
Slamat membaca ya..😊😊😊
saat mereka saling memandang.desiran darah keduanya jadi panas dingin seketika jantung keduanya berdebar kencang..
Aish pun akhirnya memalingkan wajahnya.menghindari tatapan adi.
adi malah memegang kedua belah pipi aish dgn lembut.dan langsung mencium bibir aish.
aish berusaha mendorong adi saat adi mulai mel***t bibir kenyalnya.namun hasilnya nihil karena adi tetap lebih kuat darinya.
saat ciuman itu adi kuasai aish akhirnya membalasnya.setelah ciuman panas itu mereka lanjut kesesi berikutnya.
keduanya mengatur nafas dulu.karena kehabisan oksigen.barulah adi melepas baju kaos nya..lalu kemudian membantu aish melepaskan pakeannya..dan ia masuk dlm pelukan aish dgn mendesah..dan memulai aksinya menciumi leher aish kemudian makin kebawah makin ke bawah dan sampe pada inti.
Aish mendesah saat adi masih bermain dgn tubuhnya.lalu kemudian adi baring di samping aish.
" lanjut gk nih?" aish melirik adi tajam.
" oke faham.." dan melepas celananya.
" baca doa di.."
" gw gk.tau doanya.bismillah aja udah.." aish menutup tubuhnya dan adi dgn selimut lalu berbisik di telinga adi.
" bismillahi allohumma janniba saytona.wajannabis saytona marojaktana.bisa kan di.." adi tersenyum lucu aja baginya sudah saat seperti ini masih sempat aish ingat tentang baca doa.iapun mngucapkan doa itu pelan.
dan terjadilah apa yg terjadi.
setelahnya adi membelai rambut aish yg masih menutup matanya.
" enak kan.?" goda adi
" apaan sih.." jawab gelik aish yg masih nutup mata
" kenapa nutup mata sih.."
" gw malu tatapan sama lo.."
" ngapain malu..memang harusnya gitu. kemaren gini juga gk?"
" enggak.tadi versi adi yg lembut yg kemaren versi singa ngamuk.." ledek aish.adi tertawa gelik mendengarnya.
kemudian adi mengecup bibir aish.dan kemudian menutup matanya.
" udah mau tidur..whudu dulu." suruh aish
adi malah bingung.
" kalo gk mandi setidaknya whudu dulu.biar setan gk.ikut dlm tidur." jelas aish
setelah itu aish meraih bajunya.yg berserakan di bawah ranjang karena ulah mereka.
Aish pun pergi ke kamar mandi dgn jalan pelan.
dan setelahnya mereka tidur berdekapan
subuh harinya aish terbangun dari tidurnya.lalu mengecup bibir adi kemudian pergi kekamar mandi guna membersihkan diri.setelahnya aish membangunkan adi.
__ADS_1
" di..bangun..sholat.." sambil menggoyangkan bahu adi..dan adi hanya berdehem khas suara orang yg diganggu tidurnya.
" bangun gk lo.gw siram ntar nih.." kmudian aish mau pergi tapi adi menarik pinggangnya dan membawa aish dlm dekapannya.dan terjadil lagi..yg dia inginkan.
pagi harinya.
" jam berapa di?" tanya aish setelah membuka matanya.adi pun meraih hpnya yg ada di meja samping ranjang.dgn malasnya adi membuka matanya.
"07.21"
" ya ampun.." seketika duduk.dan memegangi selimut yg menutup tubuhnya.
" gara gara lo nih.gw jadi gk sholat subuh.." menyalahkan adi
" kok salah gw sih.lagian gk papa kok."
" gk papa apanya.80 tahun neraka tuh sekali gk sholat.emang lo mau di neraka?" tanyanya ke adi.adi pun menggeleng
" sehari di akhirat sama dengan 100 thn di dunia loh di.bisa dibayangin gk ngerinya neraka tuh.."
" iya..ngeri bangat itu mah..seram."
...****************...
setelah beberapa jam dlm kamar .mama salvi terlihat di ambang pintu kamar mereka.yg sedang menunggu mereka turun dari tadi.
" mama..kenapa yah..?" tanya adi sedikit gugup karena ia masih dlm keadaan bertelanjang dada karena baru selesai mandi itu terlihat jelas saat itu karena masih ada handuk yg membalut bagian bawahnya.
sementara aish duduk di sisi ranjang sambil mengeringkan rambutnya dgn handuknya.seakan sedang tertagkap basah aish hanya bisa menunduk malu.
" e em..i.itu.." gugup mama salvi seketika saat melihat keadaan anak dan mantunya itu.
" ah..ketahuan deh.." kesal aish
adi malah tersenyum menyerigai.lalu menjawil hidung aish
" malu..?" goda adi
" bangat." malas aish
" gk papa...ntar kita pindah rumah.." sambil memasang celananya.
...****************...
" kenapa yah tadi yah tadi ma?" tanya adi saat sudah duduk di sofa
" em..gk ada.cuman tadi mama nungguin kalian sarapan tapi ya udah lah..em..maaf tadi asal masuk aja..gk tau kalo..ah udahlah..aisha mana?" tanya mama salvi saat tak melihat keberadaan aisha.dan untuk menghilangkan rasa canggung yg terjadi.saat ini.
" masih di kamar." jawab adi datar
" oh..ya udah.mama mau lihat aisha dulu."
" ngapain?" kaget adi mendengar perkataan mamanya.
sambil menepuk punggung adi.
" kamu ini.." tanpa jawaban yg jelas mama salvi meninggalkan adi.yg masih bingung.
__ADS_1
tok
tok.
" aisha boleh mama masuk..?" tanya mama salvi di balik pintu.
" ah..iya.masuk aja ma.." setelah mama salvi masuk.ia menghampiri aish dan duduk disamping aish dan membelai rambut aish yg masih setengah basah.
Aish sangat canggung dan hanya bisa menunduk malu.
mama salvi menangkap maksud anak mantunya itu lalu kemudian memegang dagu aish.
" gk papa..mama ngerti kok yg kamu rasakan.mama ada obat buat ilangin nyerinya.ini.." sambil memberikan sebuah pil ke tapak tangan aish seketika muka aish udah kek udang rebus karena malu.
" kamu gk usah malu aisha..gk papa" sambil tersenyum.aish pun membalas senyuman itu dgn canggung.
...****************...
keesokannya.
" ma adi udah mutuskan pindah rumah ma..."
" tapi kenapa? kamu gk betah tinggal di rumah ini..?"
" bukan gitu ma.tapi.kan papa yg bilang adi.harus mandiri bisa membangun keluarga adi.sendiri dan menurut adi ya di mulai.dari sini.."
" emangnya kalian mau pindah kemana?"
" ke arah timur.dekat dgn panrai...adi udah beliin rumah disana."
" loh kapan di.perasaan lo gk pernah bilang gw.." celetuk aish
" memang gk pernah..nah..uang tabungan gw selama ini..yah itu gw beliin rumah.makanya gw gk mau beli mobil dulu.bagi adi rumah pertama baru kendaraan..lagian motor masih bisa pake kok." jelas adi panjang lebar
" ke arah timur ya di.bukannya jauh bangat ya ke tempat kerja."
" lo kan ada mobil" aish hanya menghela nafas dan menekuk wajahnya.
" aisha gk setuju loh di..disini aja ngapain pindah pindah.." ujar mama salvi
" mama..adi itu harus mandiri.aisha juga..jadi semuanya di awali dari sekarang."
setelah cukup.lama berdebat akhirnya mama salvi harus merelakan adi dan aish pindah rumah.dan sekarang mereka tengah bersiap pergi.
" hati hati lo.."
" iya.mama jangan sedih gitu dong.lagian kita bakal sering kesini kok..kerjaan adi dan aisha kan dekat sini.."
" iya iya.asal.benar aja tu omongannya.."
" sip.bisa dijamin" setelahnya aish menyalam tangan mama salvi.
merekapun berlalu meninggalkan mama salvi.
...****************...
" selamat datang di rumah baru.kita.." sambil membuka pintu rumah dan mempersilahkan aisha masuk.duluan.
__ADS_1
Bersambung
like n komen ya gaess