Cinta Membawa Luka

Cinta Membawa Luka
Episode 18


__ADS_3

" kak yovi , kakak nggak papa ? "tanya ku setelah sampai di dekat nya


"apa ada yang sakit?" lanjut ku


"kakak butuh apa gitu biar aku ambilkan" aku bertanya semuannya , dia hanya tersenyum senatap ku ,


"kenapa tersenyum seperti begitu?" saat aku sadar dia memperhatikan ku, aku langsung bertanya padanya


" tak apa aku hanya senang melihat mu menghawatirkan ku " jawab nya sambil tetap tersenyum


"makasih ya lu udah bantu in gue"


"iya sama -sama itu juga udah tugas gue jadi junior lu" aku dan dia bertatapan hampir beberapa menit dengan senyum yang mengembang di bibir kita masing -masing


"maaf ya atas perlakuan buruk ku ke elu"


"emmmm sebenarnya perlakuan buruk mu itu nggak bisa di maaf kan tapi karna lu udah mau nolong in gue waktu itu, ya udah gue mau maaf in lu"

__ADS_1


"makasih ya"


"iyh sama -sama, oh ya lu boleh pulang sekarang kata dokter luka lu nggak terlalu parah ,gue akan nganter in lu sampai rumah " kata ku sambil membantunya turun dari ranjang pasien,


aku memapah kak yovi keluar dari ruangan sampai di depan pintu udah ada orang yang menabrak kak yovi tadi, melihat ku dan kak yovi keluar dia langsung mendekat


"apa lu baik-baik saja ?" tanyanya ke kak yovi yang berdiri di dekat ku


"iya gue baik-baik saja , kalo naik mobil jangan ngebut ,bahaya in orang lain tau nggak ,untung gue bisa selamat coba kalo nggak" jawab kak yovi dengan suara yang agak di tinggi kan


"iya gue minta maaf , tadi gue udah mbayar semua biaya perawatan lu dan montor lu udah gue kirim ke bengkel oh ya ini kertu nama gue ,lu bisa hubung in gue kalo lu masih sakit nanti" menyodorkan kartu nama ke kak yovi


"iya itu nama gue , maaf sekali lagi ,gue akan antar kalian pulang "


"nggak usah biar gue aja yang anter dia pulang" aku langsung bukak suara saat erik hendak mendekat , setelah obrolan itu aku dan kak yovi keluar dari rumah sakit


didepan pintu lobi sudah ada taxsi yang menunggu kami, taxsi yang sudah aku pesan sebelumnya .

__ADS_1


diperjalanan tidak ada obrolan , kak yovi tidur mungkin karna dia kelelahan dan menahan rasa sakit ditubuhnya ,


beberapa menit kemudian kami sudah sampai didepan rumah kak yovi rumahnya mewah dengan halaman yang luas , aku membangun kan nya yang masih tertidur dipundak ku


"kak yovi udah sampek nih , bangun"setelah dia tersadar aku langsung mengantarkan nya masuk kedalam ,dirumahnya tidak ada orang sama sekali sepi senyap ,karna aku penasaran aku bertanya ke dia


"rumah lu sepi banget, orang tua dan saudara lu kemana"


"meraka pindah ke luar negeri " jawabnya dengan langsung duduk disofa ruang tamu


"kenapa lu nggak ikut?" tanyaku sembari mengikuti nya duduk


"gue lebih suka disini , hawanya enak dan disini lah tempat kelahiran ku ,gue nggak mau ninggal in negeri tercinta ini " jelasnya dengan memegang i jidatnya yang diperban


"ohhh, lu masih kesakitan ?"saat melihat expresi wajah nya aku langsung bertanya ke dia


"iyah masih sakit, ini kebentur aspal tadi ya masih sakit lah" jawabnya jutek

__ADS_1


"ya kalau kebenturnya di kasur ya nggak akan sakit" aku menjawabnya dengan jutek juga dan memasang wajah cemberut


"hahahahahhahah , gilak lu lucu abis kalo lagi cemberut gitu " mencubit kedua pipi ku


__ADS_2