
Slamat membaca ya...😊😊😊
" sholat magrib yuk?" ajak aish pada tiara setelah mendengar suara azand di kumandangkan.dan saat itu juga adi turun dari kamar atas.
" gk sholat sha..?"
" ini mau siap siap.kamu sendiri gih ke masjid" suruhnya
" gk ah..di rumah aja."
" em...padahal dekat loh di.atau kamu mau gw pakein mukenah."
" yah janganlah.."
" udah buru sana jalan.capek dikit gk papa yg penting menuju surga" ucap aish dan sedikit mendorong punggung adi.
" iya iya bawel deh." memutar bola matanya malas lalu kemudian pergi ke kamar mereka mengganti baju sholat.
setelah adi pergi ke masjid aish pun melaksanakan sholat magribnya sementara tiara lebih memilih untuk memainkan hpnya.
setelah adi pulang dari masjid sambil membuka pintu " assalamu alaikum.."
" walaikumsalam.." jawab keduanya
" tumben pake salam masuk rumah.tapi bagus deh ada perubahan..lagian udah mau punya anak iya kan.makin dewasa"
lalu mengulur tangannya dan adi pun menerimanya.aish pun mencium telapak tangan adi lalu punggung tangan.
setelah itu adi melirik tiara yg masih asik dgn hp nya.ia pun mengulur tangannya di depan wajah tiara.dan tiara pun menatapnya lalu menyalam tangan itu.
tapi berbeda dgn aish yg biasa mencium tapak tangan suaminya tiara malah menyalam adi dan menaruhnya ke keningnya.bak anak sd kalo lagi pamitan ama papanya begitu batin adi mengatakan.
" em..ya udah aku ganti baju dulu" lalu pergi ke kamarnya.
Aish memperlihatkan tiara gambar baju baju bayi di layar hpnya.tiara pun segera berpindah duduk disebelahnya.
" wau..imut imut yah..yg ini lucu bangat ish..."
" em..ada juga yg pasangan gitu.lucu pokoknya jadi gk sabar liat adeknya lahir."
" hehe..pasti senang bangat yah..udah jadi mommy...gk sabar nunggu momennya kan..sakit gk sih...?
" kalo sekarang alhamdulillah masih bisa di tahan sakitnya.gk tau deh kalo pas lahiran nanti pasti luar biasa tuh sakitnya."
" em.smoga lancar ya..." lalu mengelus perut aish.
adi yg melihat itu langsung bergabung.sengaja ia duduk di tengah keduanya agar dia bisa dekat dgn keduanya tanpa rasa canggung.
" liatin apa sih?" aish memperlihatkan layar hpnya yg masih ada photo baju baby.
" oh...em bagus.o iya sha hampir lupa.besok kita usg yah.."
" ke rumah sakit? lagi?" malas aish
" iya.tapi bentar doang cuman usg aja terus balik..gk nginap kok.mau kan ya."
" huh..malas bangat sebenaenya tapi ya udahlah..kamu yg minta" singkat aish
__ADS_1
" tapi itu akan lebih bagus loh ish..soalnya ntar dokternya bisa tau keadaan babynya dlm sana"ujar tiara
" e em.mau aja.yg penting jangan nginap disana lagi.bosan gw..baunya lagi minta ampun..udah mau mati rasanya masih aja bau obat terus.." rungut aish
adi yg mendengar itu tertawa kecil lalu megusap rambut aish
" sabar...bentar lagi juga lahiran"
" ya.iya memang cuma itu kan yg bisa dibuat"
sementara tiara sedikit cemburu dgn perhatiannya pada aish namun ia menutupinya dgn senyuman.
adi dan tiara tengah makan malam.sementara aish sedang duduk di sofa ruang keluarga dgn memainkan hpnya.
ya karena ia belom juga bisa mencium bau nasi jadi ia gk mau ikut ikutan soal makan makan.
tapi akhirnya ia bosan juga dgn main hp sendiri ia pun menghampiri keduanya
sambil menutup hidungnya" bosan gw gk ada teman" lalu duduk di kursi meja makan dan agak sedikit menjauh.
" ya udah sini..makan dulu."
" enggak.cuma numpang duduk disini doang."
" hem..di paksain lah sha.gimana mau kuat makan aja malas bangat." lalu mendekati aish
" nih.aku suapin.."
" em..jangan didekatin.ntar gw muntah.." sambil mendorong piring makanan yg di tangan adi.
" di coba dulu kenapa sih...tutup terus hidungnya.a..buka mulut."
" e em.makan dulu.." setelah itu adi menyuapkan sesendok nasi pada aish.aish pun langsung nelan tanpa kunyah.adi segera memberikannya air minum.
dan adi ingin menyuapkannya lagi tapi aish menolak dan pergi sambil melambaikan tangannya di depan wajahnya.
huek
terdengar suara aish yg sedang mual di kamar mandi
" aduh...muntah lagi." sambil berlalu meninggalkan tiara dan melihat aish.
ia pun segera memijit tengkuk aish" sakit ya.."
" em.."
huek
...****************...
Aish terlihat lemas setelah muntah tadi ia pun berbaring di sofa.adi pun dgn ligat langsung mijitin kepala dan tengkuk aish.
" perutnya di kasih telon aja di" ujar tiara sambil memberikan minyak telon pada adi.
" makasih ra." ia pun menyibak sedikit baju aish dan menggosok minyak telon itu pada perut aish.
sementara tiara mengambil alih untuk mijitin kepala aish sahabatnya.
__ADS_1
" masih sakit ya ish?"
aish hanya mengangguk pelan sebagai jawabannya.
"ya udah ra.aku bawa aisha ke kamar dulu yah.."
" em.iya.ya udah aku juga udah mau ke kamar." jawab tiara
adi pun menggendong aish membawanya ke kamar mereka.
setelah membaringkan aish dan menyelumutinya adi pun mijitin aish lagi.adi juga mencium pipi aish.
" sabar ya aisha ku sayang...bentar lagi"
" e em.masih sakit bangat.."
" apanya ?perutnya?"
Aish pun mengangguk.
adi membuka dress aisha sampai ke bagian perut dan membiarkan bawahan aish tertutup selimut.
" sayang...jagan nakal dong.kasian mamanya loh.." bisik adi mencium perut aish lalu mengelusnya.
Aish hanya tersenyum melihat ulah adi.
" yank baby nya bergerak loh..." melihat stimulasinya berhasil.merasakan gerak janin yg lincah itu di dalam sana.
" oh..papa tau nih.adek mau nya di elus elus yah.." ucap adi lagi sambil mengelus perut aish.dan baby itu makin sering bergerak.menendang dinding perut mamanya.
" makasih sayang.udah dengarin papa..jangan nakal ya..jangan buat mamanya sakit lagi.."
" di.stimulasi gini bisa membuat baby nya makin aktif ya ternyata.berarti gk salah dong kata dokter waktu itu."
" ya gk salah lah yank..
kan dia udah tau..tapi ini seru bangat loh..adeknya udah bisa diajak interaksi gitu.."
" em.coba nyanyiin lagu pasti makin keliatan iteraksinya"
" em..lagu apa?"
" sholawat"
" ehmk..." adi mengatur suara dulu
" hasby robby jallallah..mafi qolby khoirullah..nur muhammad shallallah lailahaillallah.."
setelah itu tendangan babynya makin kuat dan terasa dan makin terlihat interaksinya.aish dan adi sangat senang melihat pemandangan berharga itu.
" sayang...nanti kalo udah lahir pasti ganteng kayak papa yah.."
" em..belom tentu cowok lagi di." sergah aish
" eh iya.kalo cewek pasti cantik kek mamanya iya kan...." mereka berdua pun tertawa dgn senangnya.lalu adi berbaring dan memeluk tubuh istrinya itu.
Bersambung
__ADS_1
like n komen ya gaess