
Slamat membaca ya..😊😊😊
Terlepas menjadi korban dari sang mantan.tiara mengurung dirinya di kamar mandi menyiram dirinya di bawah shower.tiara begitu lemah sekarang ia terjatuh dalam tangisannya.
sambil memeluk dirinya" ya tuhan...apa yg sudah ku lakukan...aku sudah ternoda." ujarnya lirih dan sangat sendu.
sementara adi yg sudah sadar 98% menyesali diri.ia melempar semua barang yg ada di meja ruang tamu mereka sehingga barang jatuh pecah berserakan.
" ahg.." sambil melempar sebuah barang yg hampir saja mengenai aish yg baru saja keluar dari kamar mereka karena mendengar kerusuhan tadi.
" lo gila ya.lo mau bunuh gw.." kesal aish sambil menghampiri adi.
" tinggalkan gw" pinta adi yg memegangi kepalanya.
" lo kenapa sih" bingung aish
" tinggalkan gw" bentak adi yg membuat hati aish teriris.tak terasa air matanya menetes dan berlari pergi meninggalkan adi.
" salah gw apa?" lirih aish dlm tangisnya dan ilham datang menghampiri dan menghapus air mata aish dgn jemari nya.
" jangan cengeng deh.apa apa nangis dikit dikit nangis..masalah lo apa kali ini?" tanya ilham.
" adi marah marah gk jelas.gw gk tau letak kesalahan gw dimana?" curhat aish dan itu membuat ilham dendam kpd adi.ia tak terima jika adi menyakiti perasaan aish.orang yg ia cintai.
...****************...
bugh
sebuah tonjokan mendarat di pipi adi.disaat ia saja baru sampe di kantornya.adi jelas saja tak terima apalagi emosinya saat ini belom terkontol.
bugh
sebuah tonjokan mendarat di pipi ilham.setelah sebelumnya adi bangkit dari lantai langsung ia menghantam ilham habis habisan.
bugh
bugh
bugh
perkelehaian diantara keduanya akhirnya terlihat oleh aish.
aish pun segera melerai mereka namun tidak ada satupun yg mau mendengarnya hingga..
bugh
sebuah tonjokan melenceng ke wajahnya yg cantik.ia pun segera meringis kesakitan barulah dua orang itu berhenti.
" sha maaf..gk sengaja tadinya mau ke ilham.." ucap adi bersalah atas apa yg telah ia lakukan.
" kalian udah puas..kalian kenapa sih...kek anak kecil main otot mulu.pernah gk kalian mikir aku yg selalu jadi korban perkelahian kalian" ungkap aish sambil memegangi pipinya.
adi memegang pipi aish ingin melihatnya tapi aish segera berpaling dan pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
ilham mengepalkan tinjunya dan
bugh
ia meninju pipi adi sekali lagi atas balasan yg terjadi pada aish.ia pun segera pergi mengejar aish.
" ihh.." kesal adi.
...****************...
syla mengompres pipi aish dgn air hangat yg kini ada di meja.
"kenapa jadi seperti ini?" tanya syla menatapi aish namun tangannya masih memeras handuk kecil itu dan menempelkannya kepipi aish.
"gw gk tau.keknya mereka berdua punya dendam masing masing." jawab aish pelan.
di tengah kesakitan yg ia rasakan ia tiba tiba mual pengen muntah.
" huek.." syla memandanginya cukup lama dan segera memijit tengkuk aish.
" kenapa ish..?" tanya syla
" gk tau.masuk angin kali ya.gara gara perjalanan malam keknya."
" oh..gw kira.." terpotong
" apanya" syla menggelengkan kepalanya.
...****************...
saat mereka telah berdua saja dikamar adi mengawaskan rambut aish yg menutupi sebagian wajahnya.dan memperhatikan pipi aish bekas tonjokannya tadi.
" maaf ya sha gw gk sengaja." ujar adi.
" udah gk papa.dikompres syla tadi." sahut aish
" sekali lagi maaf ya sha..soalnya si ilham itu ngesalin bangat." jawab adi seadanya
" hem..bisa dipahami.kamu memang lagi masa emosian sekarang gk tau deh penyebabnya apa?" jawab aish.
...****************...
saat sudah berada di ruang tamu aish dan adi pamit pada mama dan papa.tapi mama salvi melarang mereka pulang karena sudah jam sudah menunjukkan 21.00
" udah larut.nginap disini aja" suruh mama salvi dan mau tak mau adi harus mengiyakan sebab aish juga malas mau pulang malam lagi karena ia mual terus dibuatnya.
...****************...
Aish membuka laptopnya sambil baringan di sofa ruang tamu.sementara adi memilih duduk di lantai yg beralas karpet itu sambil melihat isi laptopnya yg ditaruh dipangkuannya.
sedang kedua insan itu sibuk dgn laptponya masing masing mama salvi hanya bisa diam menatapi keduanya bergantian sementara papa rey sudah tidur terlebih dulu karena besok harus berangkat lagi ke luar jawa.
" di.kepengen makan bubur deh" ujar aish tiba tiba yg langsung di balas dgn lirikan mata adi.
__ADS_1
" yakin.malam malam gini?" tanyanya kemudian.
" e em..beliin ya.." pinta aish
" gk ah.malas gw.kerjaan gw juga belum kelar" jawab datar adi.
" kan ditinggal sebentar bisa adi.udah sana kasian aisha nya lagi pengen" ucap mama salvi membela aish dgn malasnya adi pun bangkit dari duduknya.
" kunci mana?" tanya adi
" itu dekat tivi" jawab aish sambil tersenyum.
" kunci motor gw..malas gw pake mobil susah parkirinnya." ujar adi lalu aish mengambilkan kunci motor adi yg ada di kamar mereka.sebab kemaren adi meninggalkan motornya di rumah mama salvi karena ingin pulang bareng aish.
setelah aish memberikan kunci motor itu.adi pun segera berlalu..dan keadaan hening seketika karena aish masih sibuk dgn laptopnya.
beberapa kemudian adi datang dgn membawakan bubur kacang ijo pesanan aish tadi.dan memberikannya pada aish kemudian ia beranjak ke dapur mengambil mangkok dan sendok.
setelah menuangkannya ke dalam mangkok aish mnyuapkan bubur itu ke mulutnya.
" hekm..kok rasanya gini yah.." dgn wajahnya yg sudah tak karuan.sementara mama salvi santai aja memakan buburnya tanpa komplen.
" cobain deh di." menawarkan kpd adi
" enggak gk gk." tolak adi.
" sikit ajah.." ketus aish.dan dgn malasnya ia membuka mulutnya dan disuapi aish.
" em..rasanya kok gini.manis bangat..kebanyakan gula nih.." protes adi.
dan akhirnya makanan itu pun gk ada yg makan.
"lagian lo.ntah ngapain mau makanan manis malam malam gini ya gk enaklah.." protes adi.aish malah memasang muka cemberutnya.
" kok tiba tiba gw pengen makan yg segar asem ya..kepengen makan belimbing" kata aish seketika adi memasang muka masam mendengar nama belimbing itu membuatnya ngilu sendiri.
" aneh aneh lagi permintaan sha.malam nih.." kata adi
namun mama salvi malah senyum senyum sendiri mendengar aish yg kepengen makan belimbing.
" kamu lagi ngidam ya sha.." ujar mama salvi yg membuat aish melotot seketika.
" enggak.enggak kok ma." sergah aish
"yakin kamu udah periksa.tanggal datang bulannya pas?" pertanyaan mama salvi membuat aish berfikir sejenak lalu kemudian tertawa.
" hehe kalo soal telat datang bulan mah..udah biasa kok ma.kata dokter hormon aish agak bermasalah.." ujar aish
" hem..tapi kan sewaktu kamu masih gadis..sekarang kan kamu udah nikah..?" ujar mama salvi
Aish dan adi saling beradu pandang seakan sedang bertanya satu sama lain tapi dgn tatapan mata.
Bersambung
__ADS_1
like n komen ya