Cinta Setelah Sah

Cinta Setelah Sah
Antara Rindu Dan Benci


__ADS_3

     "Pagi ini, Frans bangun lebih cepat dari biasanya. Ya, selama penyamaran ini dia harus menjadi dua pribadi yang berbeda. Dia harus menjadi Juan sebagai Seniman dan Frans seorang CEO dan ketua mafia yang disegani. Dia sangat bahagia melihat bulu-bulu halus sudah tumbuh di pipinya. Itu artinya, tidak lama lagi dia bisa mendekati Fanya. Setelah selesai, Frans turun dan membuka sebuah ruangan yang sudah lama tidak pernah dia buka. Ruangan itu menyisakan banyak kenangan baginya. Dia menatap segala arah menelusuri semua kenangan yang pernah dia miliki. Ruang tersebut adalah studio musik, didalamnya terdapat berbagai alat musik. Frans meneteskan air matanya ketika menyentuh semua alat musik yang ada di ruangan tersebut hingga dia mengambil salah satu biola dan mengusap debu yang ada di biola tersebut. Ternyata Frans memiliki rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun. Dia pernah jatuh cinta kepada seorang gadis saat masih duduk di bangku sekolah. Gadis itu adalah cinta pertamanya, namun karena Frans tidak punya keberanian untuk mengungkapkannya, gadis itu tidak pernah tahu jika Frans mencintainya. Mereka bersahabat dengan sangat baik.


           *Flashback on*


    Pagi itu semua siswa baru SMA candikia berkumpul di halaman sekolah. Mereka akan menjalani ospek penerimaan siswa baru. Frans adalah anak yang pendiam dan susah bergaul sehingga dia bertemu dengan seorang gadis yang sangat ramah. Saat Frans sedang di buli habis-habisan oleh para senior, datanglah gadis itu untuk menghiburnya. Iya, Frans dulu adalah anak manja dan cengeng.


    "Kamu siswa baru? " Tanya gadis itu.


    "I... iya, jawab Frans terbata-bata.


    " Gadis itu kemudian langsung duduk di samping Frans yang sedang termenung. Iya, dia sedih karena dibully oleh seniornya.


    "Kenalkan, namaku Ghina. aku salah satu anggota OSIS disekolah ini, tepatnya sekretaris. Nama kamu siapa? " Tanya Ghina.


"Aku Frans. " Jawab Frans.



"Nama yang indah. Maaf, jika kamu merasa tidak nyaman. Aku hanya ingin berteman denganmu. "Ghina mengulurkan tangannya.



Frans hanya menatap tangan Ghina. Dia ragu untuk menerima uluran tangan gadis tersebut. Tetapi akhirnya dia juga mengulurkan tangannya.



" Teman. "Ucap Frans.



" Frans dan Ghina akhirnya berteman sejak saat itu. Meski Ghina lebih tua setahun dari Frans, tetapi hubungan mereka sangat dekat. Frans juga menjadi lebih terbuka terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak jarang Ghina mengajarkan hal-hal liar kepada Frans.Kebersamaan mereka akhirnya membuat hubungan mereka membuat Frans jatuh cinta kepada gadis itu, namun dia hanya menyimpannya di dalam hati tanpa ada rasa memberitahukan kepada gadis tersebut. Semua orang yang melihat akan mengatakan jika mereka itu adalah pasangan yang serasi, namun Frans selalu mengelak. Dan dimana ada Frans disitu ada Ghina, begitupun sebaliknya. Dari Ghina juga Frans masuk kelas musik dan melukis. Ya, Ghina sangat menyukai seni. Dia pandai melukis, menari dan bernyanyi. Karena paksaan dari Ghina, Frans memberanikan diri untuk mempelajari berbagai alat musik dan bersama Ghina juga, Frans selalu tampil duet.



"Kamu keren Frans, sangat cepat kamu bisa memainkan alat musik. " Puji Ghina.



"Semua juga berkat kamu. Kamu adalah semangatku. " Kata Frans memiliki makna yang ambigu.



Hingga kejadian naas itu terjadi.



"Saat malam perpisahan anak kelas tiga, semua siswa memutuskan untuk mendaki gunung. Mereka ingin melakukan kemah untuk yang terakhir kalinya. Frans dan Ghina juga menjadi bagian dari acara tersebut. Pada malam terakhir mereka semua bernyanyi dan menari bersama. Dan tiba-tiba datanglah segerombolan orang memakai pakaian hitam dan menutup mata. Semua siswa merasa terkejut dengan kejadian itu. Mereka menyekap semua siswa dan siswi.



" Salah seorang anggota mereka menarik Ghina. Dia meletakkan pisau di leher gadis tersebut yang membuat Ghina menangis tersedu-sedu. Frans yang melihatnya menjadi geram. Dia berusaha untuk menyelamatkan gadis pujaan hatinya itu. Tetapi saat itu kekuatan Frans tidak sebanding dengan kekuatan para mafia itu. Dia di pukul habis-habisan oleh mafia itu hingga tidak sadarkan diri. Usahanya hanya sia-sia saja. Dia harus menyaksikan kekasihnya digilir oleh para mafia itu hingga tidak sadarkan diri. Emosi Frans tidak bisa di bendung, meski masih dalam keadaan lemah, dia tetap berusaha untuk melawan mafia itu disaat yang lain memilih untuk diam saja. Perjuangannya tidak membuahkan hasil. Dia dan Ghina akhirnya terbaring tidak sadarkan diri hingga bantuan datang keesokan harinya. Namun sangat disayangkan karena Ghina tidak bisa diselamatkan.



Mendengar kabar duka itu, Frans menjadi sangat terpukul mendapatkan berita itu, dia bahkan menyendiri dari dunia luar selama tiga bulan. Karena bujukan dari Wijaya, akhirnya Frans mau keluar dari keterpurukannya dan melanjutkan pendidikannya. Dia juga mengikuti latihan bela diri dan mempelajari bisnis hingga akhirnya dia mendirikan sebuah kelompok mafia yang hingga saat ini masih sangat di takuti dan di segani di kalangan mafia lainnya. Sejak kejadian itupula, Frans tidak pernah menyentuh lagi alat musik dan menutup hatinya untuk semua wanita.



\*flashback off\*



Frans kembali menutup pintu ruangan tersebut. Dia kemudian memanggil Andre untuk membersihkan ruang tersebut. Mulai hari ini dia akan kembali memainkan alat-alat musik tersebut. Kali ini sudah saatnya dia melupakan kenangan pahit itu. Penyebab kenapa selama ini dia tidak bisa jatuh cinta, karena ada cinta yang sudah bersarang kuat di dalam hatinya. Saat ini ada hati lain yang harus dia jaga. Apalagi dia telah memberikan hadiah terindah dalam hidup Frans. Tidak lama lagi Frans akan menjadi seorang Ayah.


__ADS_1


"Sebelum berangkat ke kantor, Frans menyempatkan diri ke markas. Dia ingin mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh semua anak buahnya. Tugas di markas memang dilaksanakan oleh asisten pribadinya yang lain. Setelah memastikan semua baik-baik saja, maka Frans langsung berangkat kekantor dari markasnya.



" Secara tidak sengaja, Frans melihat Fanya masuk kesalahan satu mini market yang ada di dekat kantornya. Dia yakin jika Fanya sedang mengecek proses renovasi boutiquenya. Frans akhirnya berhenti didepan mini market tersebut dan memarkirkan motornya tidak jauh dari sana. Saat Frans hendak masuk kedalam mini market tersebut, dia melihat Shaza ingin masuk kedalamnya. Dia yakin jika gadis ini ingin membuat masalah lagi dengan Fanya.



Dan benar saja dugaan Frans. Shaza mendekati Fanya dan mulai mengeluarkan kata-kata bermakna penghinaan untuk Fanya.



"Benar saja, belum juga Frans menghela nafasnya. Shaza sudah mengeluarkan kata-kata sampah yang membuat muntah siapapun yang mendengarnya. Tujuan Shaza hanya ingin membuat Fanya malu.



" Wow, ada nyonya dua bulan Wijaya ternyata disini. Masa sih Nyonya Wijaya belanja di mini market, sendiri pula. "Shaza membuka suara.



" Aku tidak ingin mencari masalah denganmu. "Jawab Fanya.



" Alak kak. Sudahlah. Kamu sudah dibuang oleh Frans, jadi jangan sok belagu deh. "Ejek Shaza.



" Itu tidak ada urusannya denganmu. "kata Fanya menjauh, namun di cekal tangannya oleh Shaza.



" Permisi. Kalau mau bertengkar sebaiknya di luar saja. Jangan di tempat umum seperti ini. "Sela Frans yang tidak tahan lagi dengan sikap Shaza.




"Wow, amazing banget. Sejak diusir oleh kak Frans, ternyata sudah ada teman baru. Memang dari dulu kakak itu paling pintar membuat wajah memelas sehingga banyak lelaki yang bertekuk lutut denganmu. Untung saja kak Frans cepat mengenal sifat asli kakak. " Shaza mulai mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.



"Shaza, jaga mulut kamu. "Fanya sudah tidak tahan lagi.



" Sayang, kamu kenapa? "Tanya Tante Rina yang berjalan menuju Fanya dan Shaza.



" Ini loh Ma. Keponakan yang memiliki sejuta wajah. "Jawab Shaza.



" Owh, Fanya. Bagaimana kabarmu? Minggu kemarin Tante kerumah kamu. Eh.. maksudnya rumah Frans. Ternyata kamu tidak lagi disana. Kok bisa sih Fanya. Harusnya kamu itu menjaga suamimu agar tidak marah denganmu. Owh, atau karena lelaki ini ya? Kamu ketahuan selingkuh? "Tante Rina juga ikut-ikutan membuat Fanya malu.



" Nyonya, jika anda ingin menuduh seseorang itu, sebaiknya anda fikirkan dulu. Jika anda bilang Nona ini selingkuh atau wanita yang tidak baik, anda sendiri apakah wanita yang paling baik? Orang baik itu tidak pernah menyalahkan atau menggunjingkan orang lain. "Kata Juan.



" Jika kalian ingin membuat aku malu, sebaiknya kalian pergi. Aku tidak akan pernah peduli dengan apa yang kalian katakan. Aku tidak peduli orang akan menganggapku wanita tidak baik karena hasutan kalian. Tetapi ingat satu hal, kalian juga bukanlah orang baik. "Kata Fanya meninggalkan mereka berdua.


__ADS_1


" Sementara Shaza dan juga Rina belum puas untuk membuat Fanya malu. Mereka mengikuti Fanya yang ingin membayar belanjaannya. Saat melihat Fanya membayar belanjaan menggunakan black card no limit, Shaza dan Rina menjadi terkejut. Meskipun sudah diusir oleh Frans, tetapi dia masih memiliki uang yang cukup banyak. Jika dia tidak menjadi simpanan om-om kaya, tidak mungkin dia memiliki kartu semacam itu, tidak peduli dengan tatapan heran dari Shaza dan Rina, Fanya memilih untuk keluar dari mini market tersebut, tetapi karena belanjaannya jatuh ketika ada seorang anak kecil menabraknya. Frans yang melihatnya langsung berjalan dengan cepat untuk membantu Fanya membereskan semuanya.



"Ini,Nona.Frans memberikan belanjaan Fanya yang telah dikutipnya.



" Terima kasih. Kamu sudah berkali-kali membantuku. "Kata Fanya.



" Sudah menjadi tugasku. "Jawab Frans.



" Maksudnya? "Tanya Fanya heran dengan sikap Frans.



" Maksudku, setiap manusia itu sudah seharusnya menolong sesama. Lagipula yang saya perhatikan kamu itu adalah wanita baik-baik, tetapi mengapa mereka selalu saja menyudutkan dan mempermalukan kamu. Kamu memiliki masalah dengan mereka?


Mauka kamu berbagai denganku? Tanya Frans.


"Tetapi aku tidak mau merepotkanmu. " Kata Fanya.



"Tidak apa-apa. Mau minum secangkir kopi? Atau cokelat panas? " Tanya Frans.



"Anggap saja itu sebagai balasan terimakasihku kepadamu. "Lanjut Frans yang sangat ingin meringankan beban kesedihan yang dipikul Fanya. .



" Tapi... Fanya tidak tahu harus memberikan alasan apa.



"Memang terdengar sedikit aneh dan seperti paksaan, tetapi saya sangat senang jika kamu mau menikmati secangkir kopi denganku. " Kata Frans.



"Baiklah.Di dekat butiqueku ada sebuah cafe. Kita duduk disana saja agar aku juga bisa melihat para tukang bekerja. " Jawab Fanya.



"Baiklah.Kamu pergi kemari menggunakan apa? " Tanya Frans.



"Aku naik taksi online. "Jawab Fanya.



" Kalau begitu, bagaimana jika kita naik motorku. Yaa, mungkin akan kepanasan, tetapi rasanya akan seru menggunakan motor. "Ajak Frans.



" Boleh. Sekali-kali menikmati angin kota jakarta. "Jawab Fanya.



Mereka akhirnya memutuskan untuk naik motor. Fanya merasa sangat nyaman berada dekat pria itu. Dia memang tidak mau lagi memikirkan hal-hal yang membuatnya setres dan sedih. Kali ini dia ingin menyenangkan hatinya. Dia memang masih marah dengan sikap Frans, tetapi tidak bisa dia pungkiri bahwa dia juga sangat merindukan suaminya itu, berada di dekat pria ini membuat Fanya merasa seperti berada di dekat Frans. Oleh karena itu dia biarkan terbuai oleh halusinasinya itu. Jika diperhatikan, sikap lelaki ini sungguh sangat berbeda dengan Frans. Jadi tidak mungkin dia adalah Frans.

__ADS_1



" Fanya menceritakan kisah hidupnya dari kecil hingga dia sekarang. Frans yang mendengarkannya merasa sangat bersalah. Karena penderitaan yang dialami Fanya sebagiannya adalah ulahnya. Tetapi dia berjanji untuk saat ini dia akan menebus semua kesalahannya untuk membuat Fanya bahagia.


__ADS_2