
💕HAPPY READING 💕
🌹
Aisyah kembali di buat bingung oleh keadaan yang selalu membuat ia tak sadarkan diri saat mencoba ingat sesuatu tentang masa lalunya.Semakin hari semakin jelas saja jika Adi mungkin ada sangkut pautnya dengan masa lalunya.Tapi apa?
Sementara ia masih menerka nerka apa yang sebenarnya terjadi, hari ini ia di pertemukan kembali dengan Adi di sebuah mall.
Adi sedang menunggui Amira yang masih berbelanja.Sementara Adi menunggu di sebuah cafe yang ada di mall itu.Ia kini menggendong Baby tya dan mengajaknya bermain.
Aisyah yang melihat semua adegan itu merasa heran pada bayi yang ada di pangkuan Adi.Karena sejak kemarin ia belum pernah melihat bayi itu.Karena penasaran akhirnya ia pun menghampiri Adi dgn raut wajah melengkung kan senyum manis di bibirnya.
" MÃ s Adi.." Ujarnya sembari duduk di depan Adi yang di skat dengan adanya meja.
" A aisyah.."
" Iya mas..anak ini..?" Aisyah tak melanjutkan ucapannya karena takut Adi akan tersinggung.
" Oh..tya..Dia anakku syah.Mamanya udah meninggal sejak umurnya masih dua minggu." Ujarnya yang justru membuat Aisyah bingung.
" Maksud mas...istri mas meninggal gitu? Ya allah..sabar ya mas.Anak mas manis lagi..kasihan.." Ujarnya sembari mengelus pipi lembut bayi mungil itu.
" Iya syah.Makasih.."
" Kalo boleh tau..nama istri mas siapa?" Tanyanya ingun mengetahui kebenaran.
" Hem..Tiara.Kenapa? Ada apa? " Tanyanya beruntun.
" Em.Enggak kok.Gak papa mas.."
" Tiara..em..berarti gak ada hubungannya dengan ku" bathinnya.
" Ada apa Aisyah?" Tanya Adi kemudian yang berhasil membuat Aisyah sadar dari lamunannya pada saat yang sama Amira tiba tiba muncul.
" Eh..ada mbak Aisyah.." Ujarnya sembari menggendong Tya.
" Iya." Singkatnya.
Kemudian mereka berdua kembali belanja.Sebenarnya Aisyah menolak tapi karena terus di minta Mira akhirnya ia mau menemani Mira berbelanja.Kembali Adi sendiri bersama tya.
" Mbak..yang ini bagus deh.Mbak coba ya" Pinta Mira pada Aisyah saat mereka menemukan baju couple dengan hijabnya.
Aisyah pun segera ke ruang ganti untuk mencoba baju itu.Namun karena kesulitan mengancingi bajunya yang kancingnya di belakang membuat ia terpaksa memanggil Amira untuk membantunya.
" Mbak mir..tolong saya sebentar mbak" Ujarnya dari balik pintu ruang ganti.
" Ada apa mbak?" Tanya mira.
__ADS_1
" Masuk aja dulu mbak." Pintanya yang kemudian diiyakan oleh Mira.
Setelah Mira masuk, Mira terkejut mendapati Aisyah yang begitu mirip dengan Aisha istrinya Adi yang telah meninggal.
" Ada apa mbak?" Tanyanya yang melihat Mira mematung ditempat.
" A aisha.." Ujarnya pelan.
" Kenapa mbak?"
" Mbak Aisyah..mirip bangat sama Aisha.Kalo mbaknya gak pake hijab." Ujarnya menjelaskan.Aisyah semakin heran siapa Aisha? Apa ada hubungannya dengan Adi.
" Aisha siapa?"
" Almarhumah istrinya mas Adi.Saya begitu yakin mbak..Mbak sangat mirip dengan beliau." Ujarnya kini berurai air mata.
" Terus kenapa mbak nangis?"
" Mas Adi.Sampai sekarang masih berharap akan ada keajaiban dengan kehadiran Aisha mbak.Mbak mau gak bantu saya..bantu saya untuk membuat mas Adi senang dengan keajaiban ini" Ujarnya sembari mengancingi baju Aisyah.
Sementara aisyah masih bingung.Kenapa Aisha bukannya Adi sendiri yang bilang nama istrinya Tiara bukan Aisha.
Ia juga bingung kenapa Mira menyebutnya mirip dengan Aisha istrinya Adi.
Selanjutnya Aisyah kembali memasang hijabnya tanpa menjawab pertanyaan dari Mira.Hingga Mira kembali menanyakan hal yang sama.
" Gimana mbak?" Tanyanya kembali
Mereka pun keluar dari sana dan menemui Adi setelah membayar belanjaan mereka di kasir.
Akhirnya mereka pun pulang bersama dengan Mira yang menyetir mobil sementara Adi ada disampingnya memangku Tya dan Aisyah duduk di belakang.
Hening tidak ada percakapan diantara mereka hingga mereka sudah hampir sampai ke gang rumah Adi.
" Mbak Aisyah siapkan?" Tanyanya menatap Aisyah sekejap dan kembali pokus menyetir.
" Siap untuk Mir?" Bukan Aisyah yang bertanya melainkan Adi yang merasa heran dengan pertanyaan dari mira tersebut.
" Gak papa mas" Ucapnya berbohong menutupi kebenaran yang tlah direncanakannya..
Akhirnya mereka pun tiba di kediaman Reyvand.Amira pun membañtu Adi turun dan segera menggendong tya ia juga mempersilahkan Aisyah turun dari mobil.Sementara Adi langsung beranjak memasuki rumah.
" Mbak..saat ini, di dalam rumah lagi ada tante Salvia sama om Rey.Dan aku yakin mereka akan mengira jika mbak ni adalah Aisha bukan Aisyah..mbak saya minta mbak bersikap seperti biasa aja ya mbak.Jika memang mbak Aisyah bukan Aisha maka semua akan terjawab disini." Ujarnya sembari mengangguk pasti, Aisyah pun menuruni mobil itu ada perasaan tak karuan dihatinya.
Ingin rasanya ia pulang saja saat ini.Karena melihat bangunan rumah Adi saja sudah seakan membuatnya sedikit pusing.
Meski dengan keadaan itu Amira pun tetap mengajak Aisyah masuk kedalam rumah yang mana disana sudah ada mama salvi dan papa Rey.
__ADS_1
" Assalamualaikum " Ujar mereka berdua memasuki rumah.
"Walaikumsalam..." Jawab serempak dari mereka.
Dan..
Mereka terperanjat melihat kedatangan tamu mereka tersebut.
" A a ai aisha.." Tanya mama Salvi terbata karena tak percaya dengan apa yang dilihatnya kini..
" Ya allah..Aisha." Ujarnya lagi menutup mulutnya tak percaya.
" Mama..dia bukan Aisha ma, dia Aisyah tunangannya dokter Juan" Ucap Adi segera menjelaskan kebingungan yang sedang terjadi saat ini.
" Adi..mama tau betul bagaimana Aisha di." Ujarnya sembari menghampiri Aisyah yang masih diam mematung di tempat.
" Aisha sayang..kamu..Ya allah nak.." Ujarnya sembari mengelus lembut pucuk kepala Aisyah dengan isak tangis harunnya.
" Ma..dia bukan Aisha.." Jelas Adi sekali lagi dengan tenang.Namun mama Salbi tetap ngotot jika itu memang benar adanya Aisha menantunya terlebih saat papa Rey juga mendukung mama Salvi seratus persen.
" Apa kabarmu nak? Terimakasih Ya allah..Engkau selamatkan anak menantuku.." Ujarnya haru menepuk lengan Aisyah pelan dan segera memeluk mama Salvi.
Sementara Aisyah yang mendapatkan perlakuan seperti itu semakin membuat kepalanya sakit dan berdenyut.Ia bingung harus jawab apa hingga...
Brugh
Aisyah terjatuh tak sadarkan diri seketika.Tentu saja mereka pun panik dan segera mengangkat Aisyah dan membawanya ke kamar Amira.
**
" Aku dimana?" Tanyanya saat ia tlah membuka matanya dan menatap langit langit ruangan itu.
Aisyah pun menggendarkan pandangannya ke seluruh ruangan yang bernuansa biru dan putih itu.Hingga atensinya beralih pada sebuah photo yang ada di atas nakas samping ranjang.
Aisyah pun duduk lalu mengambil photo itu.Photo pernikahannya dengan Adi.Ia pun mengusap photo itu perlahan.
" Apa benar aku Aisha mu?" Tanyanya bermonolog sendiri, hingga bayangan bayangan yang buram itu muncul kembali diingatannya.
Ada bayangan buram sepasang kekasih yang sedang bergurau di kamar ini.Tapi siapa?
Kenapa buram? ah..ini sangat menyiksaku.
Ada lagi bayangan buram sejoli yang saat itu merasa sangat bahagia di kamar ini.Hingga semua itu semakin membuat sakit kepala bagi Aisyah..Ia pun memukul mukul kepalanya agar bisa mengingat semua masa lalunya.
Pada saat yang sama Amira Dan Adi masuk ke kamar itu.Amira yang melihat keadaan frustasi Aisyah, Segera menghampiri dan memeluk Aisyah.
" Amira..apa benar aku Aisha?"
__ADS_1
Bersambung
like n komen ya gaess