
HAPPY READING πππ
π
π
π
Akhirnya mereka pun memutuskan untuk menemui Asya, Syla dan Ilham ke kediaman Ilham karena, adi tau mungkin ketiga temannya itu tengah berkumpul disana.
Rama yg sedari tadi terdiam meski sesekali menatapi Adi.Rama belum bisa percaya sepenuhnya atas kejadian yg telah merenggut penglihatan adi adalah ulah dari rangga.
Padahal selama ini mereka meyakini jika Rangga dan Adi adalah teman dekat dan bisa di bilang sudah seperti saudara.
Tapi siapa yg mengira jika Εangga adalah musuh dlm selimut.Ya pribahasa itu tepat untuk ungkapan hati dari Rama.
Sesampainya Rama turun dan segera membantu Adi turun dari mobilnya.
" Gk papa ram.aku bisa sendiri kok" ukar adi menolak bantuan Rama.
Akhirnya mereka pun masuk ke arena rumah Ilham yg luas ini yg di ikuti Amira dari belakang.
Tok
Tok
Rama mengetuk pintu rumah ini yg segera di buka oleh pemiliknya.
" Ya..siapa?" tanya ilham dan terkejut melihat tamunya itu.ia pun segera memeluk Rama sebentar lalu menyalaminya.
" Apa kabar ram?"
" Alhamdulillah aku baik."
" Baguslah..kok bisa sama adi dan amira, ram?" tanyanya kembali namun tak dijawab oleh rama dan segera masuk tanpa dipersilahkan.
" Hehe..ketemu di jalan tadi.." ujar adi yg kini ikut masuk ke dlm rumah dgn digandeng ilham.
Rama yg sedari tadi seperti sedang mencari sesuatu segera duduk saat yg dicarinya tak muncul muncul juga.
" Kenapa sih Ram..?celingukan dari tadi?" tanya ilham yg terus memperhatikan gerakan rama.
" Kek gk faham aja lu il.." sahut adi.
Saat yg bersamaan Asya dan Syla keluar dari kamar .
" Wahh..ada kakak tersayangku rupanya " sahut Asya yg segera nimbrung memeluk Rama.
Rama pun segera membalas pelukan itu dan mengelus rambut panjang asya yg tergerai itu.Tak terasa air mata ram jatuh tanpa ia sadari sudah mengenai pundak Asya yg segera disadari asya.
" Kakak nangis? ya Allah kak...maafin asya ya..kakak teringat Aish kan?" tanya asya yg segera di balas anggukan oleh rama.Ia pun segera mengelap air matanya.
" Kak minta maaf ya sya.." sambil menggemgam tangan asya.
__ADS_1
" Asya gk papa kok kak, Siapa pun itu baik kak ram, adi, kak il atau siapapun itu. asya siap menjadi Aisha buat kalian semua oke." sambil mengusap lengan rama dan tersenyum tipis.
Sedangkan amira kini tersadar begitu berharganya Aisha buat semua orang terlebih Aditya papa dari anak yg tengah ia jaga.
Bahkan mira juga sadar jika selama ini kenapa adi selalu kesini ya alasannya cuma satu, Adi bisa merasakan kehadiran Aisha dgn berkumpul bersama teman temannya terumanya Asya yg kata mereka mirip dgn Aisha.
Secara fisik dari penglihatan Amira.Asya memang sedikit mirip dgn Aisha namun entahlah dgn kpribadian mereka.
Akhirnya pertemuan itu berakhir dgn keharuan.Syla yg sedari tadi hanya diam kini ikut memeluk Rama.
" Kak.kak apa kabar?" tanyanya kemudian
" Kakak baik baik aja.yg sabar ya..." ujar nya sambil mengusap pipi syla dgn lembut.meski syla sedikit heran namun segera tertepiskan karena ia tau mungkin adi yg menceritakan kisahnya pada rama.
" Kak shin.." ucapan Asya terpotong saat Rama ambil bicara tentang shintya.
" huff..Shintya udah meninggal sya,syl."
" Ya ampun..maaf ya kak..aku gk tau."
Rama hanya membalasnya dgn senyuman dan kembali memeluk kedua adiknya itu.
" Jadi..rencana kalian selanjutnya apa hum? gk baik loh..nunda nunda niat baik"
ujar rama kemudian sembari melepaskan pelukan nya pada kedua wanita itu.
" Maksudnya?"
" Hem..kakak tau..kamu dan ilham kan lagi pacaran ya kan?"
" Ya tau aja.." ujar nya singkat.sambil menatap tajam pada Ilham.
" Asya yg belum kasih jawaban Ram.Jadi jangan salahkan aku oke..."
Akhirnya mereka pun tertawa melegar keheningan sore itu.Dan sepertinya akan segera masuk waktu magrib yg akhirnya mereka bersiap siap sholat berjemaah.
...****************...
" Ya tau.ntar deh..gua mau cari angin segar dulu..lu jangan banyak protes lah sama Asya..faham je lah..cewek tu gk suka disalahin." ujar Adi saat sedang menelpon dgn ilham.
" Lu ledek gua mulu ya di.." suara ilham di balik telpon.
" Enggak.sama sekali enggak.gua cuma bilangin doang..oke ya il gua tutup telponnya "
" Bentar dulu lah cuy..gua..
Pada saat itu juga Adi tak sengaja menabrak seorang perempuan yg mengakibatkan hpnya terjatuh.
Perempuan itupun segera memungut hp adi yg jatuh dan segera memberikan nya pada adi.
" Maaf.maaf ya aku gk sengaja."
" Suara ini?" bathin Adi mendengar suara wanita ini malah membuatnua teringat dgn Aisha.
__ADS_1
" Maaf.kita selalu di pertemukan dgn bertabrakan seperti ini .apa aku boleh tau namamu?" tanyanya kemudian
" Tentu.Namaku Aisyah..masnya?" tanyanya kembali
" Aisha..ini aku Adi.apakah kamu tidak mengenaliku sebelumnya?"
" Maaf mas.aku tidak mengenalmu dan namaku Aisyah bukan Aisha."
Adi pun mengangguk tanda iya.
" Aku faham.ya allah kenapa suaramu mirip dgn Aisha ku?" lirih Adi pelan yg masih bisa di dengar Aisyah.
" Mas..memangnya mas pernah kenal saya sebelumnya?" tanya Aisyah kembali yg membuat Adi terdiam.Bagaimana mungkin Aisha tidak mengenalinya dia ini bahkan suami aisha sendiri.
" Mas.." ujarnya kembali yg menyadarkan lamunan Adi.
" Iya maaf.." Dan akhirnya Aisyah pun mengajak Adi duduk dulu sembari memberikan air minum pada Adi.
" Minum dulu mas..biar fokus lagi." ujar nya sambil memberikan botol air mineral yg sudah ia bukakan terlebih dulu karena kasian melihat kondisi Adi.
Adi pun segera meminumnya.
" Mas maaf yah..gegara aku..hp masnya jadi rusak deh.gimana kalo..aku ganti hp nya?"
" Gk usah.gk papa kok.Ntar bisa di ganti sama teman aku."
" Gk papa.Anggap ini sebagai permintaan maaf dari aku."
" Ta."
" Jangan ditolak " Ujar Aisyah segera sebelum Adi menyelesaikan ucapannya.
Alhasil mereka pun pergi ke toko ponsel guna mengganti hp Adi yg tlah retak.
" Yg ini boleh kali mas.." ujar Aisyah saat memilih hp yg ada di atas etalase itu.
" Berapa ya mas?" lanjutnya.
" Enggak enggak.Biar aku aja" sergah adi tiba tiba.
" Udah deh mas.Anggap hadiah dari Aisyah..lagian..Aisyah yg salah kok" Ujarnya yg kini memberikan lembaran uang pada casier itu.
Meski Adi sudah berusaha menolak namun kali ini Aisyah benar benar memaksanya menerima pemberiannya itu.
" Em..kan.aku udah bilang gk usah..ya udah lah makasih ya.." ujar Adi sambil menimang hp baru yg masih dlm box itu.
" Sama sama mas adi"
"HA"..Seketika Adi meragukan orang yg kini bersamanya ini.
" Aisha.."
" Aisyah mas bukan Aisha." ujar nya sambil tersenyum.
__ADS_1
Bersambung
like n komen ya gaess