Cinta Yg Tak Diingin Kan

Cinta Yg Tak Diingin Kan
apalah diriku ini


__ADS_3

Slamat membaca ya gaess...😊😊😊


seminggu kemudian sejak adi di rawat di rumah sakit.


" maaf ya ra..aku repotin kamu terus.."


" kok ngomong gitu sih di...aku hanya ingin menjadi istri yg baik buat kamu.." sambil menepuk punggung tangannya adi.


" apalah diriku ini ra..aku hanya lelaki buta yg akan terus menerus menyusahkanmu." lalu kemudian tiara menaruh telunjuknya di bibir adi.


"jangan ngomong yg aneh aneh di.aku akan berusaha untuk selalu jagain kamu..dan jagain bayi kita." ucapnya.


hari berganti musim berubah tiara selalu dgn sabar merawat adi namun ia sering kecapean karena kondisi nya yg lagi hamil.


jika tengah bersama adi tiara akan menepis semua rasa capeknya itu.namun dikala ia sendiri ia akan merunguti dirinya dan nasibnya dan kemudian menangis tersedu sedu.


berbeda dgn kisah ilham dan asya yg kini semakin mempererat hubungan mereka.mereka kini tengah dlm hubungan yg mengikat yaitu tunangan.


sementara rangga masih bebas beekeliaran sebagai buronan polisi atas kasus percobaan pembunuhan pada adi saat itu.bukti sudah terpenuhi syarat.tapi mereka kehilangan jejak rangga sejak kasus itu di mulai.


syla sendiri udah mulai pokus dgn kehidupan nya sebagai singgle mom.memulai bekerja dgn tenang meski sesekali ia masih tak mempercayai yg sudah terjadi padanya.


musim berganti hari bertukar..


8 bulan kemudian..


" aku tau caranya agar rangga menyerahkan diri" ucap syla


ilham dan asya kini menatapnya dlm


" apa yg kamu pikirkan syl?"


" arkha.rangga pasti lemah kalo lagi di depan arkha.kita buat misi..ntar malam aku ngajakin rangga ketemuan..dgn dalih arkha kangen papanya..dia pasti datang dan pada saat itu polosi harus menangkapnya dgn bantuan kalian juga.."


" yakin dgn cara gini syl?" tanya asya.


syla pun mengangguk meyakinkan rencana nya akan berhasil.


malam harinya.


Rangga pun datang ke rumah orang tua nya syla dgn penuh harapan akan bertemu dgn arkha anaknya yg sangat ia rindukan.seperti ucapan syla rangga sangat lemah di hadapan anaknya.


Rangga berurai air mata melihat syla datang dgn membawa arkha di gendongannya.


" arkha.." teriaknya haru.


sejahat jahatnya rangga ia tetaplah seorang ayah yg sangat merindukan anaknya pasalnya setelah kejadian saat ia mentalak syla.ia tak pernah dapat ijin menemui arkha.


syla semakin dekat dgn rangga dan pada saat ia baru menyentuh tangan arkha polisi muncul dari persembunyian mereka yg seketika membuat rangga mengangkat kedua tangannya.


" jangan bergerak atau kami akan menembakmu!"ujar salah satu dari polisi itu.


Rangga hanya bisa pasrah sekarang dan oa menatapi syla yg kini tersenyum simpul padanya sembari menjauh dari sana.

__ADS_1


" syla..berengsek kamu syl...arkha.." teriaknya saat polisi itu kini memborgol tangannya.saat itu juga arkha yg menatapinya menangis yg seketika itu membuat polisi itu lengah.


Rangga pun tak menyia nyiakan kesempatan itu.ia pun berlari melarikan diri namun segera terhenti saat polisi itu mendaratkan peluru pistol di kaki kanan rangga.


Rangga meringis kesakitan..yg membuat syla yg melihat kejadian menatap pilu dirinya.


Rangga kini bersimpuh tak berdaya karena darah terus menerus keluar dari kakinya.syla pun menghampiri rangga.


" maafin aku ya.." sembari berjongkok lalu mencium pucuk kepala rangga dgn uraian air mata.


" papa.." ucap arkha kecil yg masih di gendongan syla.


Rangga menangis sendu menatap anaknya itu lalu kemudian tertunduk.syla pun segera memeluknya sebelum polisi membawa rangga ke dlm mobil polisi.


syla menatap kepergian mobil itu memeluk erat arkha masih dgn uraian air mata yg kemudian dihampiri ilham dan asya yg dtang memeluknya.


...****************...


...****************...


adi kini tengah menata hatinya untuk tak terlalu memikirkan kondisinya sekarang yg ia perlukan hanya hati dan jiwa yg bersih maka ia akan bisa mandiri tanpa melibatkan tiara dlm kesulitan yg ia hadapi.


tiara tiba tiba muncul dan mengajak adi keluar rumah agar tak jemu di rumah.


kini mereka tengah bermain capit boneka yg sebenarnya hanya tiara sendiri sih..


" berhasil.." ujar tiara kegirangan memeluk adi saat ia berhasil mendapat boneka teddy bear yg berukuran besar.


setelahnya mereka pun makan di sebuah resto yg dulu biasa di kunjungi adi dan aish.


...****************...


...****************...


tiara mengurut kakinya yg membengkak karena kehamilannya yg kini dlm tahap tinggal nunggu hari.


" ihhh sakit bangat sih..." rungutnya yg masih bisa di dengar adi yg sudah terbaring di ranjang nya.


" kenapa ra?"


" em..gk papa di.kaki aku sakit..tapi gk papa kok" ucapnya kemudian adi metaba dan meraih kaki tiara yg kemudian ia pijit.


senyum mengembang di wajah tiara dia gk menyangka adi masih selalu berusaha untuk menjaganya meski kenyataannya sangat sulit sekarang.


...****************...


pagi harinya saat tiara tengah ke kamar kecil ia di kejutkan dgn darah cair yg sedikit menggumpal menetes di kakinya.


" adi..di..kayaknya aku mau lahiran." ucapnya lirih menahan sakit yg kini melanda perutnya.


sementara adi yg di cari kini masih dlm keadaan terlelap.tiara pun segera membangunkannya


" di..aku udah mau lahiran..ada darah dari jalan lahir.." ujar nya yg seketika membuat adi panik.bahkan ia tidak tau harus berbuat apa sekarang..

__ADS_1


kemudian dgn niat yg baik dan nekad adi membawa tiara keluar dari afartemen itu dgn segera.


" hati hati di..sakit.." lirih tiara yg semakin kesakitan.


dgn bersusah payah kini mereka telah sampai di halaman afartemen itu.


" ya allah..tolong kami ya allah" doa adi membatin.kemudian ia melambaikan tangannya ke arah jalanan dgn harapan ada mobil yg stop untuk membawa mereka ke rumah sakit.


...****************...


...****************...


masih dlm perjalanan menuju rumah sakit tiara terus mengadu kesakitan yg terus di peluk cium adi.


" sakitt"


" sabar ya ra...sabar bentar lagi sampai" ujarnya mengusap wajahnya tiara yg kini penuh dgn peluh.


" kamu sih bisa bilang sabar...sakit di..gk rasain sih.." tangisnya yg masih di pelukan adi..


" duh..tiara masih sempat sempatnya" batin adi


" iya iya sayang...sabar.." ujar adi kembali


" sabar sabar mulu dari tadi.saakiiit" sembari mencubit tangan adi.


" apa sih ra...sakit tau"


" gk sebanding." ujar nya dlm tangis.


...****************...


...****************...


" aaaaaaaa" teriak tiara saat mengejan.


" iya buk.sedikit lagi buk.."


" saakittt" teriaknya kembali sambil mencengkram tangan adi kuat.


" oe oe oe.."


" huh..." tiara menghela nafasnya lega fan kemudian menutup matanya karena kini ia diserang kantuk.


" jangan tidur dulu buk..belom boleh ya buk..nanti dulu setelah 30 menit.."


" hah.." ujar nya lemas.


" selamat ya pak buk..anaknya perempuan..cantik seperti ibunya" ucap suster itu sembari memberikan bayi nya ke tangan adi.


" ya allah..nak.." ujar nya sambil mengusap wajah mungil itu.


yg kemudian di azani oleh adi di telinga kanan dan iqomat di telinga kiri..

__ADS_1


Bersambung


like n komen ya gaess


__ADS_2