
Slamat membaca ya ..😊😊😊
adi dan aish sedang berada di sebuah ruangan.yg mana aish sedang melakukan usg.
" wah..baby nya udah lincah bangat.selamat ya buk pak..alhamfulillah baby nya sehat dan aktif" ujar dokter yg sedang memeriksa aish.
sementara adi dan aish hanya tersenyum senang melihat baby mereka di layar usg tersebut.
" prediksi kita baby nya mungkin cowok ya buk.pak." ujar dokternya
" alhamdulillah.." ucap syukur aish
sementara adi tak mengatakan apa pun tapi sangat jelas di wajahnya kebahagiaan tiada tara.
...****************...
" kata dokter baby cowok sesuai keinginanku.." sambil mencium pipi aish
" em..jangan terlalu dulu.masih bisa berubah loh kalo jenis kelaminnya.ntar yg lahir cewek malah kecewa.."
" enggaklah sayang..mau cowok atau cewek sama aja.aku tetap senang bangat punya baby.sehat sehat yah nak.." mengelus perut aish dgn tangan kirinya sementara tangan kanannya masih menyetir
...****************...
saat sudah sampai di butik.
" aduh..bumil masih kuat kerja aja." goda syla
" gw siapin kontrak gw dulu sama pak reza.abis itu udah..gw bakal ngurung diri di rumah"
" em..emang masih boleh aja ya lo kerja.udah gendut banget loh..perutnya maksud gw"
" ya masih lah..masih kuat kok.yg penting bisa jaga kesehatan aja."
sementara di sisi lain seseorang sedang berniat jahat pada aish.dan akan menjebak aish.
Aish yg kini ingin menemui ilham.menunggu ilham di sebuah ruangan.
tak lama setelahnya ilham pun datang dan terlihat sedang melambaikan tangan dan tersenyum pada aish.
dan tak sengaja ia kesandung dan jatuh pada pelukan aish.
pada saat itu juga adi dan rangga melihat adegan itu dari luar ruangan.adi seakan sedang terbakar panasnya api mengepalkan tinjunya dan ingin menghabisi ilham saat itu juga.
tapi rangga menahannya" ada baiknya dengarin penjelasan dari aisha dulu di." ujar rangga dan membawa adi pergi dari situ.
" maaf maaf.." sambil menjauhi aish
" hem..sejak kapan ada bata di ruangan ini?" tanya nya heran melihat sebuah bata yg membuat nya terjatuh tadi.
" em..pasti ulah dekor deh.lupa nyimpan barang kali.." jawab aish menebak.
__ADS_1
...****************...
Aish memeluk punggung adi yg baru saja duduk di tepi ranjangnya.namun adi segera menepis kan tangan aish dan menjauh.
" kenapa di? ada yg salah?" tanya aish penuh harap akan di jawab pertanyaannya tapi bukannya jawab adi malah pergi dan sedikit membanting pintu.
Aish terkejut dgn suara pintu di banting itu" salah gw apa?"
...****************...
" lo kenapa masam gitu? bukannya lo lagi senang..babynya cowok ya?"
" huh...gw lagi kesal sama aisha"
" lah..kenapa?" heran tiara
" huh...udahlah.malas bahasnya.gw mau tidur" lalu berbaring
" em..lo tidur disini di.lalu aisha.."
" biar aja." lalu menarik pinggang tiara dan membawanya kedekapannya.
...****************...
" gw gk abis pikir aja.bisa bisanya dia masih selingkuh..lagi hamil loh padahal" kesal adi sambil meminum winsky nya
" apa jangan jangan.." sengaja raka memotong ucapannya biar makin seru liat adi menderita dlm pertanyaan.
" ya jangan jangan...bayi yg di kandung aisha itu bukan anak lo di." adi pun menatapnya tajam
" ya gk mungkinlah..aisha itu bini gw.cuma gw yg nyentuh dia."
" yakin lo" pertanyaan itu malah membuat keraguan tersendiri di hati adi.
" yakin.hehe yakinlah...ah..lo bikin gw makin pusing tau gk."
" hehe..sorilah bro.gw kan cuma nebak doang.."
...****************...
tak bisa dipungkiri ucapan raka malah menjadi beban pikiran adi.ia sedang berperang dgn hati dan pikirannya.apakah benar atau tidaknya bayi yg aish kandung bukanlah anaknya.mengingat kedekatan ilham dan aish terbentuklah sebuah keraguan disana.
di sela ia ingin memastikan itu anaknya.disitu juga terlihat jelas di depan matanya aish dan ilham sering jalan berdua.atau mungkin itu hanya untuk sebuah pekerjaan tapi ya udahlah hati adi sudah teracuni oleh ucapan raka.
sikap dinginnya pada aish pun mulai terlihat.seakan acuh tak acuh tak perduli pada aish dan baby nya lagi.hingga suatu malam
" lo itu kenapa sih di.?kemaren kita baik baik aja terus salah gw apa coba? lo seakan gk mau peduli lagi sama gw..anak kita.."
" aisha pliss..ucapan itu rasanya gk pantas sekarang.harusnya lo bilang anak gw bukan kita" suara adi meninggi hingga membuat tiara menghampiri mereka.
" loh..kalian kenapa sih..adi kenapa bentak aisha?" sambil memegang tangan adi
__ADS_1
" stop." sambil menepiskan tangannya
" lo gk usah ikut campur.ini urusan gw sama aisha.."
" tapi di"
" gk ada tapi tapi.tolong pergi dulu.buru" ketus adi.tiara pun pergi tapi ia masih berusaha mendengar kan yg terjadi antara aish dan adi.
" aisha jujur aja.itu bukan anak gw kan?"
" maksudmu apa di...lo pikir gw cewek murahan?"
" emang iya kan.dari dulu"
plak
aish menampar adi.
" oh..udah berani sekarang main kasar yah.." sambil memegangi wajahnya.
plak
sebuah tamparan di wajah cantik aish
" dengar aisha..gw gk kasar kalo lo gk kasar.gw bukan orang bodoh yg bisa lo tipu sesukanya."
lalu beranjak pergi sementara aish menangis tak percaya dgn sikap adi barusan.
" adi lo mau kemana?"
pertanyaan tiara membuat adi berhenti di ambang pintu.
" hah..gw perlu tenangin diri."
" lo kalo ada masalah..ngomong baik baik..jangan gini caranya."
adi membalikkan badannya
" em..lo siapa ngatur hidup gw.tadi kan udah gw bilang jangan urus yg bukan urusanmu" lalu beranjak pergi.
...****************...
adi sedang minum miras sampe kesadarannya tinggal 20% dari 100.
" hahaha..akhirnya lo masuk perangkap di.bodoh bangat lo main percaya aja..tapi jujur nih gw senang bangat nih.." ujar raka sambil menepuk punggung adi yg sudah mabok.
author:
(ada gak kalian yg pernah punya teman yg kena penyakit sms susah melihat orang senang seperti raka di cerita ini)
Bersambung
__ADS_1
like n komen ya gaess