Cinta Setelah Sah

Cinta Setelah Sah
Pergi


__ADS_3

Suasana hati Fanya sedang tidak baik.Sejak kepergian Frans, dia menjadi gelisah. Entah mengapa dia mulai mengkhawatirkan keadaan Frans. Yah, meskipun hubungan mereka masih sangat kaku.Tetapi Frans sudah mulai lembut dengan Fanya.Fanya sangat bahagia,setidaknya sekarang ada tempat untuk berlindung.Fanya hanya mengganti channel TV yang satu ke yang lain. Tetapi tidak ada satupun yang menarik perhatiannya.Semua acara di TV malam ini rasanya tidak ada yang menarik.Pikirannya masih tertuju kepada Frans.Kemana dia pergi dan untuk apa.Apalagi setelah mengetahui bisnis hitam Frans. Fanya menjdi semakin takut jika terjad apa-apa dengan suami statusnya itu.


Sementara di clup yang di tunjuk oleh Reino, Frans mulai duduk di salah satu private room menunggu kliennya datang. Frans sangat membenci orang-orang yang tidak menghargai waktu. Apalagi sejak tadi begitu banyak perempuan penggoda yang berusaha merayunya.


"Mengapa mereka lama sekali? " Tanya Frans melalui alat komunikasi nano yang di tempelkan di daun telinga dan di balik kerah kemejanya.


"Alat yang sudah dirakit oleh anak buahnya berfungsi untuk berkomunikasi tanpa diketahui oleh orang lain. Di beberapa sudut ruangan tersebut juga sudah di pasang beberapa cctv yang terhubung dengan anak buah Frans yang memantau di luar clup. Di lantai bawah juga sudah ada beberapa anak buah Frans yang berjaga-jaga jika ada kemungkinan yang membahayakan nyawa Tuan Muda mereka.Dengan pakaian santai, tidak ada yang tahu jika mereka sedang mengawasi clup itu.Mereka bersikap layaknya pengunjung clup.Frans juga menempatkan anak buahnya pada posisi bar tender. Tentu saja dengan kekuasaan yang dia miliki sangat mudah untuk melakukan sesuatu yang dia inginkan.


" Tak lama kemudian terlihat seorang pria muda dan tampan memasuki clup. Dia juga berbicara salah satu penjaga clup malam itu dan diarahkan untuk langsung naik ke lantai dua.Di belakangnya tampak Rachel yang berjalan dengan santai menuju ke bartender. Dia membisikkan sesuatu ke bartender yang tidak termasuk kedalam komplotan Frans.Dia juga menyerahkan sebungkus bubuk putih.Tentu saja hal tersebut tidak luput dari pandangan anak buah Frans..


"Segera setelah Rachel berlalu dari tempat tersebut.bartender itu kemudian meracik minuman sesuai arahan dari Rachel.Rachel sendiri memilih untuk duduk disalah satu meja paling ujung. Dia punya rencana untuk menjebak Frans.


" Lihatlah, Frans, sebentar lagi kamu akan menjadi milikku selamanya. Percuma punya istri yang tidak tahu berdandan dan tidak modis sama sekali.Ucap Rachel menyeringai.


"Suasana di ruangan tempat Frans bertemu dengan kliennya sangatlah tegang. Mereka sama-sama kaku dan serius membahas tentang kerja sama yang akan di jalani. Sehingga mereka tidak menyadari ketika bartender datang dan menyuguhi minuman kepada mereka. Frans yang sudah tahu tentang rencana Rachel, menolak untuk meminum alkohol.Dia memilih minum soda biasa dengan alasan baru saja sembuh dari sakit. Lelaki muda itu percaya karena telah mendengar berita tentang Frans yang koma hampir sebulan lamanya. Frans meneguk minum tersebut ketika anak buahnya mengatakan sesuatu melalui earphone nanonya. Ternyata minuman yang sudah di masukan sesuatu itu adalah minuman soda. Rachel seperti sudah membaca keadaan dan seperti tahu bahwa Frans sudah sudah mengetahui rencananya. Sangat bodoh jika Frans percaya bahwa pertemuan kali ini adalah murni kerjasama bisnis sehingga Rachel menyuruh pelayan memasukkan sesuatu kedalam minuman bersoda biasa. Frans yang sudah terlanjur meneguk minuman itu seketika menjadi tidak nyaman.Badannya terasa panas seperti ada sesuatu yang mencoba mengacaukan fikirannya. Namun Frans berusaha tetap sadar agar rencana yang telah disusun Rachel gagal total.


Frans langsung berdiri dan mengatakan bahwa dia sedikit pusing sehingga dia harus segera pulang.Lelaki tersebut memaklumi keadaan Frans yang memang baru sembuh, namun tersenyum penuh arti.Saat hendak turun dari tangga, Frans sedikit sempoyongan dan hampir jatuh.Untung ada seorang anak buah yang sedang berjaga di tempat itu. Pria tadi menawarkan bantuan,namun Frans menolak karena dia masih sanggup untuk pulang. Frans mempercepat langkahnya karena pria yang bersamanya tadi ingin membawanya kesuatu tempat.Sedangkan anak buahnya berusaha untuk menghalangi pria itu dengan pura-pura mabok hingga menghalangi pandangannya hingga Frans benar-benar menghilang. Saat di parkiran, Frans masuk kedalam mobil yang sudah ada Reino di dalamnya. Dia langsung menyuruh Reino agar cepat pulang.Sebelum hal yang tidak dia inginkan terjadi.


"Sementars Rachel sudah membooking salah satu kamar hotel yang ade di lantai bawah clup tersebut. Dia sudah mempersiapkan diri menyambut kedatangan Frans.Namun siapa sangka yang datang kekamarnya bukan Frans melainkan orang yang telah dibayar anak buah Frans dan mengenakan pakaian yang sama persis dengan milik Frans.Karena lampu kamar itu di matikan dan tidak ada cahaya sama sekali, Rachel tidak curiga. Dia masih beranggapan bahwa itu adalah Frans.


" Akhirnya kamu datang juga sayang. "Ucap Rachel saat mendengar derit pintu kamar yang terbuka.


Lelaki tersebut hanya diam dan tidak mengeluarkan sepatah katapun. Dia hanya mengikuti setiap permainan yang dimainkan oleh Rachel.Suara ******* memenuhi ruangan tersebut.Mereka melakukannya berulang-ulang hingga keduanya tertidur pulas.


Sementara Frans yang merasa gairahnya sudah tidak tertahan lagi hanya bisa mengutuk semua anak buahnya yang teledor memberikan informasi.Untungnya dia masih bisa menahan gejolak yang ada didalam tubuhnya, jika tidak, dia akan terjebak dalam permainan yang direncanakan oleh Rachel.


Fanya yang memang khwatir dengan keadaan Frans memilih untuk menunggu kedatangan suaminya itu.Perasaannya sangat lega saat mendengar suara mobil yang berhenti di depan rumahnya.Dia mengintip dari balik gorden untuk memastikan jika itu benar mobil Frans.Saat melihat Frans turun dari mobilnya, Fanya bergegas membuka pintu dan menyambut kedatangan Frans. Tanpa dia sadari, Frans langsung memeluk Fanya dengan sangat erat sehingga membuat Fanya terkejut. Frans juga mencium bibir Fanya dengan rakus. Itu adalah ciuman pertama mereka berdua. Gejolak yang ada didalam tubuh Frans benar-benar sudah tidak tertahankan lagi. Reino yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha untuk merekam semua yang terjadi.Dia ingin menunjukan bukti kepada Tuanya besok pagi jika saja Tuanya itu menyalahkan Fanya. Karena Fanya benar-benar tidak tahu apa-apa. Frans langsung menyerangnya dengan membabi buta, Fanya berusaha melawan, namun tubuhnya yang mungil tidak mampu menandingi kekarnya tubuh Frans. Frans membawa Fanya yang terus meronta kedalam kamarnya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Andre juga menyaksikan kejadian tersebut menjadi bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan Tuan Mudanya itu.Namun dia tidak kuasa untuk bertanya.Mereka hanya berdiri mematung menyaksikan keganasan Tuan mereka.


Sesampainya di kamar,Frans menjatuhkan Fanya keatas tempat. Dengan kasar dia merobek semua pakaian yang ada di tubuh Fanya hingga tak tersisa. Frans semakin menyeringai melihat tubuh putih mulus Fanya dan kemolekannya.Frans tidak memperdulikan ke adaan Fanya yang kacau dan teriakannya.Dia memasuki inti tubuh Fanya dengan sangat kasar.Dia mencoba untuk mengeluarkan gairah yang dia tahan sejak tadi. Fanya yang melemah akhirnya hanya bisa pasrah dan menangis. Harta yang dia jaga selama ini harus hilang ditangan suaminya sendiri. Fanya tidak pernah menyesalinya,karena memang kewajibannya untuk bemberikan seluruh yang dia miliki kepada suaminya, namun dia menangis meratapi apa yang akan terjadi dengan hidupnya setelah ini. Dia tahu jika Frans tidak akan pernah mencintainya, sehingga dia takut kejadian malam ini hanya akan membuat Frans marah besar dan menuduhnya.


Berbeda dengan Frans,dia cukup menikmati setiap inti tubuh Fanya.Dia merasa seperti diatas awan saat berhasil menumpahkan seluruh gairahnya kedalam rahim Fanya.Dia juga tidak pernah merasa puas untuk terus mencumbui tubuh Fanya. Entah sudah berapa kali, cairan gairahnya dia tumpahkan kedalam inti tubuh Fanya hingga dia tertidur pulas.


Fanya berusaha untuk bangun dan membersihkan diri, namun dia merasakan perih pada inti tubuhnya. Meskipun begitu dia terus memaksakan diri untuk berjalan kekamar mandi.Dia memilih untuk berendam merilekskan tubuh dan mendamaikan gilirannya. Haruska dia marah? atau malah bahagia? Dia merasa sangat frustasi.Lalu dia menghela nafasnya, apapun yang akan terjadi besok,dia akan berusaha tegar untuk menghadapinya.Akhirnya Fanya keluar dari bathtub, mengeringkan tubuh dan rambutnya dan kembali berbaring di samping Frans.


Mereka tertidur pulas hingga matahari mulai menampakan sinar cerahnya.Frans mulai menggerakkan badannya. Seperti ada sesuatu yang janggal. Dia tidur dengan posisi memeluk erat Fanya. Frans bisa merasakan wangi tubuh dan rambut Fanya. Dan Frans menyukainya,ada perasaan nyaman yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Frans semakin terbuai dengan tubuh Fanya, namun dia tidak berniat untuk mengakuinya. Saat Fanya mulai bergerak, Frans dengan cepat melepaskan pelukannya.Fanya berusaha untuk bangun namun area sensitivnya masih terasa sangat sakit. Seketika Frans bangun dan memasang wajah marah kepada Fanya.


"Apa yang kamu lakukan? "Tanya Frans marah.


" Maksud kakak? "Fanya malah balik bertanya.


" Katakan apa yang telah kamu lakukan kepadaku? Mengapa aku tidak memakai sehelai benang putih, hah?"Tanya Frans dengan suara mengelegar.


"Jadi kakak tidak ingat apa yang kakak lakukan kepadaku? Dan kakak malah menurutku? Jawab Fanya dengan mata yang mulai memerah.

__ADS_1


" Aku tidak melakukan apa-apa. Kamu pasti menjebakku. Tenyata kamu sama seja dengan kebanyakan wanita murahan di luar sana. "Tuduh Frans.


" Apa kakak bilang? Aku wanita murahan? Bahkan kakak yang telah merebut ciuman pertamaku dan bahkan merenggut Kesucianku.Begitukah pemahaman kakak terhadap wanita murahan? Dan kakak lupa jika aku adalah istrimu? Jadi aku tidak memberikan harta yang paling kujaga selain suami yang telah menikah denganku secara sah dimata hukum dan agama.Apakah itu yang kakak bilang wanita murahan? "Jawab Fanya yang mulai marah dengan tuduhan Frans.


" Lihat tanda merah itu? "Fanya menunjukkan darah keperawanannya di seprei putih dengan tatapan marah.


" Kamu pasti sudah menjebakku. "Ucap Frans.


" Apa kamu tidak tahu berterimakasih? Atau kamu memang wanita kesepian yang ingin membuatku jatuh cinta kepadamu. Padahal kamu ingin mengikatku dengan memberikan keperawananmu kepadaku kan? "Tambah Frans makin ngawur.


" Apa? Apa untungnya bagiku merayumu.Apa kamu tidak berfikir betap aku sangat membencimu kak? kamu fikir dengan uang kamu bisa menyamakanku dengan wanita lainnya? Lagi pula aku tidak pernah menyukaimu, "Ucap Fanya dengan keberaniannya.


Dasar kamu perempuan lancing.Kamu akan merasakan akibat karena kamu berani melawanku. " Kata Frans.


Andre yang mendengarkan pertengkaran majikannya itu merasa panik. Dia ingin mengatakan kejadian yang sebenarnya kepada Frans.Dia tidak tega melihat Fanya disalahkan oleh Tuannya karena Fanya tidak bersalah. Namun apabila dalam keadaan marah, bisa-bisa amarahnya beralih kepada dirinya.


"Dan tidak disangka, Herry datang disaat yang tepat, ketika dia mendengar suara ribut dia mempercepat langkahnya. Dia ingin bertanya kepada Andre apa yang akan terjadi, namun melihat Frans ingin menampar Fanya, secepatnya dia menangkap tangan Frans. Iya, meskipun Harry gelagatnya seperti wanita,namun dia adalah lelaki. Jadi tenaganya melebihi tenaga Fanya. Fanya yang siap menerima tamparan Frans,hanya menundukkan kepalanya.


" Frans, apa yang kamu lakukan? kau sudah kehilangan akal sehatmu, hah? "Tanya Harry garam.


" Tanyakan kepada wanita murahan ini. "Jawab Frans.


"Apa maksudmu wanita murahan? Apakah Fanya selingkuh dibelakanmu? " Tanya Harry.


Dia merayuku dan menuduh aku yang meranggut kesuciannya. "Jawab Frans.


"Dia hanya istri statusku. Bukan orang yang aku cinta. Dan aku tidak akan pernah mencintainya. " Jawab Frans melukai hati Fanya.



"Jika kamu tidak mencintainya, mengapa kamu menikahinya? Mengapa kau tidak lepaskan saja dia? " Tanya Harry mempertegas suaranya.



"Dia hanya jaminan hutang pamannya. " Jawab Frans ketus.



"Owh, dia hanya jaminan hutang,yah? Baiklah, sekarang dia sudah membayarnya dengan kesucian yang seharusnya di berikan kepada orang yang tulus mencintainya. Jadi lepaskan dia, " Kata Harry.



"Bawah saja dia, aku juga tidak memerlukannya. " Jawab Frans.

__ADS_1



"Well, jika itu maumu. Aku akan membawanya pergi jauh mungkin darimu. Jangan pernah mencarinya dan aku pastikan kamu akan menyesal seumur hidupmu melepaskan berlian yang seharusnya kamu jaga.Kata Harry yang kemudian mendekati Fanya yang sedang menangis.



" Ayo, sayang. Kita pergi dari neraka ini. Aku yakin dia akan menangis darah mencarimu. "Lanjut Harry mengajak Fanya pergi.



" Bawah saja, dan jangan harap kamu bisa kembali kerumah ini lagi. Tidak usah kamu mengutukku Harry karena itu tidak akan pernah terjadi. "Jawab Frans yang kemudian melemparkan barang-barang yang ada di kamarnya.



" Seperti wanita yang sedang PMS, kondisi Frans saat ini sangat tidak terduga. Dia masuk kekamar mandi dan mulai membersihkan diri. Saat dia sedang mengganti bajunya,dia melirik darah yang ada di supreinya itu. Sejenak dia mulai berfikir apa yang telah terjadi. Dia mengingat semuanya. Dengan sangat sadar dia melakukannya di efek obat perangsang yang diberikan oleh Rachel kepadanya. Dan dia merasa bersyukur karena melakukannya dengan Fanya, gadis yang tidak akan pernah menantunya. Tetapi anehnya dia menikmati semuanya, namun malah menyalahkan Fanya. Entah apa yang ada di dalam dikiranya.



"Di sebuah hotel tempat Rachel memadu kasih dengan lelaki yang dikiranya Frans tidak kalah kacaunya. Rachel yang lebih dulu terbangun berteriak histeris ketika dia tahu bahwa dia tidur bersama lelaki yang sama sekali tidak dia kenal. Lelaki tersebut bahkan menunjukkan rekaman bagaimana suara gairahnya membahana diseluruh kamar hotel tersebut.Dia yang ingin menjebak Frans malah terjebak dalam rencananya sendiri. Rachel mengumpat dan berteriak histeris melihat kejadian yang sebenarnya. Lelaki tersebut berkata bahwa dia mau bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi, namun Rachel masih bersikeras menyuruh lelaki itu pergi. Saat lelaki tersebut membuka pintu, Rachel mendapatkan beberapa wartawan telah menunggu keterangan dari Rachel. Dia menjadi terpojok. Bahkan disana sudah ada Ayahnya. Rachel tercengang tanpa bisa berbuat apa-apa. Apalagi dia belum mengenakan pakaiannya. Hanya selimut yang dia pakai untuk menutupi tubuhnya.



" Bodyguard Ayah Rachel berusaha untuk menghalau semua wartawan. Robert masuk kekamar hotel tersebut dan mengunci pintu dari dalam.Sementara para wartawan belum mau beranjak dari tempat tersebut.



"Katakan mengapa kamu melakukan ini? mengapa kamu mempermalukan papa? " Tanya Robert dengan perasaan marah.



"Karena kamu, hubungan papa dan Frans menjadi tidak baik.Karena kamu juga hari ini papa harus menanggung malu seperti ini, "lanjutnya.



" Maafkan aku Pa. semua yang Papa lihat tidak seperti apa yang Papa fikiran.Aku sangat mencintai Frans Pa. Lelaki ini hanya ingin memanfaatku, "Jelas Rachel.



" Sayang, setelah apa yang kita lakukan semalam, kamu bilang jika aku ingin memanfaatkanmu? "Kata lelaki itu.



" Lihatlah, disini tertera nomor kamar kamu. Dan kamu menitipkan kertas ini kepada salah satu pelayan di clup agar aku datang kekamarmu. Lalu kamu bilang aku mmenjebakmu? "Ucap lelaki tersebut.

__ADS_1



Setelah berdebat, akhirnya Robert memutuskan untuk menikahkan anak perempuan satu-satunya dengan lelaki yang tidur dengannya itu. Awalnya Rachel menolak karena hanya Frans yang ada di hatinya. Namun, karena desakan dan ancaman Robert, akhirnya dia bersediah menikah.Saat ditanya oleh wartawan, dia mengatakan bahwa mereka telah menikah Siri namun hari ini Ayah Rachel mengumumkan pernikahan Rachel dengan lelaki yang meniduriny.


__ADS_2