Cinta Yg Tak Diingin Kan

Cinta Yg Tak Diingin Kan
Lembaran Baru


__ADS_3

Slamat membaca ya gaess...😊😊😊


2 minggu kemudian sejak tiara meninggal; adi dan baby tya kini sudah tinggal serumah dgn mama salvi.


terlebih adi juga belum sepenuhnya bisa mandiri yg mengharuskan ia pasrah saat mama salvi dan papa rey menyuruhnya pindah.mau tidak mau adi harus mau demi baby tya yg masih bayi itu.


......................


Sepeninggal tiara baby tya sangat rewel dan wajar saja karena baby tya membutuhkan asi setiap ia menginginkan namun sampai saat ini adi belum bisa mendapatkan ibu susu untuk bayi mungil itu.


selama 2 pekan terakhir baby tya hanya dikasih susu pormula dan kadang di ganti soya dgn harapan tya akan nyaman dan senang.namun semua itu seakan sia sia saja karena bayi mungil yg baru saja berusia 3 minggu itu hanya menginginkan asi.


dan hal itu juga yg membuat frustasi dan kekhawatiran adi.namun ia juga tidak pantang menyerah ia terus menerus mencari jln keluar dan solusi untuk masalah ini.


......................


Hari ini setelah menitipkan baby tya pada sang mama; adi memutuskan untuk menziarahi makam istri dan juga anaknya yg sengaja berdekatan supaya adi bisa dgn mudah kesana.


di depan pemakaman adi menyempatkan untuk membeli taburan bunga mawar yg akan ia gunakan saat ziarah nanti.tak lupa ia juga membeli sekuntum mawar merah untuk almarhumah istrinya.


selesai membayarnya adi saat membalikkan dan tak sengaja menyenggol seseorang yg membuat bunga yg ada di tangannya terjatuh.


" maaf..maaf..maaf mas" ucap wanita itu.


" gk papa..aku yg salah kok..maaf ya mbak"


wanita itu pun mengambilkan bunga mawar adi yg sempat terjatuh tadi dan kemudian memberikannya pada adi.


" haccim.."


" kamu alergi mawar??" tanya adi yg tiba tiba membuat ia berpikir jika wanita ini adalah aish.


" maaf mas..enggak kok.cuma gk bisa dekat aja..sekali lagi maaf ya mas"


" aku boleh tau nama kamu?"


" sayang..."


ujar seseorang yg langsung merangkul wanita itu.


" iya mas.aku disini"


" sudah selesai belum? ayok!"

__ADS_1


wanita itu pun mengangguk.


" maaf sekali lagi ya mas" ujarnya sebelum melenggang pergi dari sana.


sementara adi terpaku mematung di tempat suara itu masih terngiang di telinga nya bagaimana tidak..suara itu..adalah suara yg sangat sangat ia rindukan selama ini.


" huh..ya allah..ini gk mungkin.gk mungkin" ucapnya pelan sambil menggeleng kan kepalanya.


" tiara..maafin aku yah..aku hanya bisa menjadi suami yg selalu nyusahin kamu" lirihnya setelah selesai membaca doa untuk tiara.


" nak..selamat jalan nak..semoga kamu sudah mendapatkan syurga mu ya.." ujar nya sambil menciumi nisan baby al setelah membacakan doa.


" maaf mas siapa ya?"


" ha..apa mbak?" tanya adi menyeka air matanya.


" maaf ya mas..tapi ini makam anak saya.mungkin mas udah salah makam.." ucapnya menuturkan.


" oh gitu.maaf ya mbak soalnya saya belum hapal betul." sambil berdiri dan beranjak dari sana.melihat adi yg agak linglung dan meraba setiap melangkah wanita ini akhirnya tau jika adi adalah penyandang tunanetra.


" mas mau ziarahin siapa? biar aku tunjukkan" pintanya


" oh..gk usah mbak.takut ngerepotin"


" enggak kok mas.siapa namanya.."


" pantasan mas bisa salah..makam nya berdekatan dgn makam anakku." ujar nya sambil duduk di tanah samping kuburan anaknya.


" anakku baru berumur seminggu..harusnya dia masih dlm buaianku tapi..allah lebih sayang sama dia" ujarnya yg seketika menjadi tamparan buat adi.


adi yg sudah on lagi dgn meweknya dan kesedihan saat mendoakan anaknya.menyeka air matanya segera saat ucapan wanita itu telah usai ia dengar kan.


" maaf ya mas..tapi..percayalah orang yg kita cintai ini adalah milik allah dan mereka hanya titipan bagi kita.maaf sekali lagi mas..mas jika punya suatu barang yg mas pinjamkan kemudian mas ingun mengambilnya kembali apakah itu wajar wajar saja mas?"


adi menganggukkan kepalanya berulang ulang.


" begitu juga dgn mereka mas..ya kita gk tau kapan dan dimana..tapi yg pasti kita juga akan menyudul mereka nantinya.damailah di sana nak..mama selalu mendoakanmu.semoga kita masih bisa berkumpul di syurga nanti" ucapnya yg kemudian membacakan doa dan mencium nisan anaknya.


begitu juga dgn adi yg kini telah selesai dgn ritual ziarahnya.akhirnua wanita itu pun membantu adi keluar dari area pemakaman itu.


" mas mau pulang kemana? biar saya antar?"


" gk usah mbak.gk usah repot repot..saya bisa sendiri kok."

__ADS_1


" ya udah jika mas nolak.oh ya mas..namaku amira..nama mas siapa? kalo boleh tau."


" adi..hem.panggil saja adi."


" em..ya udah mas adi sampai ketemu lagi.." ujar nya yg di balas anggukan dari adi.kemudian ia pun ingin melenggang dari sana namun tiba tiba di hentikan adi saat ia mulai sadar jika amira baru saja kehilangan bayinya yg masih umur seminggu.


" tunggu dulu mbak.."


amira pun menghentikan langkahnya dgn menatap adi heran.


" kenapa mas?"


" kita bisa ngobrol dulu?"


" soal apa ya mas?"


kemudian adi pun mengajaknya duduk di kursi bawah pohon rindang yg masih area pemakaman itu.


" maaf sebelumnya mbak amira..jadi gini..menurut yg mbak bilang tadi..maaf ya mbak..mbak masih bisa asi?"


" maksud mas?" tanyanya keheranan menekankan kata katanya


" iya.maaf ya mbak..bukan maksud apa apa...saya boleh minta tolong gk sama mbak..untuk menjadi ibu susu anak saya."


" anak? loh..bukannya yg tadi.."


" iya.itu anak pertama saya..al.jadi gini mbak istri saya tiara baru saja meninggal dan..bayi kami tya masih berusia 3 minggu mbak.dia udah piatu saat ini umur yg masih bayi..kami bingung mbak..tya ini anak yg gk bisa minum pormula" jelasnya panjang kali lebar yg setia didengarkan oleh amira.setelah cukup memikirkannya akhirnya amira pun mau menjadi ibu susu untuk tya..


" makasih ya mbak.makasih..saya senang sekali mbak"


" iya mas..siapa tau..dgn ini saya masih menjadi seorang ibu..ya meskipun hanya ibu susu." ujar nya sambil melebarkan senyumnya.


.....................


"em..sayang.." ujar nya gemas pada baby tya yg kini tengah menendang nendang dlm box baby.


" assalamualaikum tya..aku tante amira sayang..mulai sekarang kamu jadi anak tante ya.." ucapnya lembut mengusap lembut pipi baby tya kemudian menggendongnya yg kemudian ia menangis haru..ia tak pernah menyangka ia akan menjadi seorang ibu sungguhan yg merawat bayinya sendiri.


" maaf ya mas..mas boleh tinggalkan aku dan tya disini.aku akan bermain dgnnya dulu."


" tentu mbak.makasih ya mbak.." ujarnya yg kini beranjak namun saat di ambang pintu ia kembali masuk lagi.


" ada apa mas?"

__ADS_1


Bersambung


like n komen ya ..


__ADS_2