Cinta Yg Tak Diingin Kan

Cinta Yg Tak Diingin Kan
Ayolah...ingat aku


__ADS_3

...🌹Happy reading🌹...


Waktu terus berputar setiap harinya.Akhirnya masa masa kesabaran Adi menunggui Aisyah telah habis...


"Ayolah Aisyah...kamu harus ingat aku..Ingat...!Ini rumah kita dulu..Dulu kita sering bercanda disini.Di tempat ini.Aisyah plis...rumah ini...kenangan kita...Aisyah...ayolah ingat aku"


Sembari memperlihatkan semua isi rumah megah namun terkesan sederhana itu pada Aisyah.


"Mas...lepaskan tangan saya, kita bukan muhrim mas...Sudah saya bilang...saya capek mas...saya capek.Coba mas yang ngertiin saya...sekali aja mas...jangan menjadikan saya seperti Aisha karena saya bukan dia..saya Aisyah bukan Aisha"


Ujarnya setengah teriak dalam deraian air matanya.Akhirnya Adi pun pasrah...Ia pun melepaskan tangan Aisyah dan membiarkan Aisyah pergi begitu saja.


Adi terduduk di anak tangga pertama dengan lemas sembari memegangi lantai kemudian menyugar rambutnya.


"Ya Allah...mau sampai kapan kamu lupain aku Sha.."lirihnya tanpa sadar telah meneteskan air mata yang kian membuncah.


Adi frustasi ia sama capeknya dengan Aisyah dengan keadaaan saat ini.


Sementara Aisyah kini tengah berjalan dibawah guyuran air hujan yang tiba tiba saja turun dengan derasnya.Aisyah berjalan tak tentu arah masih dengan balutan luka pedih yang ia rasakan.


" Mengapa mas Adi gak pernah ngertiin keadaan aku?" Lirihnya bermonolog sendiri.


Tin...


Brugh


***


" Bagaimana keadaan Aisyah?" Tanya Adi panik namun bukannya dapat jawaban Dikter Juan malah menepuk pundak Adi, seakan berkata " Kamu yang kuat yah"


Tidak...!Ini tidak mungkin...!


" Aisyah baik baik saja kan? Iyakan dok?" Tanyanya sembari memegangi kedua lengan Dokter Juan,namun Dokter itu hanya menunduk tanpa alasan.


Tanpa berpikir panjang lagi Adi segera masuk kedalam ruangan rawat itu.


Kriet


Terlihatlah sebuah tubuh kaku disana yang terbujur diatas brankar rumah sakit.Perlahan Adi pun berjalan pelan kearah tubuh itu.


"Aisyah..." Lirihnya semakin mendekati tubuh sang gadis.


Kemudian ia menggemgam tangan gadis itu dan menciuminya" Aisyah...bangun Syah...aku tidak mampu kehilangan untuk kedua kalinya.Maaf...aku gak akan mencoba untuk buat kamu ingat aku lagi Syah, Tapi aku mohon bangunlah...


Syah...Aisyah...bangun...aku mohon" Lirihnya yang sudah berurai air mata.Di menit berikutnya Aisyah membuka matanya dan menggendarkan pandangannya.


Seketika ia dibuat tersenyum melihat seorang pria yang tengah tertidur disampingnya dalam keadaan duduk dan menggemgam erat tangannya.Ia pun membelai kepala pria itu dengan lembut.

__ADS_1


" Makasih..."Ujarnya sembari melengkungkan senyum lebar dibibirnya.


Bebererapa menit kemudian Adi pria yang sedari tadi tertidur karena kecapekan nungguin Aisyah sadar kini terbangun dari tidurnya.


"A Aisyah..." Ujarnya gelagapan yang malah dibalas gelak tawa dari Aisyah.


" Aisyah...kamu sudah sadar?" Tanyanya, masih bingung dengan keadaan.Mengapa dan kenapa Aisyah tertawa tadi.Ada apa?


" Adi...Makasih ya..."


Dan hal itu justru semakin aneh bagi Adi, Ada apa ini? Kenapa Aisyah memanggil namaku? Tanpa ada kata mas? Ah...apa dia Aisha? Aisha ku? Tapi itu mustahil...


Adi benar benar frustasi sebab semua terkaannya mungkin tidak ada satupun yang benar hingga...


Prok


Prok


Tepukan tangan dari Dokter Juan semakin membuat bingung Adi saja.


" Selamat yah...akhirnya..." Ujarnya merangkul lengan Adi dengan senyuman mengembang.Sementara Adi makin dibuat bingung dengan ini.Ada apa?


" Tu tunggu dulu...ini sebenarnya ada apa?" Tanyanya sembari menatap kedua orang itu bergantian.


" Masa gak faham sih?" Goda Aisyah tersenyum sembari menopang dagunya.


" Maksudnya?" Tanyanya semakin penasaran.


" Em...maaf ya Di.Abisnya kamu ngesalin sih...


Belum sempat Aisyah melanjutkan ucapannya, Adi sudah memeluknya dengan erat.


" Aisha...benar kamu Aisha ku?" Tanyanya yang kini berurai air mata, yang dibalas anggukan dari Aisyah.Seketika Adi melepaskan dekapannya dan menatap Aisyah dalam.


" Kamu benaran Aisha?" Tanyanya kembali untuk meyakinkan.Lagi lagi Aisyah memnalasnya dengan senyuman dan anggukan.


Adi pun medekap Aisyah lebih dalam kepelukannya , Menumpahkan semua kerinduan yang selama ini tertahan.


Hingga di beberapa menit kemudian Adi yang masih belum percaya sepenuhnya, masih terus menanyai hal yang sama...


" Kamu benar Aisha kan? Aisha ku?"


" Iya Di.Udah deh, Aku capek...Udah.Jangan nangis...aku kan udah balik.Makasih ya Di..." Ujarnya sembari mengelap air mata Adi yang kian luruh.


" Em...aku gak tau, segitu cinta nya kamu sama aku" Lanjutnya yang kemudian tergelak bersama Juan yang masih setia berdiri disana.


" Ck...kamu mempermainkan aku ya Sha?" Tanyanya sembari menatap nanar pada Aisha.

__ADS_1


"Jangan marah...aku punya alasan untuk itu."


" Jadi benar selama ini kamu mempermainkan aku Sha.Kamu tau aku khawatir sama kamu.Aku kehilangan Sha,Aku frustasi...aku sudah hampir gila kehilangan kamu...tapi kamu malah..."


" Maafin aku Di.Tapi kamu dengarin aku dulu...Aku benaran hilang ingatan beberapa tahun Di,dan berkat Mas Juan...aku ingat semuanya dan kamu tau Rangga yang sudah mencelakai aku Di."


" I iya...aku sudah tau soal itu.Dia sekarang di penjara." Jawabnya


" Dan satu lagi Di.Kamu harus tau Tiara ikut dibalik perencanaan pembunuhan yang korbannya adalah aku."


" Ti tiara...??"


Aisha pun membalasnya dengan anggukan.


" Maafin aku Sha...ini semua gara gara aku..." Sesalnya sembari meraih tangan Aisyah.


" Hem...salah aku juga Di." Sembari menepuk punggung tangan Adi.


" Hemk....ini mo sampe kapan kalian saling menyalahkan nih.Aku yang jadi penonton merasa bosen nih...Kalian gak ada niatan mo pulang gitu...Habisin waktu berdua, bikin moment romantis,sekalian buat dedek buat Tya..." Ujar Juan tiba tiba nimrung dengan panjang kali lebar.


" Issh...Mas Juan ngesalin" Sahutnya dengan cemberut yang dibuat buat.Sementara Adi hanya menanggapinya dengan senyuman.


"Dokter Egi Juan Putra yang terhormat saya disini pasien loh,..kok saya malah diusir?" Tanyanya kemudian yang kemudian mereka tergelak.


" Ya udah ya udah...Saya pamit...hehe....takut mengganggu pengantin yang baru ketemu.Hahaha..." Ujarnya kemudian pergi meninggalkan kedua insan itu.


Setelah kepergian Juan,Adi kembali memeluk sang pujaan yang sangat ia rindukan.


" Kamu kangen gak sama aku?" Tanyanya sembari menatap pada sang gadis.


" Ck...pertanyaan apa sih?"


" Jawab aja.Jujur...hem?"


" E'em.Kangen bangat..."


" Terus...kenapa pake drama segala? Kenapa kamu gak langsung bilang iya aku Aisha.Pake nyamar jadi Aisyah lagi" Rungut Adi.


" Em...kalo gak gitu, aku kan gak tau seberapa sayang dan cintanya kamu sama aku.Tapi emang benar sih...kamu gak cinta sama aku buktinya ada Tya." Dan hal itu berhasil membuat Adi mengerutkan dahinya.


" Ya Allah Sha..." Ujarnya menyugar rambutnya.


" Aku bercanda haha.." Ujarnya kemudian menenggelamkan kepalanya pada dada sang suami.


" Aku sayang kamu Di.."


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa jejaknya yah...


__ADS_2