Cinta Tak Pernah Dirasa

Cinta Tak Pernah Dirasa
Bab 10


__ADS_3

Hampir semua Geng Princess ikut


untuk acara nonton dan makan. Mereka penasaran kenapa aku sepagi ini sudah


mengajak nonton, karena biasanya kami akan mulai melakukan aktivitas bersama


minimal setelah makan siang. Mereka yang tidak ikut, ya seperti di jelaskan,


sedang melakukan kegiatan pada usaha milik mereka. Mereka akan menyusul jika


setiap pekerjaan yang mereka lakukan sudah selesai.


***


Siang itu di Mall terbesar di Kota


J…


Aku baru saja turun dari mobil yang


diparkir di lantai bawah tanah. Dengan menaiki lift, aku menuju lantai 3,


tempat aku dan teman – teman Geng Princess janji untuk bertemu. Sebuah restoran


Seafood, yang selalu menjadi langganan kami setiap 3 bulan.


Koq, setiap 3 bulan?


Iya donk, kami kan menjunjung gaya


hidup sehat.


Kami tidak melarang diri untuk makan


seafood, tapi lebih dari membatasi diri untuk tidak berlebihan dalam


mengkonsumsi masakan seafood.


Restoran seafood ini bukan milik


siapa – siapa, tapi milik Jabura Grup. Iya, milik Papa.


Tapi tetap saja, bukan karena milik


sendiri, makanya teman – teman di traktir disana.


Cuma reputasi restoran yang memang


sangat baik, makanya banyak orang yang jika memiliki keinginan makan seafood,


merekomendasikan restoran milik Jabura Grup ini. Bahkan sudah banyak chef –


chef yang muncul pada acara masak memasak di Tivi yang mempromosikan restoran


seafood tanpa di bayar. Mereka mengatakan bahwa cita rasanya pas… Mantap… kata

__ADS_1


mereka.


Jelas donk..


Gak hanya KF dan Krusty Kra yang


memiliki secret recipe, resep rahasia.


Bisnis kuliner Papa semua memiliki


secret recipe, sehingga bisa mengambil hati dan rasa pelanggan.


Sayangnya, Papa tidak mau berbagi.


Katanya tunggu nanti jadi pewaris.


Baiklah…


Kembali ke saat ini.


Memasuki restoran, aku melihat


restoran masih agak sepi.


Masih terlalu pagi mungkin ya…


Belum jam makan siang…


Aku melihat sekeliling, terdapat


Mereka kebanyakan sepertinya


merupakan pasangan, karena memang terdiri dari satu laki – laki dan satu


perempuan.


Yah, mungkin ingin mentraktir


pasangannya di restoran seafood terkenal di Mall tersebut, selain berjalan –


jalan di Mall itu.


Aku duduk di meja yang sudah ku


pesan untuk anggota Geng Princess. Terletak di sudut restoran, aku bisa melihat


pengunjung lainnya di meja mereka.


Tiba – tiba, mataku terpaku pada


satu meja.


Di meja tersebut, terdapat sepasang


manusia, lelaki dan perempuan. Si laki – laki membelakangi diriku, sedangkan si

__ADS_1


perempuan, menghadap padaku, sehingga aku bisa melihat wajah dan ekspresinya.


Kenapa aku bisa tertarik melihat


mereka?


Ada dua hal yang ku perhatikan.


Pertama, melihat si wanita.


Cantik lho…


Menggunakan kerudung yang ala


manusia gurun, terlihat sangat cantik.


Anehnya, walaupun duduk dan


sepertinya banyak berbincang dengan cowok di depannya, Cuma 2 ekpresi yang


kulihat pada wanita itu.


Senyum, dan datar.


Datarnya mengambil rasio 90%,


sedangkan senyumnya hanya 10%.


Berarti bisa ku simpulkan, bahwa si


cewek ini tidak begitu tertarik dengan pembicaraan bersama si cowok. Mungkin


hanya sekedar tersenyum menghargai.


Yang kedua, ini membuat pikiranku


melayang sedikit.


Melihat si cowok dari belakang…


Koq, rasanya pernah liat bagian


punggung cowok seperti ini ya…


Dimana ya…


‘Ah iya, ini kan teman Bang Tama


kemarin. Yang teriak – teriak itu, tak mau di jodohkan…’ batinku ketika


teringat.


Aku bangkit dari tempat dudukku, dan


berjalan perlahan menuju meja yang kuperhatikan tadi.

__ADS_1


__ADS_2