai mahasiswa
"kalo gitu aku mau langsung pulang nanti sampai kan salam ke ayah sama mama , assallamualaikum "
"waalaikumsalam " dia langsung pergi naik mobil nya yang terparkir tak jauh dari rumah ku
"hahhhhh tinggal sendiri lagi " aku lalu naik ke atas tepat nya kekamar ku , bersih- bersih badan dan rebahan
tak lama suara bel rumah berbunyi
__ADS_1
aku langsung lari ke bawah membuka pintu dan ternyata yang datang ortu tercinta
"mamammmmmm ayahhhhhhh " aku langsung menyambar kepelukan kedua orang tua ku yang sangat aku rindukan
"maaf ya sayang mama ninggal kamu lama "
"iya nggak papa "
"masuk yuk nak ,ayah lapar nih "
"hahahah iya yuk yah ma"
aku mengajak ortu ku duduk di meja makan , alhamdulillah nya mama pulang bawa makanan jadi nggak perlu masak
aku dan orang tua ku makan dengan tenan sampai ayah mengatakan sesuatu
" nggak ... kakak yang bilang kalau mau nelfon adek dulu tp sampai sekarang dia nggak ada kabar mungkin kakak lupa " jawab ku
oh ya kalau kalian nanya kenapa ayah ma mama nggak tanya soal muka ku jawaban nya karna luka ku tertutup bedak , sengaja aku tutup i agar nggak heboh
" kalau kakak mu nggak kasih kabar kamu , kenapa kamu nggak telfon dia aja ?" sekarang giliran mama yang nan ya
"iya nanti adek telfon kakak" saat aku ingin beranjak dari duduk ayah memanggil ku dan menyuruh ku duduk lagi
"dek ayah mau tanya serius ma kamu , apa kamu mau jawab pertanyaan ayah dengan jujur ?"
muka ayah yang tadinya biasa menjadi serius begitupun juga mama
__ADS_1
"iya ayah adek akan jawab dengan jujur" jawab ku mantap
"baiklah , ayah tanya ma kamu , apa kamu serius dengan nak yovi ,apa kamu sangat mencinta i nya dan apa kamu yakin dengan pilihan kamu ??"
kaget dan bingung itulah yang aku rasakan sekarang ,mau bohong tp dah terlanjur akan jujur ma ayah terpaksa lah ya harus jawab jujur
"entah lah yah rina juga bingung , belakangan ini kak yovi sibuk nggak ada waktu buat rina dan sekarang di sekolahan ada temen cowok yang deket ma rina ,itu hanya temen namun entah gimana saat rina deket ma dia rina nyaman yah tp rina akan berusaha menghilang kan perasaan itu untuk kak yovi , rina akan berjuang jika kak yovi juga , insyaallah rina yakin yah dengan pilihan rina , rina yakin untuk tetap sama kak yovi "
dengan jawaban super panjang itu entah kenapa ada hal yang menganjal di hati kayak nggak puas dengan jawaban ku tadi , aku bukan nya bohong ma ayah tp hati ku aja tak mau mengaku i
" ya sudah ayah ma mamah akan mendukung kamu apapun keputusan mu "
"makasih ma yah ,kalo gitu rina ke kamar dulu ngerja in pr"
aku langsung kembali kekamar ku dengan sejuta pikiran yang sangat mengaggu , ucapan ayah terus ternyiang dikepala ku
aku ragu dengan apa yang aku ucapkan , aku ragu apa aku akan tetap bersama kak yovi dan aku ragu apa aku masih mencintai 1 orang dalam hidup ku
-
-
-
maap yak baru bisa up , lagi banyak halangan soal nya
jangan lupa vote ,comment and like ya ...trimmm
__ADS_1