
Fanya duduk termenung di balkon apartement Harry. Dia memandangi langit yang memancarkan cahaya kekuningan.Fikirannya kalut dan hatinya menangis.Dia mulai memutar memori kehidupannya. Dulu dia adalah anak kecil yang sangat bahagia. Diamanjakan oleh kedua orang tuanya dan pamannya.Saat kedua orang tuanya meninggal,Fanya masih merasakan hangatnya kasih sayang seorang paman. Namun semuanya bagai mimpi disiang hari setelah pamannya menikah. Kehidupan yang penuh warna berubah menjadi sebuah lukisan usang yang semu.Setelah menikah,Fanya berharap jika hidupnya bisa berubah, namun ternyata lebih hancur dari sebelumnya. Air matanya sudah mengering. Dia mencoba menyatukan mozaik kehidupannya yang sudah hancur berkeping-keping.
"My Dear. minumlah dulu.Minuman ini bisa merilekskan fikiranmu, Everything is gonna be okey.Don't be sad. " kata Harry memberikan semangat untuk Fanya. Lupakanlah semua masalahmu
"Kamu bisa tinggal disini bersamaku. Don't be afraid. Anggaplah aku abangmu oke. Kita kan mulai hidup yang baru. Aku akan selalu ada untukmu. " Sambungnya.
"Terima kasih,... Fanya menggantungkan kalimatnya.
" Kak, kamu bisa memanggilku kak. "Harry menyambung kalimat fanya yang sempat terputus.
" Iya kak. "Jawab Fanya.
" Well, kamu tidak usah khawatir. Aku akan bercerita sedikit kepadamu. Jadi aku memiliki seorang adik perempuan. Usianya mungkin sama dengan kamu. Kami sempat bersama-sama. Aku sangat menyayanginya. Namun aku harus berpisah dengannya karena sebuah bencana longsor yang melanda negaraku belasan tahun yang lalu. Seluruh keluargaku berpisah. Aku tidak tahu apakah mereka masih hidup atau tidak. Sedangkan aku ditemukan oleh keluarga Frans.Makanya aku dan Frans berteman baik. Mereka sudah seperti keluarga bagiku. Jadi bolehkah aku menganggapmu sebagai adiku yang hilang itu? Mungkin aku merasa tidak lagi kesepian. "Kata Harry sedih.
" Tentu saja. Aku tidak punya siapa-siapa lagi.Aku tidak mungkin kembali kerumah pamanku. Jika kamu tidak keberatan, aku sangat senang. Aku masih memiliki keluarga. "Jawab Fanya terharu.
" Hmmm.. Aku tidak akan pernah keberatan my little sister. Thank you. "Jawab Harry bahagia dan memeluk Fanya.
Mereka bercerita tentang banyak hal hingga membuat Fanya bisa tertawa lepas. Harry sangat pandai mengubah suasana hati Fanya.
" Sebentar, kamu mengikuti kompetisi virtual New York Fashion wee"Tanya Harry.
'Iya kak, tapi untuk sekarang aku tidak tahu apakah aku bisa melanjutkannya atau tidak, "Jawab Fanya.
" Jangan putus asa, kamu berhak memutuskan masa depanmu, "Kata Harry.
" Tetapi, aku tidak yakin. "Ucap Fanya sambil menunduk.
" Look! Aku akan mendukungmu. Kamu harus bangkit, ingat, jika bukan kamu yang merubah nasibmu, maka orang lain tidak akan melakukannya. "Harry memberikan semangat untuk Fanya.
Fanya tersenyum dan memeluk Harry. Dia merasa bahagia karena masih ada orang yang baik kepadanya.
Sementara di mansion Frans, Reino yang baru saja tiba menyayangkan sikap Frans. Dia memarahi Andre karena terlambat menghubunginya.
" Mengapa Tuan sangat bodoh. "Kata Reino.
" Apa yang merasukimu Reino. Demi perempuan itu, kamu mengatakan aku bodoh? "Tanya Frans.
" Tuan, aku harus sebut apa kepada seseorang dengan mudahnya melepaskan berlian? "Jawab Reino.
" Kamu dan Harry sama saja. Apa hebatnya sih wanita itu. "Kata Frans.
" Fanya adalah wanita baik-baik,Tuan.Apakah Tuan tidak ingin bagaimana dia merawatmu dengan baik saat kamu koma? Bagaimana dia menyiksa dirinya dengan tidak tidur dan tidak makan hanya berharap kamu bisa bangun. Apa kamu tidak merasakan bagaimana ketulusannya mengurusmu selama ini? "Reino mencoba untuk menyadarkan Tuan Mudanya.
__ADS_1
" Tuan, bahkan Rachel melakukan hal yang kotor untuk mendapatkanmu.Tetapi Fanya yang seranjang denganmu selama dua bulan tidak pernah mengusikmu. "Sambungnya lagi.
" Dia bukan wanita murahan. Tuan bisa melihat rekaman ini atau Tuan bisa mengecek seluruh CCTV yang ada dirumah ini, Jika Tuan ingin tahu siapa sebenarnya yang merayu. Dia atau Tuan sendiri. "Kata Reino yang meninggalkan Frans sendiri diruang kerjanya.
Reino sudah muak melihat tindakan Tuanya itu. Apa dia dilahirkan dari seekor hewan sehingga tidak punya sedikitpun rasa sayang kepada makhluk bernama wanita. Semoga Tuan menangis darah mengharapkan Nona Fanya kembali. Ingin rasanya Reino mengutuk Tuanya itu.
Frans seperti tidak peduli dengan kata-kata Reino, namun sebenarnya dia merasa terusik. Dia memutar video yang dikirimkan Reino ke HPnya. Frans bisa menyaksikan bagaimana Fanya berusaha melawan. Frans juga mengecek CCTV yang ada dikamarnya. Dia bisa melihat bagaimana dialah yang memaksa Fanya. Frans juga mengingat bagaimana hasratnya yang begitu kuat tadi malam.Namun karena gengsinya yang terlalu besar, Frans tetap tidak mencoba untuk tidak peduli kepergian Fanya. Menurutnya gadis itu adalah gadis bodoh yang meninggalkan segala kemewahan Frans.
" Ditempat yang lain, Rachel yang baru saja menikah dengan lelaki yang masuk dalam perangkatnya menjadi frustasi. Dia memecahkan semua barang, yang ada didalam kamarnya. Semua pelayan yang ada dirumah itu menjadi panic. Mereka berusaha untuk menghentikan aksinya, tetapi malah mereka yang terkena barang-barang itu.Akhirnya para pelayan berusaha menghubungi Tuan besar mereka Robert.
*Robert datang bersama seorang psikiater. Dia menjelaskan obsesi anaknya yang menginginkan Frans.Psikiater tersebut menyarankan agar Rachel dibawah kerumah sakit jiwa. Obsesinya yang berlebihan itu dapat membuat dirinya terluka nanti. Jadi sebelum hal itu terjadi, lebih baik Rachel di obati terlebih dahulu. Robert menuruti apa yang dikatakan oleh psikiater. Dia juga tidak ingin direpotkan oleh Rachel yang ternyata bukan anak kandungnya.Rachel hanya anak dari mendiang istrinya. Dia membesarkan Rachel karena ingin menguasai harta dari mantan suami istrinya. Dan sekarang, dia sudah memindahkan harta tersebut atas namanya, dan Rachel sudah gila. Secara otomatis dia yang akan menjadi pemiliknya. Apalagi Rachel tidak tahu jika dia bukanlah anak kandung dari Robert.Seluruh keluarga mantan suami istrinya dan istrinya juga tidak tahu jika Rachel bukan anak kandungnya. Jadi dengan leluasa dia bisa menikmati semua kekayaan yang ditinggalkan oleh mantan suami mendiang istrinya.
***Keesokan harinya
Frans terbangun saat jam dinding menunjukan pukul 8 pagi. Padahal hari ini dia memiliki pertemuan penting dengan salah satu klien dari luar negeri. Dia langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri. Saat dia keluar dari kamar mandi, dia tidak mendapati pakaiannya di atas nakas. Diapun berteriak memanggil Fanya.Yang di panggil tidak pernah muncul, malah Andre yang berdiri didepannya dengan nafas yang tersengal-sengal akibat berlari.
"Mengapa kamu datang, Fanya dimana? Apa dia lupa tugasnya? " Kata Frans marah.
"Maaf Tuan Muda. Bukankah Tuan yang menyuruh Nona Fanya keluar dari rumah ini kemarin? "Kata Andre.
" Menyadari hal itu, Frans jadi gusar dan malu. Namun dia berusaha untuk tidak menampakkannya.
"Andre segera meninggalkan Frans yang terlihat kebingungan. Sejak menikah dengan Fanya, Frans terbiasa diurus oleh gadis itu. Jadi hari ini dia menjadi bingung sendiri, mengingat apa yang harus dia lakukan. Bahkan dia juga lupa bagaimana menginkat dasinya. Frans mengusap wajahnya kasar. Mengapa malah dia mengingat gadis itu.
" Saat Frans sedang makan. Frans merasa asing dengan rasa makanan yang dimakannya. Dia memuntahkan semua yang dia kunyah kedalam piringnya.
"Andre! " Panggilnya kasar.
"Mengapa rasa makanan ini sangat aneh. Apakah kamu memberikan makanan yang basi, hah? " Kata Frans dengan kasar.
__ADS_1
"Maaf Tuan, saya sudah memasaknya dengan baik, sesuai dengan baik resep turun temurun dari rumah keluarga Tuan. " Kata Andre gemetar.
"Tetapi mengapa rasanya sangat aneh? "Bentak Frans.
" Tuan Muda sudah terbiasa makan masakan Nona Fanya. Dia yang selalu memasak untuk Tuan. "Kata Andre.
" Lagi-lagi gadis itu.Apa kalian sudah di hipnotis olehnya,hah? Sehingga kalian selalu memujinya di hadapanku. Sebelum dia datang kerumah ini, bukankah kamu yang memasaknya? Dan rasanya aku suka.Tetapi mengapa sekarang rasanya malah aneh. "Tegas Frans.
" Buang semua makanan itu. Aku tidak selera memakannya. Aku makan diluar saja, "Kata Frans berlalu.
Seketika, mobil Frans sudah menghilang dari rumah mewahnya.Dia membawa mobil itu dengan kecepatan penuh seperti orang yang sedang kerasukan.
Andre yang menyaksikan kepergian Frans menjadi lesu. Tuanya kini berubah menjadi singa jantan yang tidak kenal belas kasihan. Padahal sejak ada Fanya dirumah, mood Tuanya selalu stabil. Andre hanya menggelengkan kepalanya.Dia menyadari bahwa sebenarnya Frans sudah terjatuh dalam pesona Fanya, hanya saja, Frans masih gengsi untuk mengakuinya. Egonya masih sangat dia rawat. Andre hanya bisa berdoa agar mereka dipersatukan kembali. Dia membersihkan meja dan memberikan semua makanan tersebut kesemua pelayan. Dia juga berpesan agar semua pelayan menghabiskan makanan tersebut jangan sampai dilihat oleh Frans.
Frans yg telah sampai kekantor langsung masuk keluargannya untuk menyambut tamu dari luar negeri tersebut. Jika beberapa waktu lalu Frans dalam mood baik, namun sangat berbeda hari ini. Hari ini Frans memasang wajah yang siap menerkam siapa saja yang berbuat kesalahan. Tanpa mengeluarkan sepatah katapun., dia mulai mempelajari kertas kerja sama yang diminta oleh perusahaan itu.Kliennya merasa ada yang aneh dengan sikap Frans hari ini. Pasalnya, saat mereka melakukan zoom meeting beberapa hari yang lalu, sikap Frans bisa dikatakan ramah, tetapi hati ini jauh dari kata ramah.
"Saya akan mempertimbangkan permintaan yang anda ajukan ini. Pertemuan kita cukup sampai disini. ini adalah poin-poin yang saya tawarkan. Jika anda keberatan anda bisa menghubungi asisten saya Reino. "Ucap Frans.
" Reino tolong antarkan Mr, A ke hotel yang. "Kata Frans.
Reino yang tahu penyebab mengapa Tuanya bisa berubah hanya menuruti apa yang di inginkan pria itu. Jika dia menolak, maka dia akan mendapatkan amukan dari Frans.
__ADS_1
" Seperginya Reino, Frans melamun di kursi kebesarannya. Dia rindu pergulatannya dengan Fanya. Rasanya dia ingin mengulanginya. Frans menjadi gelisah mengingat kejadian itu. Tanpa dia sadari dia memejamkan matanya dan mengingat kembali apa yang pernah dia lakukan kepada Fanya. Dia mulai merindukan wangi tubuh dan rambutnya. Frans juga rindu merasakan manisnya bibir ranum Fanya. Dia mengusap wajahnya dengan kasar. Meskipun dia berusaha menutupi, namun dia sangat merindukan tubuh Fanya. Hanya tubuh Fanya yang bisa membuat suasana hatinya baik saat ini