Cinta Yg Tak Diingin Kan

Cinta Yg Tak Diingin Kan
Cinta yg tak diinginkam


__ADS_3

Slamat membaca ya 😊😊😊


"oh tuhan...andai itu juga benaran" batin rangga. dan kemudian pamit pulang.


sementara tiara sudah berada di rumah asya.


" sya..kenapa lo bisa setega itu?"


" maafin gw ya ra.gw gk sengaja gw juga gk tau kalo aish lagi hamil.gw benar nmbenar nyesal ra..." asya menangis sambil menunduk.


tiara pun akhirnya memeluk sahabatnya itu" gw juga minta maaf..gw udah gk dengar penjelasan lo lebih dulu.tapi aish mampu belain lo tadi."


" aish baik.baik saja kan?"


tiara mengangguk sebagai jawabannya.


...****************...


pagi harinya aish sudah di bawa pulang oleh adi.dan baru saja mereka sampai adi menyuruh aish duduk dulu di kursi meja rias dan menyuruh aish meram dulu.


setelah nya adi memasangkan kalung di leher aish.aish yg merasakan itu pun membuka matanya


" hem.." sambil memegangi kalungnya


" mat milad ya..cantik gk?"


" milad? gw ulang tahun?" tanya aish yg membuat adi tersenyum.


" duh..yank.sampe gk ingat hari ultah sendiri mikirin apaan sih?"


" hehe...terlalu pokus sama kerjaan gw.makasih ya di" sambil tersenyum mengusap kalungnya.


" aku gk tau kamu sukanya apa.soalnya kamu alergi bunga.jadi aku beliin itu aja deh.suka?"


" em..suka bangat.tau aja aku suka perhiasan."


ting


tong


suara bel rumah mereka lalu aish pun pamit pada adi untuk membuka pintu.


" loh..ilham." kaget aish setelah tau tamunya itu


" hbd yah..." sambil memberikan buket bunga lili putih pada aish aish pun menerimanya dgn senang.


" oh ya ini kadonya" memberikan kotak kecil pada aish.setelah aish terima aish melihat isinya adalah cincin beelian yg cantik.


" em..maaf ya il.aku gk bisa nerima ini" sambil memberikan kotak itu ketangan ilham.


" tapi maksud aku bukan gitu ish..itu cuman hadiah biasa doang"


" tetap aja aku gk bisa nerimanya. itu benda mahal aku gk pantas mendapatkannya.kamu kan tau sendiri aku gk mau pake uang sembarang cowok.."


" tapikan ini hadiah ish.."


" kasih sama orang yg kamu cintai." ujar nya sambil tersenyum lalu mencium bunganya


" makasih ya...kamu memang baik bangat"


" kaci ya..kamu mang baik bangat" ledek adi yg masih di lantai atas tapi ia mendengar dan melihat semuanya.

__ADS_1


ilham meraih tangan aisha dan memakaikan cincin tadi.


" anggap sebagai tanda persahabatan kita.kasian cincinnya kalo kamu tilak lagi...udah terlalu lama cincin itu nungguin pemiliknya"


" maksudnya?"


" harusnya itu sudah jadi milik kamu waktu itu.tapi gk taunya aku dapat kabar om ali meninggal dan pada hari itu juga aku tau kamu udah menikah dgn orang lain...ah..tapi ya udahlah..namanya bukan jodoh."


" e em..gimana ya..il.gini bukan bermaksud nyakitin perasaan kamu.tapi tetap aja aku gk bisa terima." sambil melepas cincinnya


" em..adi itu suami aku dan kita harus saling menjaga perasaan.il..gw tau lo sayang...bangat sama gw.tapi..yg ngatur jodoh kan bukan kita.gw yakin lo pasti nemuin yg jauh lebih baik dari aisha yg penuh salah ini"


" hem...adi beruntung dapetin kamu ish..."


sambil menunduk


" jangan gitu...aku masih bisa jadi teman kamu kok"


" emang benar kata pepatah ya cinta tak selamanya harus memiliki" lirih ilham


" em..iya tau..." sambil tersenyum lalu ilham pun membalas senyuman itu.


" cinta tak selamanya harus memiliki.dan cinta itu tak selamanya juga dgn orang yg kita inginkan.yah...namanya jodoh gk akan lari kemana.lo pasti nemuin jodoh yg datang nya tiba tiba..ntar." sambil memegangi tangan ilham lalu menepuk nya


" jangan sedih ya..." aish pun memeluknya


" makasih..sudah menjadi orang yg mencintaiku" sambil melepaskan pelukan nya


" em...harus nya aku yg makasih.kamu udah mengajarkanku arti cinta sesungguhnya.makasih sudah menjadi temanku selama ini..aku doain smoga langgeng terus sama adi ya."


sambil mencubit pipi aish.aish pun tersipu malu.


" yo.ati ati" sahut adi sedikit teriak dan melambaikan tangannya dari atas sana.seketika aish memengangi keningnya


" mampus gw" lirih aish pelan dan pada saat itu ilham tersenyum lalu beranjak pergi dan menutup pintu rumah aisha adi lagi.


Aish pun segera menghampiri adi.


" em...gw bisa jelasin."


" apa yg mau dijelasin.gw liat dan gw dengar semua kok..dan kali ini gw baru yakin aisha ali itu benaran cinta mati sama gw" sambil merangkul aish


" em.makasih udah ngerti"


"tapi gila ya tu orang bisa bisanya dia langsung kesini.dia kan tau gw lagi disini"


" namanya juga dia cinta.jadi udah siap segala resiko"


" em..tapi kenapa lo malah milih gw.kalo lo sendiri udah punya yg setia mencintai lo"


" kan gw bukan tuhan.gw gk tau takdir gw itu lo" sambil bersandar di bahu adi


" em..iya sih..segitu cinta nya ilham sama lo sha.jangan jangan...dia nungguin lo janda lagi"


" ih apa sih.nyumpahin gw lo" sambil mencubit tangan adi


" bukan lo.gw nyumpahin diri sendiri"


sambil tersenyum lalu mgusap lembut rambut aish.


" andai ya di.kita bisa saling mencintai sampe maut memisahkan" adi tak menjawab ucapan aish karena ia sadar sekarang aja dia udah gk setia apalagi mau sampe maut memisahkan.

__ADS_1


...****************...


seperti biasa malam itu adi lagi siap siap mau temui tiara.dan saat ini ia baru saja selesai mandi.


sambil membuka pintu kamar mandi adi mengelap rambutnya yg masih basah.


dan masih bertelanjang dada adi berdiri di depan cermin sambil melap lap bagian lehernya.


tiba tiba aish memeluknya dari belakang " jangan tinggalin gw ya di"


seketika adi terkejut tapi segera ia tepiskan rasa itu" siapa bilang aku mau pigi aku disini kok sama kamu"


sambil melepaskan pelukan nya aish dan menatap wanita didepannya ini.


" benaran kamu gk akan pergi?" tanyanya kembali


" e em.aku akan bersama istriku tersayang malam ini" lalu memeluk aish


Aish merasa bahagia merasa aman damai di pelukan adi sementara adi setengah mati menahan kekesalannya.


" tadi udah makan belom yank?"


Aish pun menggelengkan kepalanya.


" hem..kebiasaan deh.kalo gk disuapi gk mau makan sendiri kek bayi aja"


" biarin.yg penting aku heppi." ujar aish yg kini duduk di sisi ranjang.sementara adi pergi ke bawah mengambil buah dan sudu untuk aish


" huh...mana hp di kamar lagi.tiara nungguin aku gk yah..." lirih adi sambil mengupaskan buah apel di tangannya.


...****************...


"sayang..." ucapnya sambil membuka pintu dan ia terkejut aish sedang memainkan hpnya.


dgn cepat ia meletakkan buah dan susu itu di meja


" kamu ngapain pegang pegang hp aku?" ketus adi


" tadi ada pesan.maaf gk sengaja buka.kamu ada hubungan apa sama tiara?" tanya aish penuh heran


" a a itu uu .." adi sedang berpikir


" kenapa kamu gk bilang sama aku di"


" em..ma maksudnya apa sih?"


" mungkin selama ini aku pikir aku salah.tapi dgn semua bukti itu...tolong di jelasin sesuatu agar aku paham" tak terasa air matanya jatuh


" barusan.apa yg kamu lihat di hp aku?"


" huh..." sambil mengambil hp adi dan menunjukkan photo adi dan tiara sedang berciuman.


" em...maaf.aku gk jujur dari awal..tapi sha aku udah menikahi tiara"


terasa sangat sesak.perih..sakit bangat perasaan aish saat ini.air matanya pun tertumpah ruah karena tak terbendungi lagi sambil mengusap dadanya.


" ya allah..."


kenyataan pahit ini harus aish terima sekarang dimana dirinya tengah mengandung anak adi.


sangat sakit sekali bagi aish sampai ia tak sanggup berkata kata.hanya ada air mata yg terus mengalir dgn tderasnya

__ADS_1


__ADS_2