Cinta Pria Pemalu Dan Gadis Cantik

Cinta Pria Pemalu Dan Gadis Cantik
Bab 11


__ADS_3

Siang hari di kantor, di dalam ruangan kerjanya Roy sedang berbincang dengan Roni dan Fajri, datanglah pak Zulmi dan Bobi menghampiri sambil membawa surat tugas dari pimpinan untuk Roy.


"Pak Roy", ucap Bobi dan zulmi.


"iya pak, ada apa pak?.


"Ini loh ada surat tugas dari pimpinan", ucap zulmi.


"Silahkan pak Roy dibaca dulu", kata Bobi.


"Barusan ibu sekretaris menitipkannya ke bagian surat kantor", ucap Zulmi.


"Staf persuratan kantor tadi menghubungi kita untuk menyampaikannya ke pak Roy karena mereka belum memiliki nomor kontak pak Roy", ucap Bobi.


"Oh iya saya mungkin masih pegawai baru di sini, ok pak!, terimakasih ya".


"Sama- sama pak Roy".


Itu adalah surat tugas pertama untuk Roy sebagai teknisi bagian pusat, untuk memberikan bimbingan dan pengawasan ke kantor cabang di daerah.


Lalu Roy pun membaca surat tugas tersebut, ternyata pimpinan menugaskan Roy bersama mba Reni.


"Wah berarti saya harus menghadap pimpinan pak ya".


"Iya pak Roy", ucap Bobi.


"Pak Roy mendapatkan surat perintah tugas juga?", ucap Reni mengikuti obrolan.


"Iya mba Reni".


"Berarti kita berdua yang di panggil pak Roy untuk melaksanakan tugas tersebut".


"Mohon arahannya mba Reni ya?".


"Saya baru pertama kali dapat tugas ini", ucap Roy.


"Tenang saja pak, Roy", ucap Reni.


"Ayo pak Roy lebih baik kita temui bapak pimpinan kita dulu untuk lebih jelasnya".


"Baik mba Reni".


Lalu Roy dan Reni pun pergi menghadap bersama ke ruang pimpinan.


"Nah itu ada bu Regina sekretaris pimpinan kita".


"Bu Regina!", ucap mba Reni


"Oh..bu Reni, ada perlu apa bu ya?"


"Saya sama Pak Roy mau menghadap pimpinan bu, perihal mengenai penugasan kami besok ke kantor cabang di daerah!".


"Oh perihal yang itu!", ucap bu regina.


"Apakah bapak pimpinan ada di ruangan bu?", ucap Roy.


"Sebentar saya cek dulu ya!", ucap bu regina


"Bapak pimpinan sedang ada tamu", ucap bu regina.


"Silahkan ditunggu saja dulu ya!, atau nanti bisa kembali lagi saya bisa hubungi bu reni.


"Saya tunggu disini saja dengan pak Roy bu", ucap Reni.


"Oh iya kalau begitu, silahkan duduk bu Reni dan Pak Roy!".


"Terimakasih, bu Regina".


Lalu Roy dan Reni pun duduk menunggu untuk menghadap pimpinan kantor tersebut.

__ADS_1


Selang tidak berapa lama menunggu, akhirnya Roy dan Reni pun dipanggil oleh bu sekretaris Regina untuk masuk ke ruangan pimpinan kantornya.


"Pak Roy dan Bu Reni", ucap Regina memanggil.


"Oh iya bu!".


"Silahkan Pak Roy dan Bu Reni sudah bisa masuk ruangan pimpinan".


"Terimakasih bu Regina!".


"Sama-sama bapak ibu!"


Akhirnya mereka pun menghadap bapak pimpinan kantor.


"Selamat siang bapak pimpinan!", ucap Roy dan Reni.


"Oh iya selamat siang, mau menghadap saya ya, silahkan duduk bapak ibu".


"Ada perihal apa bapak ibu?".


"Ini pak perihal mengenai tugas kami berdua pak untuk memberikan bimbingan teknis dan pengawasan di kantor cabang kita di daerah", ucap Roy.


"Oh iya dengan pak Roy dan mba reni ya, yang saya tugaskan", ucap bapak pimpinan kantor.


"Begini pak Roy dan bu Reni, saya akan tugaskan Pak Roy dan Bu Reni selama satu minggu, di tugas ini saya harapakan kalian dapat memberikan bimbimbingan mengenai bidang keteknisan dan sekaligus mengawasi apakah kantor cabang kita yang baru betul-betul sudah bisa berjalan dengan baik.", ucap bapak pimpinan kantor.


"Kantor cabang kita ini termasuk baru berdiri dan letaknya lumayan jauh, jadi saya harapkan kalian dapat melaksanakan tugas dengan baik".


Memang tempat tugas Roy dan Reni kali ini terkendala oleh letaknya yang cukup jauh dari pusat kota dan membutuhkan waktu perjalanan yang lama.


"Apakah pak Roy dan Bu Reni sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut?", ucap bapak pimpinan kantor bertanya.


"Saya siap pak jika di perintah pimpinan", ucap Roy.


"Saya siap juga pak", ucap Reni.


"Jadi sudah tidak ada kendala kan?", ucap bapak pimpinan kantor.


"Kalau begitu selamat bertugas Pak Roy dan Bu Reni, semoga lancar dan tidak ada hambatan, untuk biaya akomodasi dan transport sudah di siapkan oleh bagian keuangan!".


"Baik terimakasih bapak pimpinan".


"Kami mohon pamit", ucap Roy dan Reni.


"Ya silahkan bapak Roy dan Bu Reni", ucap bapak pimpinan kantor.


Roy dan Reni pun keluar dari ruangan bapak pimpinan kantor.


"Bagaimana Pak Roy dan Bu Reni sudah selesai menghadapnya!", ucap Regina sekretaris pimpinan.


"Sudah bu Regina".


"Terimakasih bu Regina", ucap Roy dan Reni.


"Ya, bapak ibu sama-sama".


Akhirnya Roy dan Reni pun menuju Ruangan bagian keuangan di kantor tersebut, ruangan bagian keuangan terletak tidak jauh dari ruangan pimpinan kantor karena berada di satu lantai dengan ruangan pimpinan.


"Selamat siang bu", ucap Reni.


"Oh iya dengan bu Reni ya!", ucap staf bagian keuangan.


"Besok jadi berangakat dengan Pak Roy?".


"Jadi, bu", ucap Reni.


"Kebetulan sudah kita proses untuk biayanya perjalanannya untuk pak Roy dan bu Reni, nanti bapak dan ibu bisa bertemu dengan bendahara bagian keuangan", ucap staf bagian keuangan.


"Oh iya bertemu dengan bu Jesika ya?", ucap Reni

__ADS_1


"Iya bu Reni, Kebetulan bu jesika sedang ada di ruanganya!".


"Iya baik ibu saya langsung ke sana ya".


"Ayo pak Roy kita ke ruangan bu Jesika", ucap Reni


"Ok mba Reni", ucap Roy.


Roy dan Reni pun sampai diruangan Bendahara Kantor.


"Bu Jesika". Ucap Reni memanggil


"Oh Iya bu Reni, mencari saya", ucap jesika.


"Iya bu saya mau menanyakan perihal dana perjalanan tugas saya dan Pak Roy".


"Oh iya perihal itu saya sudah siapkan untuk biaya akomodasi dan transportnya", ucap Jesika


"Ini perkenalkan Pak Roy yang besok akan berangkat dengan saya ke kantor cabang di daerah bu!", ucap Reni.


"nama saya Roy", ucap Roy


"Iya Pak Roy, nama saya Jesika", ucap Jesika bendahara di kantor tersebut.


"Pak Roy dan Bu Reni, ini ada yang perlu di tanda tangani ya, untuk pencairan dananya!", ucap Jesika.


"Baik bu Jesika".


Roy dan Reni pun akhirnya menandatangani berkas yang sudah disediakan untuk pencairan dana keberangkatan mereka berdua.


"Sudah Pak Roy dan Bu Reni, dan ini dananya untuk keberangkatan kalian berdua,".


"Baik ibu".


"Selamat bertugas semoga selamat sampai tujuan", ucap Jesika.


"Terimakasih bu Jesika".


"Sama-sama bapak ibu".


Roy dan Reni pun menuju kembali ke ruangan kerja mereka.


"Bagaimana Pak Roy, mba Reni, sudah menghadap pimpinan?, ucap Bobi


"Sudah pak", ucap Roy.


"Mba Lina ditinggal sendirian deh!", ucap Roni menyindir.


"Ah pak Roni suka bercanda saja", ucap Lina sambil tertawa


"Pak Roy jagain mba Reni ya disana?", ucap Lina.


"Pasti dijagain lah sama pak Roy, kan selama ini mba Reni sendiri belum ada yang jagain", ucap Roni sambil tersenyum.


"Anggap saja tugas ini bulan madu kalian berdua", ucap Fajri sambil tertawa.


"Dikira kita Suami Istri apa, bercanda saja kalian ini", ucap Reni.


"Hati-hati loh, bisa Cinlok nanti disana!", ucap Fajri


"Cilok jualan bang jamal ya di kantin?, ucap Roy.


"Cinlok pak Roy!", ucap Roni.


"Cinlok itu apa?", ucap Roy.


"Cinlok itu singkatan dari Cinta Lokasi pak Roy", ucap Bobi.


"Pak roy ini pura-pura lugu, apa tidak tahu beneran sih?", ucap Fajri.

__ADS_1


"Maaf saya kurang gaul bapak ibu", ucap Roy.


Lalu mereka pun tertawa bersama di ruangan tersebut.


__ADS_2