
"Harry, apakah masih lama. Sudah 2 jam kamu belum menyelesaikan juga. " Tanya Frans yang sudah bosan dikerjai oleh Harry.
"Kamu tidak meu bertemu istrimu lagi, huh? "Bentak Harry dengan gaya uniknya.
" Tentu aku mau Harry. Tetapi kamu apakan diriku hingga lama begini. "Tanya Frans.
" Yang pasti, tidak akan ada yang mengenalimu nanti. "Ucap Harry.
" Terus bagaimana dengan pekerjaanku? Tidak mungkin kan aku juga menyembunyikan identitasku kepada karyawan dan juga anak buahku? "Tanya Frans.
" Kamu tidak perlu menyamar di depan karyawanmu. Cukup lakukan penyamaran ini didepan Fanya, aku sudah merencanakan ini dengan rapi. "Ucap Harry.
" Dan saat kamu bertemu dengannya nanti, katakan jika namamu kevin. "lanjut Harry lagi.
" Aku bahkan sudah menyiapkan namaku sendiri. "Jawab Frans.
" Siapa memangnya? Apa lebih keren daripada nama pemberianku? "Tanya Harry.
" Ah, tidak juga. Aku ingin dikenal sebagai juan. Rasanya nama itu lebih unik. "Jawab Frans.
" Terserah kamu. Sekarang kamu lihatlah ke cermin itu? "Perintah Harry.
" Harry, benarkah itu aku? Aku sendiri tidak bisa mengenali diriku lagi. Tatanan rambut ini. "Tanya Frans yang tidak percaya dengan gaya rambut barunya itu. Meski wajah Frans masih sama, tetapi gayanya akan berbeda. Mereka akan bilang mirip saja.
" Oya, kamu harus memakai minyak ini untuk menumbuhkan rambut di pipimu supaya penampilanmu lebih sempurna. Kamu ingin menjadi orang yang santai didepan Fanya kan? "Tanya Harry.
" Maksud kamu? "Frans malah tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Harry.
" Saat kuliahat penampilanmu kemarin, kamu ingin menjadi seorang pemuda yang memiliki karakter preman atau playboy. Oleh sebab itulah, aku mengubah penampilanmu menjadi Seniman. Gaya itu cocok denganmu. "Jelas Harry.
" Terlebih lagi jika kamu memiliki bakat terpendam dibidang seni seperti bermain alat musik, melukis atau menari? Maka gunakanlah bakat itu agar penyamaranmu menjadi sempurna. "Lanjut Harry sambil merapikan peralatannya.
" Aku bisa memainkan beberapa alat musik, aku juga bisa melukis. "Frans menjawab.
" Nah, sesuai kan. Jadi ubalah karakter dan penampilan kamu seperti Seniman. "Kata Harry.
" Oya, apakah Fanya suka musik? atau lukisan? Tanya Harry.
"Untuk hal itu aku kurang tahu. Aku akan mencari tahu nanti dan akan aku kabarkan kepadamu. Oya, jangan lupa kamu memakai minyak penumbuh rambut itu. Dan sebelum kamu brewokan, kamu jangan nampakkan diri dulu dengan Fanya. Aku takut dia akan mengenalimu. " jelas Harry.
"Bagaimana dengan kantor, apakah aku tidak boleh kesana juga? " Tanya Frans.
"kenapa tiba-tiba kamu mendadak jadi Oon, sih? aku kan tidak bilang jika kamu jangan kekantor, aku hanya bilang jangan nampakkan diri didepan Fanya. Hindari dia dulu untuk beberapa hari ini. " Harry menjadi geram sendiri dengan Frans karena tidak mau mengikuti sarannya.
"Iya, iya. Aku akan menuruti apa katamu. Yang penting kamu harus benar-benar membuat Fanya bisa memaafkanku. " Pinta Frans.
"Oke, juan. Kata Harry.
"Juan buana. "Frans menyalami Harry seperti orang yang baru kenalan.
" Keren juga. Beneran kamu akan menjadi Seniman ini. Apa kata dunia, mafia kejam malah menjadi perangkai kata-kata. Apalagi kalau nanti jadi pelukis. "Kata Harry mengejek Frans.
" Tetapi, dengan kamu mengubah karakter kamu, maka ubalah sikap kamu kepada Fanya. Kamu boleh kejam terhadap musuh-muauh dan semua karyawanmu, tetapi kamu tidak boleh kejam kepada orang yang kamu cintai. "Harry mengingatkan Frans.
" Aku akan menebus semua kesalahanku padanya Harry. Hanya Fanya yang boleh melihat sisi lembutku. Tidak boleh ada yang lain. "Jawab Frans.
__ADS_1
" Aku bahkan sudah merasakan sisi membuatmu Frans! "Kata Harry berbinar.
" Karena kamu sahabatku sejak kecil. "Jawab Frans.
" Okey, aku pulang dulu. Kasihan Fanya sendiri di apartemen. "kata Harry.
" Keesokan harinya, Frans bangun dengan perasaan gembira. Dia langsung masuk kekamar mandi dan mengecek brewoknya. Belum juga tumbuh. Frans kemudian masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri. Paling tidak rambutnya kali ini sudah sedikit berbeda.
"Pemandangan yang langkah adalah saat Frans keluar dari kamar dan ingin sarapan.Andre yang sedang menyiapkan makanan menjadi terheran-heran benarkah itu Tuan Muda mereka. Tetapi kenapa penampilannya sangat berbeda hari ini, bahkan Tuan yang biasanya memakai pakaian yang formal, hari ini malah hanya memakai pakaian santai. Begitu juga Wijaya, dia menjadi heran dengan penampilan Frans pagi ini.
" Kamu tidak masuk kantor? "Tanya Wijaya saat mereka sudah duduk di meja makan.
" Kekantor lah yah. "Jawab Frans cuek.
" Tak biasanya kamu berpakaian seperti ini kekantor. Biasanya kamu malah akan memarahi semua karyawanmu jika berpakaian tidak formal kekantor tetapi mengapa malah kamu sendiri yang sekarang melanggarnya? "Tanya Wijaya.
" Semua ini aku lakukan demi membuat menantu kesayangan Ayah mau kembali kesini. "Jawab Frans.
" Jadi kamu ingin menjadi orang lain agar bisa merebut hati Fanya kembali? "Tanya Wijaya.
" Iya yah, tetapi ini hanya sementara. Tujuan utama ku adalah untuk mengubah karakterku yang kaku agar Fanya bisa nyaman didekatku. Apapun yang akan aku lakukan untuk membuat Fanya memaafkanku dan kembali bersamaku sebelum anak kami lahir. "Jelas Frans.
" Berapa sudah usia kandungan Fanya?"Tanya Wijaya.
"Sekitar 3 bulan jika tidak salah yah. " Jawab Frans.
"Yah, Frans sudah selesai. Hari ini Frans harus mengadakan pertemuan dengan semua karyawan terkait perubahanku ini. Aku tidak ingin ada kesalahan sedikitpun. " Frans pamit pada Wijaya untuk pergi kekantor.
"Saat hendak berangkat,Reino yang baru sampai dan ingin menjemput Tuanya menjadi bengong. Dia tidak menyangka jika perubahan yang dimaksud Harry bisa seperti ini,sangat-sangat sempurna.
" Frans masuk ke garasi dan mengeluarkan sebuah motor sport yang lama tidak digunakan. Terakhir dia gunakan saat ikut lomba balapan belasan tahun yang lalu hingga membuatnya dicelakai oleh saingannya, setelah motor tersebut di perbaiki, dia hanya menyimpannya di dalam garasi. Meskipun kendaraan Frans banyak dan tergolong kendaraan mewah, dia tetap meminta pelayannya untuk merawat dan membersihkannya secara berkala. Sehingga bisa kita lihat jika semua kendaraan Frans itu kinclong tak ada yang berdebu meskipun jarang digunakan.
"Tuan akan pergi menggunakan motor? " Tanya Reino.
"Iya, mulai sekarang aku akan menggunakan motor. Kamu bisa pakai mobilku yang biasa aku gunakan kekantor. " Jawab Frans.
"Tidak mungkin Tuan, aku gunakan mobilku saja. " jelas Reino.
"Terserah kamu. Yang pasti kamu tidak boleh lupa apa tugasmu selain menjadi asisten ku. " Jawab Frans.
"Sudah pasti Tuan.
" Iya, semua sudah tugas Reino untuk melindungi Tuanya meskipun kekuatan dan keahlian bela diri Frans melebihi Reino. Tetapi tetap saja Reino harus melindungi Tuanya dan seluruh keluarganya.
"Di apartemen Harry.
" Kamu yakin ingin kekampus? Harry bertanya kepada Fanya saat mereka sedang sarapan.
"Benar kak. Aku harus menyelesaikannya sebelum melahirkan. Masih ada waktu beberapa bulan lagi. " Jawab Fanya.
"Apalagi nanti aku harus menguras boutique. Aku harus fokus agar bisa otakku tidak lelah. " Tambahnya.
"Berapa bulan lagi? " Tanya Harry.
"Menurut dosenku, sekitar 4 bulan lagi. Tetapi aku meminta agar bisa diselesaikan dalam waktu 2 bulan saja. " Jawab Fanya.
__ADS_1
"Mampukah kamu selesaikan dalam waktu dua bulan? jangan kamu forsir tenaga dan otakmu. Ingin ada kehidupan yang harus kamu jaga, jangan sampai karena kelelahan, membuat dia tidak sehat. " Harry mengingatkan.
"Tidak,aku akan mengkondisikannya. Lagi pula aku akan menjaga pola makan dan menghindari pekerjaan yang berat. " Jawab Fanya.
Baiklah. Lakukan check up rutin dan minum vitamin. "Kata Harry.
" Baik kak. "Jawab Fanya.
" Oya hari ini akan ada asisten rumah tangga yang baru. Dia akan tinggal disini agar kamu punya teman saat aku terlambat pulang. "Kata Harry.
" Lalu asisten kakak yang biasa. "Tanya Fanya.
" Dia akan aku tugaskan bersih-bersih dan loundry saja. "Jawab Harry.
" Baiklah. Fanya merasa bersyukur akhirnya dia punya teman.Dia kurang suka dengan asisten yang lama karena tidak suka melihat kedekatan Fanya dan Harry.
"Harry keluar lebih dulu karena sudah ada yang menunggunya di boutique. Sementara Fanya masih bersiap-siap untuk kekampus. Dia menolak untuk diantar oleh Harry karena jarak boutique dan kampus sangat jauh.
" Mengapa aku sangat merindukan kak Frans, ya! "Kata Fanya.
" Apa ini karena si bayimerindukan daddynya? "Gumamnya lagi.
" Sayang, maafkan mommy ya. Mommy belum ingin bertemu dengan daddy. Mommy masih sedih dengan tuduhan daddy. Mommy janji, setelah kamu lahir, kamu bisa bertemu dengan daddy, mommy tidak akan melarangnya. "Fanya seolah-olah sedang berbicara dengan anaknya sambil mengelus perutnya yang sudah sedikit kelihatan.
" Taksi online yang Fanya pesan sudah menunggu di depan apartemen Harry. Fanya segera turun dan mengunci pintu apartementnya.
"Saat Fanya berada di lampu merah, tidak sengaja dia melihat seorang mirip dengan Frans. Tetapi pria itu menggunakan motor sport.
" Apakah itu kak Frans? Mengapa jantungku berdetak sangat cepat. Tetapi mengapa kak Frans naik motor, bahkan penampilannya juga berbeda. Tetapi pandangan matanya sama. "Batin Fanya.
" Frans yang sudah melihat Fanya sejak awal sengaja mengambil tempat tepat disamping mobil Fanya. Dia memang sudah mengikuti Fanya sejak keluar dari apartemen. Namun dia sengaja tidak langsung menemuinya karena teringat akan saran Harry.
"Saat lampu berganti hijau, semua mobil kembali berjalan termasuk mobil Fanya. Pria yang mirip dengan Frans itupun mengambil jalan yang berbeda dengan Fanya. Fanya hanya menghela nafasnya. Ternyata dia sangat merindukan Frans hingga siapapun yang dia lihat mirip dengan Frans.
" Apakah aku sudah jatuh cinta kepadanya? Mengapa aku sangat merindukannya. "Batin Fanya.
__ADS_1
" Ah, tidak. Aku tidak mungkin bisa mencintai pria kejam seperti kak Frans, dia tidak punya hati. Mungkin ini adalah bawaan si bayi. Biar bagaimanapun, dia adalah darah daging kak Frans. Sudah wajar jika dia merindukan daddynya. "Fanya berusaha menyangkal rasa cinta yang ada dalam dirinya.