
...🌹Happy Reading🌹...
" Sha.Tolong jelaskan sama aku kenapa kamu harus berpura pura tidak mengenaliku selama ini?" Tanyanya sembari menyuap makanan pada istrinya.
" Panjang ceritanya Di...tapi aku benaran pernah lupa sama kamu.Dan untungnya...kita masih dipertemukan Allah ya Di.Em..tapi..sebenarnya kita masih sah suami istri gak sih?"
"Uhuk uhuk.." Pertanyaan Aisha benar benar membuat Adi terkejut bukan main.
" Maaf maaf..." Ujarnya sembari menepuk tengkuk Adi.
Dibeberapa menit berikutnya hening,Mereka enggan membuka suara karena canggung dari pertanyaan tadi..Karena memang pertanyaan itu memang ada benarnya..Apakah mereka masih sah suami istri, Sementara dulu Adi hampir saja mentalak Aisha yang mana hari itu adalah hari perpisahan mereka yang menyayat hati.
" Eem...Di." Ujarnya membuka suara.
" Iya" Jawabnya singkat.
" Udah 3 tahun lebih...Apakah kita masih bisa dibilang suami istri? Maaf aku nanya ini lagi,Tapi ini mengganggu pikiran aku Di...aku ingin jawabannya."
" Em...Sha...aku kan gak pernah talak kamu."
" Tapi kan kamu udah ada niat waktu itu."
" Iya.Sebelum aku tau aku benaran cinta sama kamu.Lagian udahlah gak usah dibahas lagi."Ujarnya menggemgam tangan Aisha.
" Gak bisa Adi.Gimana kalo kita itu udah gak sah? Tentunya itu bakal jadi dosa Di.Plislah...kamu kan biasanya paling bisa tuh soal hadist.Cari tau kek hadist nya gimana?" Oceh Aisha yang semakin membuat Adi senyum senyum sendiri.
"Ihh...dibilangi malah senyum senyum sendiri.Kek orgil tau gak?"
" E'em...aku gila karna kamu." Ujarnya sembari mengusek kepala sang gadis gemas.
" Em..habis tuh jawaban dari pertanyaan aku apa?"
" Gak ada talak diantara kita.Maka, kita masih sah suami istri...sayang...islam itu selain indah juga mudah kok semua dibahas dengan detail.Kita pisah karena kamu dinyatakan hilang tapi aku gak pernah ngucapin kata talak.Dan yang waktu itu...kamu benar Tiara yang menginginkannya.Bukan dari hati aku.
Aku sangat bersyukur dipertemukan sama kamu lagi Sha.Sekarang selain wajah kamu yang masih cantik seperti dulu.Kamu juga udah pake hijab.Coba dari dulu kamu kek gini kan aku gak bakalan suka sama cewek lain."
" Ck...nyalahin aku lagi tuh.Emang dasarnya kamu BUAYA CAP KADAL BIN BIAWAK"Ujarnya menekankan kata kata mutiara itu.
" Haha...lengkap bangat dah.Besok apaan lagi? Tokek? Cicak?atau bahkan Predator?"
__ADS_1
" Bisa jadi?" Ucapnya mengerucutkan bibirnya selanjutnya mereka pun tergelak.
Tok
Tok
"Assalamualaikum...cie...yang udah balikan?" Goda Amira sembari meletakkan keranjang buah di atas meja.
" Walaikumsalam " Jawab keduanya hampir barengan.
"Kok kamu bisa tau kita disini?"Tanyanya kemudian menatap Amira yang kini duduk disamping Aisha.
" Mas lupa, Mas Juan kan ada...;"
Ujarnya merapikan hijabnya.Kemudian meraih tangan Aisha."Gimana keadaan mu mbak...?"
"Alhamdulillah...sudah baikan.Aku cuma kebentur sikit kok, tenang aja.Nunggu infus habis udah bisa pulang kok."
"Syukurlah.."jawabnya lega mengusap dadanya..
"Tunggu dulu...kalian kok bisa akrab, meski kini sudah jadi Aisha?" Pertanyaan itu malah membuat kedua wanita itu tertawa.
"Maksudnya...selama ini kalian...?"
" Maaf Di...aku harus lakukan itu, Demi keselamatan kamu juga.Karena kamu gak tau kan ada bahaya yang selalu ngincar kamu setiap saat kalo dekat aku terus...em.Maksud aku Helen udah pernah keluar dari penjara katanya karena melarikan diri tapi alhamdulillah sekarang dia udah ditangkap lagi.Kamu kan tau begitu banyak orang yang gak suka sama aku."
" Em...tapi gak gini caranya Sha...tolonglah kamu cerita sama aku, apa yang sebenarnya terjadi sama kamu...?"
" Oke.Em...Hari itu...pagi saat kamu pergi ninggalin aku dirumah,niatnya aku mau nyusul kamu tapi tiba tiba ada orang yang nabrak aku.Aku sempat melihat wajahnya dan itu adalah Jhon dan kamu tau...aku tiba tiba ditolong oleh Rangga, aku gak tau sejak kapan dia ada disana tapi aku masih bisa dengar kalo itu suara Rangga sebelum akhirnya aku pingsan.
Saat aku sudah sadar;bangun bangun aku udah ada di gudang gelap kumuh gitu...dan lagi lagi ada Rangga disana.Rangga mempermainkan aku...dia...dia...
"Dia kenapa Sha?" Tanyanya penasaran menatap Aisha yang terlihat seperti prang ketakutan.
Tiba tiba Aisha pun menangis yang dengan cepat dapat pelukan hangat dari sang suami.
." Ada apa Sha...?Rangga ngapain kamu...?"
" R rangga merusakku Di...hiks..."Suara Aisha terbata dalam tangisnya.Setelahnya Aisha melepaskan dekapan Adi sembari menundukkan kepalanya, Sesekali ia menyeka air matanya.
__ADS_1
" Kamu tau...Rangga teman bejat kamu itu, Mengambil kehormatanku dan membuangku di kedalaman jurang.Setelahnya aku gak ingat apa apa" Lirihnya sendu masih dengan tangisannya.
Adi yang mendengar penjelasan Aisha seketika, mengepalkan tinjunya.
" Semua akan terbayarkan Nga" Bathinnya berteriak.
" Setelahnya apa yang terjadi mbak?" Tanya Amira menggemgam tangan Aisha.
"Setelahnya..."
Flash back on
Seorang bapak tengah mencari kayu bakar dihutan.Bermodalkan sebilah parang dan seutas tali untuk mengikat kayu bakarnya nanti.Bapak itu terlihat lelah sekali dan akhirnya memilih untuk beristirahat dibawah pohon rindang.
" Ah...panas sekali" Ujarnya sembari mengipas ngipaskan topinya didepan wajahnya.Sembari menyandarkan punggungnya di pohon itu.Semilir angin pun bertiup menyapu wajahnya.
Tiba tiba atensinya teralihkan dengan sebuah kain yang baru ia lihat, ia pun akhirnya berdiri dan menghampiri kain itu.
" Ya allah...apa ada orang yang jatuh disini...?"Tanyanya menautkan alisnya yang melihat kain berlumur darah tersebut.Buru buru ia pun mengambil kembali kayu bakarnya yang sudah rapih terikat.Ia pun mulai bergegas dari sana hingga ia tidak sengaja melihat sesosok tubuh yang tergeletak di semak semak belukar.
" Astaqfirullohalazim"ucapnua seraya melemparkan kayu bakarnya kesembarang arah.Kemudian ia mengelus dadanya berulang ulang dan terus mengucapkan istighfar.
Dengan ragu akhirnya ia pun mendekati sesosok tubuh itu." Astaqfirulloh...apa dia korban kecelakaan lalu lintas...?" tanyanya bermonolog sendiri kemudian ia pun meraih tangan seorang gadis itu untuk memeriksa nadinya.
" Alhamdulillah dia masih hidup" Ujarnya penuh syukur.Kemudian tanpa berpikir panjang lagi,ia pun menggendong gadis itu dipunggunggnya tanpa memedulikan lagi kayu bakarnya.
" Assalamualaikum...buk,tolong bukain pintunya"
" Walaikumsalam..." ujarnya sembari membukakan pintu dan betapa terkejutnya ia melihat suaminya yang membawa seseorang yang lagi keadaan kritis.Mereka pun segera membawa gadis itu kekamar putri mereka.
" Astaqfirulloh pak...siapa gadis ini...?"
" Entahlah buk, bapak menemukannya dihutan tadi.Kalau dia bukan korban kecelakaan mungkin bisa jadi bunuh diri buk."
" Issh...atuh pak.Pamali, gak boleh soudzon sama orang." ujarnya menepuk tangan suaminya.
" Kasihan kamu nak..."
Bersambung
__ADS_1
Tinggalkan jejak kalian yah.💕💕