Cinta Yg Tak Diingin Kan

Cinta Yg Tak Diingin Kan
kok canggung??


__ADS_3

Slamat membaca ya gaess..


subuh harinya syla sudah mengambil arkha dan mendapati asya yg masih tidur disofa begitu juga dgn ilham yg masih tidur di lantai.


" hehe..ini orang berdua mulu." sambil cengengesan dan membawa arkha ke kamarnya.


asya membuka matanya dan langsung melihat pemandangan luar biasa yg ia lihat pagi ini karena di bawah sofa ada wajah tampan nan tenang disana.


asya semakin terbawa suasana dan mendekati ilham sembari mencium kening ilham sekilas.


" ini bukan mimpi kan?" suara serak ilham khas suara baru bangun tidur.seketika mengangetkan asya sampe ia hampir saja terjungkal ke belakang tapi segera ilham menarik tangannya dan terjadilah tatap menatap disana.


syla baru saja datang dan melihat adegan itu segera berdehem menetralkan suasana.


asya dan ilham pun segera berdiri dan sekarang mereka malah canggung berdua.


" titip arkha kak.aku mau masakin sarapan" pinta syla pada ilham.


" ya yaudah.bentar aku kemar mandi dulu"


setelahnya ilhampun menjaga arkha kemudian syla dan asya pergi ke dapur membuat sarapan.


baru saja mereka menanyakan tiara tiba tiba adi muncul di dapur dgn wajah murung.


" nih minum dulu.ngapa tu muka kek asem" tanya asya sembari memberikan segelas air putih yg langsung di sambut oleh adi.


" tiara.kok bisa sih..dia kesal bangat hanya karena aku keingat aisha"


" um..udah ku duga.ke ingat aish kan tasi malam dari lagu itu." ujar syla


" iya."


" terus ngapain diceritain sama tiara di?" tmpal asya


"dia nanya terus.ya jadi ku jujur aja dah.."


" ya ampun di di"


" gk papa.itu cuma bentar kok..tiara lagi sentitif pasti karena bawaan hamil" ujar syla


" tiara hamil? kok lo bisa tau?" tanya asya


" iya.dia yg bilang kemaren." singkat syla lalu kemudian pergi memotong wortel untuk di buat bubur untuk arkha.


adi menghabiskan minumnya lalu kemudian celingikan mencari arkha.


" arkha mana?"


" sama kak ilham.'

__ADS_1


" oh..pantes gk keliatan.em..gw ke depan yah.."


" yo" sahut asya dan syla barengan.


ilham tengah bermain dgn arkha saat adi duduk di sofa.


" hey..pagi nak.." ujar adi yg kini menghampiri arkha yg masih anteng bermain dgn motoran dan mobilan koleksi ilham.


" iii..geram bangat.mau cubit aja bawaannya." sambil menepuk pelan pipi arkha.


" cubit aja kali di.gk papa kok papanya gk tau.."


adi yg mendengar itu menatap ilham cengo.


" lo lama lama jahat juga ya..gawat nih arkha dekat dekat lo"


" haha gw bercanda kali" tertawa renyah melihat adi kesal padanya.


" ih..kenapa nih.apa yg lucu" ujar asya yg baru muncul dari dapur sana.


" gk ada.kepo deh.." ujar ilham seadanya.


" udah siap masaknya?" sambungnya


" belom.ini mau kasih arkha makan dulu."


" oh..ya sudah sini.biar kakak yg suapkan" sembari mengambil mangkok makanan arkha yg ada ditangan asya.


" kak.!"


" gk papa.rasanya hambar..ini ar..mama asya kasihnya yg gk punya rasa." katanya menyuapkan arkha.


asya malah tersenyum sendiri mendengar ucapan ilham tadi." mama asya?" ulangnya


" iya?kenapa?kalian udah biasa kek gitu..anaknya syla anak kamu juga.besok kalo kamu punya anak ya otomatis anaknya syla juga..emang kamu pikirnya apa tadi?" tanya ilham


asya tersenyum menggaruk tengkuknya sendiri" hehe..iya sih.."


" lah lah..kemana sih nyuapin nya pak..sini sini." sambil mengambil mangkok makanan arkha yg di tangan ilham adi pun menyuapi arkha dan mengelap bibir arkha yg belepotan pake tisu.


" udah udah..sana aja kalian pacarannya..gk malu diliat anak" ledek adi


" pacaran apa sih massss.gk ada yg pacaran" ketus asya.


" gw no koment.kalian kek pacaran soalnya..." ujar adi lagi tanpa menatap salah satu dari orang dua itu.


" emk..gk pacaran kok bosss.tapi..ya gitu deh" ujar ilham kemudian.


" gitu deh apaan kak?"

__ADS_1


" pacaran maksud dia" ujar adi.


asya malah canggung menatap ilham.begitu juga dgn ilham yg kini mematung.


" tuh kan pada canggung.udah nikah aja kalian..daripada jadi dosa" ujar adi lagi.


" gimana mau nikah bos.gw gk tau perasaan dia ke gw?" ucap ilham menatap langit langit.


" lah itu ngaku.gimana sya?" tanya adi ke pada asya.


" huh..dasar tua bangka..gk sadar diri dgn umur..apa gk bisa ngomong langsung apa?" ketus asya menyindir ilham yg membuat adi tertawa terbahak bahak..


" tua bangka bro.lo di anggap tua bangka.." sembari ketawa sampai syla datang.


" makanan udah siap.apa ni yg lucu?" tanyanya sembari duduk di samping adi.


" tanya sendiri sama ni orang dua...." sambil menahan tawanya.


" tiara belom keluar dari tadi?" sambungnya menatap syla.syla pun mengangkat bahunya.


" ngapain sih dia di kamar?" ujar adi sembari memberikan mangkokmakanan arkha kepada syla lalu berdiri dan berlalu dari belakang syla.


" ngajak perang tu istri lo di.." ledek ilham menahan tawa


" ah diam lo" lalu berlalu dari sana.


" hem..jangan sampelah mereka berantam" ujar sedih syla yg membuat ilham merasa bersalah seketika.


" maaf ya syl.gw gk bermaksud.."


" gk papa kok kak..terus kapan kalian nikah?"


" siapa sama siapa?" tanya asya


" ya kalian dua.."


" pacaran aja gk.." kesal asya


" hah..ngapain pacaran.kalo kepengen langsung serius..lagian kita udah gk muda lagi.gimana sya..mau gk jadi bini abang.."


" ee di lamar di tempat" ledek syla


" hah..ada ya..lamar kek gini?" heran asya


" iya atau gk?" tanya ilham.


" hahaha" sori sori..kak ni pelawak atau apa sih.." ucap asya kemudian yg membuat olham hanya terdiam.


Bersambung

__ADS_1


like n komen ya gaess


__ADS_2