Cinta Setelah Sah

Cinta Setelah Sah
Akhirnya Frans Sadar


__ADS_3

Dengan setia Fanya menunggu Frans bangun dari komanya. Dia tidak makan dan tidur dengan teratur. Badannya terlihat lebih kurus dan wajah sedikit kusam.Fanya terus berdoa untuk kesembuhan Frans. Sebenarnya dia penasaran seberapa banyak musuh-musuh Frans hingga dia mengalami hal yang mengerikan ini. Fanya tidak berani bertanya, bahkan kepada Reino.Dia tidak ingin mencari masalah dengan Frans. Dia masih ingat dulu saat Fanya melihat seorang penghianat yang disiksa oleh Frans.Dia juga tidak tahu bagaimana nasib orang itu setelahnya.


"Fanya membaringkan kepalanya didekat tangan Frans. Saat itu, Jari-jari Frans mulai bergerak.Fanya bisa merasakannya. Dia kemudian mengangkat kepalanya dan melihat mata mulai Frans terbuka


" Tuan, anda sudah sadar? "Tanya Fanya.


" Sebentar, saya akan panggilkan dokter, "Lanjutnya.


" Fanya keluar ruangan sangat tergesa-gesa. Reino yang melihatnya kemudian masuk kedalam kamar Frans. Dia penasaran apa yang terjadi. Tidak lama kemudian, Fanya kembali bersama dengan seorang dokter yang berjalan dengan cepat. Dokter segera memeriksa keadaan Frans.


"Selamat pagi, Tuan. Apa yang anda rasakan.? Tanya sang dokter.


" Frans tidak menjawab, dia hanya tersenyum. Fanya menjadi panik. Dia takut jika Frans tidak bisa bicara lagi. Dokter kemudian menjelaskan jika Frans masih harus beradaptasi dengan lingkungannya. Dia baru saja pulih dari komanya. Ada kemajuan dalam hal ini,tetapi masih perlu waktu bagi Frans untuk bisa kembali normal.


"Apakah dia bisa kembali normal dokter? " Tanya Fanya.


"Kemungkinan bisa, meskipun lama. Tetapi tergantung dari keinginan pasien juga, apakah dia mau berusaha untuk cepat sembuh. "Jawab dokter itu.


" Terima kasih dokter. "Jawab Fanya.


" Sama-sama, semoga Tuan Frans lekas sembuh. Kasihan istri anda yang selalu setia menemani dan mendoakan Tuan. "kata dokter.


" kita akan lihat perkembangan Tuan Frans dalam dua hari ini. Jika ada kemajuan, Tuan Frans kita pindahkan keruang rawat. "Kata dokter yang kemudian pamit kembali keluarganya.


Frans menatap Fanya tanpa bersuara. Tatapan yang penuh cinta. Fanya bisa merasakannya, namun dia tidak ingin jatuh dalam pesona Frans. Dia tidak ingin cinta yang tidak pasti. Mungkin saat ini Frans sedang lemah, maka dia bersikap baik, kemungkinan jika nanti Frans setelah sembuh, sikapnya akan kembali dingin.


" Mau bdia? "Fanya mencob membuka pembicaraan.


" Frans hanya mengangguk. Selang makanannya telah dilepas oleh dokter. Sekarang Frans sudah bisa makan makanannya secara langsung.


"Fanya mengupas buah Pear, memotong dan menyuapkan potongan buah tersebut kedalam mulut Frans. Dan Frans memakan buah itu dengan pelang. Frans memakan satu buah pear dan beberapa anggur. Setelah selesai, Fanya membuang sampah dari kulit-kulit buah tersebut. Saat Fanya keluar dia berpas-pasan deng Reino.


" Nona,sebaiknya anda pulang. Keadaan tuan sudah mulai membaik. Biar saya yang menjaganya. Anda istirahatlah dengan baik di rumah. Sekarang anda sudah nampak kurus dan kelihatan sangat letih.Saya bisa menjaga tuan dengan baik. "Reino berkata.


" Tidak apa-apa. Saya masih sanggup kok. "Jawab Fanya.


" Pulanglah, istirahatlah. Anda butuh tenaga untuk bisa mengurus tuan bsok. "Reino menambahkan.


" Baiklah jika begitu, saya akan pulang. "Jawab Fanya pasrah.


" Saya akan meminta anak buah saya untuk mengantar Nona pulang. "Kata Reino.


Fanya kemudian bersiap-siap untuk pulang. Fanya pulang di antar salah satu anak buah Frans. Reino berpesan kepada anak buahnya agar menjaga keselamatan Fanya.Ditengah jalan, Fanya merasa mobilnya diikuti oleh sekelompok pemotor. Fanya merasa ketakutan. Anak buah Frans menyadari jika mobil mereka di ikuti. Dia mencoba mengalihkan perhatian para pemotor tersebut dan mempercepat laju sepeda motornya.Dia juga meminta agar Fanya tidak khwatir. Dia sudah menghubungi anak buah Frans lainnya untuk membantu mereka. Keahlian anak buah Frans yang mengantar Fanya tidak bisa diremehkan. Dia sangat cekatan dan teliti. Mobil yang mereka tumpangi juga anti peluru, jadi Fanya aman di dalamnya. Fanya diminta untuk menunduk dan bersembunyi di bawah.Dia mulai memainkan keahliannya dalam mengemudi mobil. Anak buah Frans itu dulunya seorang pembalap mobil di Eropa. Dia sangat ahli mengendalikan mobilnya.Saat ad kesempatan, supir tersebut membanting stir dan membelok kearah yang ramai. pesepeda motor tersebut mulai menghilang. Ketika pesepeda motor itu benar-benar tida kelihatan lagi, mobil yang mengantar Fanya juga mulai berjalan pelang. Dia kemudian memasuki jalan kecil yang hanya muat satu mobil. Fanya merasa asing dengan jalan tersebut merasa khwatir apakah dia akan di celakakan anak buah Frans.


"Kita akan kemana? " Tanya Fanya.


"Nona, jangan takut saya tidak mungkin mencelakai Nona. Ini adalah jalan menuju mansion Tuan Frans, Namun kita melewati jalan belakang agar lebih aman. Tidak banyak yang tahu jalan ini Nona. Itu karena Tuan Frans sendiri yang membuka jalan ini. Jadi benar-benar tidak ada yang tahu kecuali anak buah Tuan.


Mobil tersebut akhirnya masuk melalui belakang mansion. Tetapi melewati sebuah gedung yang berwarna hitam dan memiliki halaman yang sangat luas. Kemudian Fanya melewati gerbang tinggi yang terdapat sebuah kandang binatang sangat besar. Fanya tidak bisa melihat jelas hewan apa saja yang ada di dalamnya. Dia kemudian mengingat jika dia pernah melihat tempat itu dari balkon kamarnya yang lama.


Fanya menemukan fakta baru tentang suaminya. Mengapa banyak hal yang mengejutkan tentang suaminya itu.


Sementara di rumah sakit, Reino mulai menggoda Frans.


" Bagaimana rasanya dijaga dan ditunggui oleh istri cantik Tuan? "Goda Reino.

__ADS_1


" Maksud kamu?"Frans tidak sadar membuka suara.


"Tuan sudah bisa bebicara? "Tanya Reino terkejut.


" Saya sudah baik-baik saja sekarang! "Jawab Frans.


" Tetapi mengapa Tuan tidak bebicara kepada Nyonya Fanya tadi? Dia sangat khwatir Tuan. Bahkan tidak tidur, tidak makan karena menjaga dan merawat Tuan. Bahkan mengurus Tuan sangat baik ,Lho? Komentar Reino.


"Saya kan tidak pernah meminta dia untuk menjaga dan merawat saya? " Jawab Frans ketus.


"Tuan,maaf! Bukanny saya ingin ikut campur dalam masalah rumah tangga Tuan. Tetapi Tuan harus berfikir dengan baik dan dengan bijak. Nona Fanya adalah gadis yang baik. Dia bisa mengurus Tuan dengan baik. Dia gadis yang tulus. Dia selalu mendoakan dan terjaga untuk Tuan. Jika dia mau dia bisa saja membiarkan Tuan ditunggu oleh saya atau anak buah kita lainnya mengingat apa yang telah Tuan lakukan padanya. " Reino ingin menyadarkan Tuanya yang tidak pernah bisa menghargai orang lain, apalagi wanita.


"Kamu suka sama dia? Ingat, dia adalah istri bosmu. Jadi jangan pernah berharap lebih. " Kata Frans.


"Tidak mungkin saya merebut apa yang Tuan miliki." Reino merasaka kalau Tuannya adalah orang yang tidak waras.Katanya tidak suka, tetapi tidak ingin dimiliki orang lain.


"Saya hanya menyarankan. Jaga apa yang Tuan miliki sekarang dengan baik. Kalau sudah hilang nanti baru terasa. "Reino mencoba menyadarkan Tuanya.


" Kamu sudah menemukan siapa yang mencoba membunuku? "Tanya Frans.


" Kami sudah menemukan pelakunya. Dia sedang ditahan di markas. Dia hanya orang suruhan. "Kata Reino.


" Mengapa kamu tidak menghabisinya saja? "Tanya Frans.


" Dia hanya orang bayaran.Dan dia memiliki kemampuan menembak yang sangat baik. Jadi untuk apa kita menghabisinya. Kita bisa memanfaatkan dia untuk bekerja kepada kita. "Kata Reino.


" Lalu apakah dia sudah membuka suara? "Tanya Frans lagi.



" Sudah, dia orang suruhan kelompok Rubah Hitam, "Jawab Reino.




" Rubah hitam adalah sekelompok mafia yang masih ada hubungan dengan Tuan Robert. Pemimpinnya adalah mantan pacar Nona Rachel. "Jawab Reino.



" Jadi penyerangan padaku kali ini ada hubungannya dengan Rachel? "Tanya Frans lagi.


" Benar sekali, ketua mereka tidak setuju diputuskan oleh Nona Rachel.Apalagi Nona Rachel mengumumkan di media sosialnya jika dia akan menikah dengan Tuan Muda. Dia bahkan ingin membuat jumpa pers. "jelas Reino.


" Perempuan itu sudah gila. Dia benar-benar mencari masalah denganku. "Jawab Frans.


" Tetapi Tuan tenang saja. saya sudah mencoba menggagalkan rencana Nona Rachel tersebut. "Kata Reino sambil tersenyum.



" Sebaiknya Tuan menyiapkan acara bulan madu bersama Nyonya Fanya, "Goda Reino.



" Kamu menggodaku? "Mau aku potong gajimu, hah? Tanya Frans tidak Terima digoda oleh anak buahnya.

__ADS_1



" Janganlah Tuan! "Kata Reino.



" Saat mereka sedang berbicara, Tiba-tiba seorang perawat masuk membawakan obat untuk Frans.



"Selamat siang,Tuan! " sapanya.



"Selamat siang. " Jawab Reino.



"Tuan Frans, ini obat yang harus anda minum. sebaiknya setelah makan siang, jeda 5 menit langsung minum obatnya. Dokter sudah melepas selang makanan, jadi obat suntikan melalui infus hanya di berikan di malam hari. Bagaimana, apa yang anda rasakan saat ini? " Tanya perawat itu dengan lembut.



"Saya sudah baik-baik saja. Saya hanya ingin bertanya, kapan saya bisa pulang? " Tanya Frans.



"Tuan sudah bisa berbicara juga? saya akan mengabarkan ini kepada dokter. Untuk pulang, sebaiknya anda tanyakan langsung sama dokter. Saya permisi dulu, Tuan. Selamat siang. "jawab perawat tersebut dan pergi meninggalkan ruang tempat Frans dirawat.



" Diruma, Fanya merasa sangat lelah. setelah menjaga Frans seminggu lebih, ditambah lagi dengan kejutan teror di jalan, membuat seluruh tenaga Fanya terkuras. Dia memilih untuk berendam memulihkan tubuh dan fikiranya. Fanya baru menyadari tenyata dibelakang mansion Frans yang mewah terdapat markas hitam yang sangat luas. Dia memang tidak masuk ke markas tersebut, namun dia bisa melihat dengan jelas begitu banyak orang disana. Fanya merasa jika hidupnya akan terancam. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa. Jika dia melarikan diri, Frans pasti akan menemukannya dan akan disiksa. Fanya mulai menangis takdir hidupnya. Berharap pelangi akan datang setelah hujan lebat.



"Setelah merasa cukup berendam, Fanya keluar dari bathtub dan mengganti pakaiannya dengan pakaian rumahan. Dia kemudian turun kebawah untuk bergabung dengan pelayan. Dia merasa lapar sekarang.



" Nona mau makan apa? "Sapa Andre saat melihat Fanya membuka kulkas.



" Aku merasa lapar, tetapi aku tidak tau mau makan apa. Mungkin aku akan mengolah bahan makanan yang ada di dalam kulkas."jawabnya.



"Nona, tolong katakan saja apa yang anda ingin makan. Biar saya masakan. Nona sangat lelah menjaga Tuan selama seminggu ini. Jadi duduklah saya akan memasaknya. " kata Andre.



"Kamu benar. Tetapi biarkan aku melakukannya sendiri. Aku merasa tidak enak pak! "Fanya yang sudah terbiasa mengurus dirinya sendiri merasa tidak enak jika dilayani dengan orang lain.



" Sudah kewajiban saya melayani Tuan dan Nona. Tunggu sebentar, "Kata Andre.

__ADS_1



" Karena memang sangat lelah, Fanya akhirnya memilih untuk duduk dimeja dapur memperhatikan apa yang dibuat oleh Andre. Mencium baunya membuat perut Fanya berbunyi. Fanya kemudian memakan soap iga dengan sangat lahap. Dia benar-benar lapar. Setelah makan dan berbincang sebentar dengan Andre. Fanya meminta Izin ingin istirahat. Andre mengangguk. Dia menatap majikannya dengan lekat. Fanya tidak seperti Nyonya besar lainnya. Dia lebih cocok dijadikan anak oleh Andre. Sikap ramah dan baiknya membuat semua orang yang ada dirumah itu kagum dengan sosok majikan perempuannya ini. Mereka berharap agar Frans jatuh cinta kepada Fanya.


__ADS_2