
Tin..tin...tin"
Suara bell mobil berbunyi, ternyata itu adalah suami Khay yang menjeputnya dan anak - anak ditaman aku masih melihat mereka dari kejauhan.
Suaminya turun dari mobil itu terlihat mas aryo dan suami khay berjabat tangan.
"Oh Ini yang namanya aryo, Kenalin saya Ridwan suami Khayla" tanya Ridwan
"Ya saya Aryo" kata aryo
"khay banyak cerita tentang kamu, bagaimana kalau lain kali kita dinner" ajak Ridwan
"oke, kapan? aku atau kamu yang menentuka?" tanya Aryo
"Bagaimana kalau weeken ini jam7 nalam difortune caffe" jawab Ridwan
__ADS_1
"Ok, sampai ketemu" kata Aryo.
Merekapun pergi pulang kerumah masing masing.
Sore harinya Mas Aryo cerita kepadaku kalau besok mau dinner bareng Kgay dan suaminya.
"Sayang besok kita diajak dinner sama Khay dan suaminya"kata mas aryo
"Oh ya??" jawabku
"Mas terimakasih ya sudah bolehin Khay datang ke madiun buat kita" kataku membuka obrolan malam itu,
"Ya, sama - sama" jawab Ridwan
"Sudah tahu ceritanya??" tanyaku
__ADS_1
"Sudah, saya sudah tahu, bahkan sebelum Khay mencium suami kamu dia ijin sama saya" kata Ridwan sambil tersenyum
"Kamu gak cemburu atau sakit hati??" tanyaku
"Tidak, saya yakin dan saya tahu siapa istri saya Khay, Jika dipikiran dan hati kita diracuni rasa cemburu, maka tidak akan selalu benar setiap tindakan apapun yang dilakukan oleh pasangan kita di mata kita, kita akan selalu berpikiran buruk dan berperasangka jelek padanya, agama mengajarkan untuk selalu berpikiran baik pada seseorang jika kita berpikir positif maka akan kembali baik untuk kita, itulah tujuan seseorang untuk membina hubungan pernikahan" kata Ridwan
"Iya sayang, kamu selalu buat aku semakin cinta setiap hari aku selalu kamu beri kata - kata romantis,dan aku beruntung miliki kamu" kata Khay
Aku yang hanya tersenyum melihat keromantisan mereka, berbeda dengan mas Aryo terlihat seperti cemburu melihat kemesraan mereka, dia yang hanya diam.
Ya malam itu adalah malam pertama kita berkenalan secara formal, selanjutnya bisa ditebak sendiri, kita jadi sahabat, kita sering meng habiskan waktu bersama dengan anak - anak kami di setiap liburan datang.
Jangan pernah nodai hatimu dengan rasa iri, dengki dan benci, hiasi harimu dengan cinta dan kasih, cinta itu lebih berharga jika disimpan di dalam hati,
Cinta pertama memang indah, tak selamya cinta harus saling memiliki, kasang kita harus bisa dan rela melpaskan dia, agar bisa hidup bahagia, karena tujuhan hidup setiap manusia adalah bukan hanya berakhir bahagia tapi selalu bahagia dimanapun dan kapanpun.
__ADS_1