
Slamat membaca ya....😊😊😊
Aish mendapat pesan chat dari rangga jika adi sekarang sedang dalam keadaan mabuk berat dan tengah berduaan dgn wanita malam di sebuah bar.
Aish menghela nafas panjang membaca chat itu.setelah berpikir keras akhirnya aish mau pergi menjemput adi kesana.
setelah turun dari anak tangga aish mendapati tiara yg masih duduk nungguin adi pulang.
" lo mau kemana ish?"
" mau jemput adi ke bar." sontak saja tiara kaget dan tak percaya.
" maksud lo apa ish?" herannya penasaran
" lo gk tau adi punya sisi buruk sering mabok dan mainin cewek" jawabnya datar
tiara makin tidak percaya.
" sebenarnya lo pernah pacaran gk sih sama dia?"
" em..tapi gw benar benar gk tau adi seburuk itu"
" hem..ya udah gw jalan dulu.mau ikut?"
tiara pun dgn cepat menolaknya.akhirnya aish pun pergi.
...****************...
" aish..adi masih di dlm sana.gk enak nih gw..soalnya udah nyusahin lo datang kesini. " ujar rangga saat sudah melihat aish yg baru turun dari mobilnya.
setelah nya mereka pun langsung masuk ke dlm ruangan itu.mereka pun menemui adi yg masih dlm keadaan terlelap tidur tak sadarkan diri.
dan seorang wanita baru saja keluar dari sebuah kamar mandi yg ada di kamar itu.seorang wanita yg sangat dikenali aish.
" ups...ada bini nya disini.pertama kali dlm sejarah nih ada bini yg jemputin lakinya yg lagi tiduran bareng cewek lain." ujar nya menyerigai sambil memegangi handuknya yg masih terlilit di badannya.
" dasar perempuan j****g gk tau malu."
" gw yg gk tau malu atau laki lo yg gk tau diri"
Aish tak menghiraukannya lagi dan cepat cepat memasangkan pakean adi."sabar aisha sabar.." batin aish
sebenarnya helen juga tak sepenuhnya salah karena memang adi sendiri yg kurang bersyukur punya istri cantik masih aja gatal.pikir aish dlm batin.
" tolongin nga." ujar aish sambil mencoba mendudukkan adi.
" eits...jangan asal pergi dulu dong.laki lo belom bayar gw." ujarnya tanpa malu
Aish menahan emosinya saat ini lalu mengeluarkan uang dari saku celana adi lalu menghamburkannya begitu saja.
" ambil uangmu dan tolong..jangan pernah temui adi lagi" ucapan aish sedikit bergetar sambil mencoba memapah adi dan segera di bantu oleh rangga.
__ADS_1
...****************...
Aish tak sengaja menitikkan air matanya.mengingat kejadian tadi.
rangga yg melihat itu segera memberikan tisu pada aish.ada rasa sakit tersendiri bagi rangga melihat air mata dari seorang aisha.
" sabar lah ish...namanya juga adi itu pria normal.nah lo nya lagi hamil lagian...ini bukan pertama kalinya juga lo liat adi bareng cewek tadi." ujar rangga ug masih menyetir
" iya.lo sih enak ngomong..karena lo gk rasain apa yg gw rasain.pikir logika aja deh..pantas gk kelakuan adi ini?" sambil melap wajahnya.
" em..sori gw gk mau ikut campur.ntar kalo adi udah sadar baru sosor dia..gw gk tau apa apa?" jawabnya mengalihkan pembicaraan.
...****************...
setibanya aish dan rangga memapah adi ke kamarnya. dan membaringkan adi di kasurnya.
" makasih ya nga."
" yop.gw langsung cabut nih.gw bawa mobil lo dulu yah.."
" em.ati ati.." ujar aish dan rangga pun berlalu pergi.
setelah itu aish pergi ke dapur mengambil air hangat.setelah minum ia menghembuskan nafasnya panjang.
...****************...
" iya tau.lo sih gk rasain yg gw rasain.."
" gitu amat ngomongnya.gw pernah kali berada di posisi lo"
"em.lo nya aja yg gk tau..mereka mah sama doang.sama suka mabok dan suka perempuan ja***g. itu keknya udah resiko punya suami ganteng ish.."
" em..gk tau juga ya syl.rangga mungkin berbeda dgn adi." lalu sedikit kaget melihat adi yg kini tengah berdiri di depannya.
" udah dulu syl.adi dah bangun." sambil menutup panggilan.
" buat laporan apa lo?" tanya adi menatap tajam pada aish.aish pun membalas tatapan tajam itu.
" laporan.enggak gw gk laporin lo."
" hum..mulai boong terus.." ketus adi
" kalo gw mau..gw pasti dari dulu udah ngadu.tapi..gw masih sayang sama lo.." sambil berlalu lalu membalikkan badannya
" dan satu lagi..gw belom mau lo mati.gw gk mau anak gw lahir tanpa mengenal papanya.hati hati di sekali gw ngadu nyawa lo bisa jadi taruhan..jangan sepelekan gw.gw masih punya kakak" lalu pergi ninggalin adi.
adi sangat kesal dgn ucapan aish lalu meninju jendela kaca yg berada di sampingnya itu.
dar..
kaca itupun pecah berserakan.aish yg melihat itu memilih diam dan menghela napas dan sebelum ia jadi sasaran emosi ia pun pergi ke bawah.
__ADS_1
sambil menenangkan diri aish mengunyah buah apelnya karena ia tak bisa bohong kalo lagi kesal pen makan terus bawaannya.
aish semakin lahap aja makannya saat melirik adi yg baru saja menuruni tangga.
" uhh..tiara ada liat hp gw gk?" tanya adi meninggikan suaranya.sambil masuk kekamar tiara.
sebenarnya dlm hatinya ia mengamuk pada aish tapi gk taunya malah nama tiara jadi pelampiasan.
" ra dengar gk sih gw ngomong?"
" enggak.lo keluar deh..sebelum gw nampar lo" jawaban kesal dari tiara membuat adi mengerutkan dahinya.
" tega ya lo di.bisa bisanya lo berduaan cewek lain lagi..jujur di lo manusia ternuruk yang pernah gw kenal" suara tiara meninggi sampai aish pun mendengarnya
" duhh..malah berantam.ah..gk ikut ikutan gw.." sambil mengunyah buah apelnya lagi
" lo bisa gk jelasin kenapa? apa gk puas lo udah nyakitin gw di.aisha terus siapa lagi nantinya yg akan lo jadiin korban"
" napa sebut sebut nama gw sih.ahh..cabut ah..ntar gw jadi sasaran lagi." sambil berdiri dan mau menaiki tangga tapi adi dan tiara sudah ada di ruangan ini.
" apa? lepasin gw" sambil menampik tangan adi.
" ra..gw gk seperti yg lo pikir..ra gw"
plak
tiara menampar adi dgn sangat keras.aish yg melihat itu mengernyitkan keningnya lalu membalikkan badannya.lalu dgn cepat menaiki tangga.
" gw gk mau jadi korban kdrt" desisnya ngeri melihat emosi adi yg sudah menjadi jadi.
" tiara.." sambil menarik tangan pemilik nama.
" apaan sih.lepas." dan saat itu juga dabin masuk rumah mereka.yg sebelumnya ternyata di hubungi tiara.
" tiara.lo gk papa?"
" gk papa.udah yok" sambil berjalan menghampiri dabin dan mereka pun pergi.
adi semakin marah dan meluapkannya pada barang barang yg ada di atas meja itu.
dar
semua barang berserakan dan pecah.seketika ia sadar ada sepasang mata yg sedang memperhatikannya.
sadar adi menatapnya aish pun membalikkan badannya.
" huhh..tiara.." sambil pergi ngejar tiara
" em..pernikahan dgn cinta.bahkan ia gk mempedulikanku sebagai istri sah nya.tapi ia begitu ingin tiara mendengar kannya.karena cintanya hanya untuk tiara"
ujarnya lirih dan terasa sesak di hatinya.
__ADS_1
Bersambung
like n komen ya gaess