
Slamat membaca ya..😊😊😊
di tengah huru hara hati adi.antara tiara dan aish.adi lebih sering diam.dan menimbang setiap perkataannya.
" kenapa harus seperti ini sih...kenapa gw harus berada ditengah mereka.sedang mereka adalah sahabat." curhat adi pada raka temannya
" intinya lo harus pikir matang matang sebelum bertindak menurut lo siapa yg paling paling ada buat lo.bukan saat lo senang tapi disaat lo mengalami.titik.teremdah." ujar raka
"gw benar benar bingung." adi terlihat berpikir sambil mengisap sebatang rokok yg diberikan raka.
selain sikap adi yg menjadi pendiam adi juga jadi mudah marah.adi juga lebih sering menghabiskan waktunya di bar.
...****************...
tit
tit
terdengar suara klakson.yg membuat adi menatapnya karena ia sedang butuh tumpangan sekarang gegara motornya mogok.
" helen." kata adi saat pintu mobil itu terbuka
" udah masuk.butuh tumpangankan?"
tanya nya.adi pun menitipkan motornya di bengkel terdekat.lalu menghampiri helen yg masih dlm mobilnya.
helen seketika mencium pipi adi
" len.kita udah gk ada hubungan apa apa" jawab adi helen tak mengunbrisnya dan mngemudi
." lo berubah bangat ya di.gegara aisha istri boongan lo itu"
" dia istri sah gw"
" hah..serah lah.gw gk peduli yg penting buat gw itu gw bisa liat lo lagi."
" jangan gitu len.gw bukan cowok murahan seperti dulu."
" oh..udah tobat."
" gw berharap hal yg sama.sama lo"
" em..mau gimana hidup gw.gw sih happy gw gk pernah ada masalah serius"
"kalo udah kek gitu berarti lo udah tau seluk beluknya kehidupan"
mereka masih bercerita sepanjang jalan.dan sesampainya
mendengar suara mesin mobil aish langsung keluar.
" makasih ya"
helen mencium bibir adi sebentar.
" em..gk papa kok.lain kali kalo lo masih butuh gw. gw masih selalu ada kok" adi tak mengubrisnya dan segera turun dari mobil helen.
Aish yg melihat itu segera bertolak pinggang siap untuk perang dunia dgn adi.
" hai sha.." sambil melambaikan tangannya dari dalam mobil.membuat aish semakin marah.
" by adi" adi mengangguk lalu helen pergi berlalu.
__ADS_1
...****************...
" enakya dianterin cewek pulangnya.abis dari hotel ya?"
" apaan sih..gw gk mood debat sama lo.awas.." menyenggol lengan aish dan mengambil handuknya.
" adi.lo bilang lo usah putus sama si helem tapi kenapa bisa nganterin lo pulang.." selidik aish
" motor gw rusak" jawab adi datar lalu pergi mandi.
" ihh..tu orang punya masalah apa sih? dingin bangat.tumben gk mood debat sama bgw" heran aish.
...****************...
Aish memeluk tubuh adi dari belakang saat mereka sudah berbaring diranjang.adi pun melepaskan tangan itu dari perutnya.
" salah gw apa ya?" batin aish
...****************...
pagi harinya adi duduk disisi ranjang.terlihat begitu murung.
Aish pun akhirnya memeluk adi dari belakang namun hasinya sama adi tak mengubris aish lagi
...****************...
malam harinya adi miras dan rokok lagi..
" kalo udah kek gini rasanya nyaman bangat santai no masalah"
" hidup tu memang harus dinikmati bro.."
sesampainya dirumah adi sangat kedinginan ia butuh yg hangat sekarang.
begitu ia masuk rumah adi pun melihat aish yg sudah tertidur disofa.adi pun melepas pakeannya yg sudah basah itu.dlm keadaan setengah telan jang itu hanya memakai boxer adi membangunkan aish.
tapi saat aish menggeliat itu malah menjadi keadaan mendebarkan mengapa tidak bibir mereka hampir bertabrakan.aish membuka matanya dan terkejut saat melihat adi sedang memeluknya saat ini.dgn baju terlepas .
"di.." lirih aish.seakan kumat lagi naf su birahinya adi langsung menggigit bibir aish.
setelahnya.
" jangan berkata apapun dan jangan menolakku" pinta adi dan ia memulai aksinya walau tanpa kata iya dari pemilik tubuh itu.
sofa itupun menjadi saksi bisu penyatuan mereka malam itu.
" adi..lo merokok lagi ya?"
" em.." jawab singkat adi.setelahnya adi mgajak aish kekamar.
sesampainya dikamar adi mendorong aish ke ranjang.dan tentu saja aish terjatuh dlm keadaan terlentang adipun segera menindih tubuhnya.
" layani aku lagi.." aish dgn kesalnya mendorong adi dan akhirnya adi terlentang di samping aish.
" lo apa apaan sih di.kemaren aja lo datar aja sama gw..giliran ada maunya baru lo baik baik in gw.lo pikir gw apaan?" kesal aish
" iya.kemaren gw lagi banyak pikiran..sekarang gk lagi.." cela adi
" em..tapi lo merokok lagi miras lagi plus cewek bar.lengkap dah..lo gk takut gw laporin ke papa di."
" yah..jangan sampe.udah ceritanya?" tanya adi yg membuat bingung aish
__ADS_1
adi memeluknya erat dan memulai meraba daerah sensitiv aish.aish hanya bisa pasrah kalo udah kek gini.
perlakuan lembut adi membuat aish terangs...
dgn senang hati iapun berbaring dan menemggelamkan adi dlm dadanya.dan mereka pun melakukannya lagi.
saat sudah selesai nafas aish masih memburu .
" lo kepingin hamil gk sha?" tanya adi bikin syok aish.lalu mengatur nafasnya.
" kapan dikasih nya aja.gw gk maksain.tumben lo nanya gitu kenapa?"
" udah dewasa loh sha.udah waktunya nimang baby gk sih.." ujar adi
" jadi kalo kepengen baby.rajin rajin buat gitu..gw nya yg mampus ntar"
" gk mungkinlah..emang ada apa gegara gituan meninggal ditempat gitu" tanya adi
" gk tau juga.saratnya cuma satu di"
" apa?"
" lo setia sama gw..janji gk bakal selingkuhin gw..gk akan miras dan rokok lagi.gw mau jadi ibu baby nya lo"
" kalo gw gk mau?"
" mending gw mati aja.terus lo nikahin si pelakor itu..lagian ya jadi cowok enak bangat tuh hidup kepengen itu langsung celup.kepengen yg lain celup.juga..murahan bangat lo di.." kesal aish
" em..serah lo dah.yg penting gw udah puas" sambil menutupi dirinya dgn selimut
mendengar itu aish malah makin kesal.
" ihh dasar manusia gk punya hati.lo pikir gw cuman pemuas nafsu lo." ketus aish
adi menarik pinggang aish dan membawa aish kedekapannya.
" lagi ya." bisik adi di telinga aish
" gk gk.udah perih bangat..gk tahan gw.."
" sekali lagi dan smoga ntar berhasil"
" berhasil apanya?" tanya aish sambil mngusap dagu adi.
" smoga lo hamil."
Aish jadi diam lalu tersenyum.
" segitu inginnya punya baby?"
" iya.kan gk salah.."
" niatnya emang gk salah sih..yg salah lo mencetak golnya berapa kali.gw nya mampus gk jadi juga lo punya babynya.udah sakit nih minta lagi.." ringis aish
" maaf maaf.gk lagi deh..sini peluk.." aish membalikkan badannya lalu.dipeluk mesra suaminya itu.
merekapun tertidur dlm keadaan itu.seperti tidak ada masalah diantara keduanya.atau hanya mungkin mereka sedang tidak mau membahasnya saja.
Bersambung
like n komen ya..
__ADS_1