Cita Cinta Lala

Cita Cinta Lala
Lala-9


__ADS_3

Lala menghirup nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan nya perlahan.


"akhirnya ulangan mendadak nya kelar juga, baby kita ke kantin yuk" ujar lala menghampiri samudera


"ayo" samudera berdiri dan menggandeng tangan lala membuat lala tersenyum manis.


"oh gitu sekarang ya, kemaren aja kemana-mana sama gue sekarang gue ditinggal gitu aja" ujar tia menghentikan langkah lala, lala melepaskan gandengan nya dari samudera lalu menghampiri tia.


"engga gitu tia, ayo kekantin bareng" kata lala membuat tia merengut kesal.


"udah dong jangan ngambek lagi, nanti cantik nya ilang lho"


"elo sih ngeselin" jawab tia membuat lala tertawa


"ayok berdiri gue laper tauk, lo mau gue mati kelaperan"


"lebay lo"


"lala kapan sih ga lebay, em" jawab lala kembali membuat tia tertawa.


"tia sama aa dodi aja" kata dodi disebelah tia.


"najis tujuh turun, hoekk" jawab tia judes memancing tawa bayu.


"sialan lo bay"


Mereka berlima berjalan bersamaan kekantin,


"duduk disana kayak nya enak tu" kata lala menunjuk meja yang masih kosong.


"yaudah ayo kesana" jawab samudera


Lala berjalan dengan semangat sampai meninggalkan samudera dan yang lain, lala tidak melihat boby berjalan membawa banyak pesanan.

__ADS_1


"LALA AWAS!" teriak samudera langsung menangkap lala agar tidak jatuh karena hampir menabrak bobi.


"bob, sorry ya pesana lo jadi berantakan gini. Gue ganti ya, gue panggil mike bentar" ujar lala membantu bobi berdiri.


"LO JALAN BISA PAKAI MATA DENGAN BENAR GA! KALAU GUE GA CEPAT LALA BISA KENAPA-KENAPA, ANJING" teriak samudera kencang lalu menarik kera baju bobi hingga badan bobi sedikit terangkat. Lala jadi shok, pasal nya dia yang salah karena tidak berhati-hati berjalan tadi.


"g-gue ga sengaja sam, sumpah"jawab bobi menangkupkan kedua tangan nya didepan dada.


Bukkkkk..


Samudera meninju pipi bobi hingga bobi terjumbab kelantai kantin.


"sammy udah aku ga apa-apa" ujar lala cemas mencoba menenangkan samudera.


"g-gue b-benar ga sengaja sam, sumpah" ujar bobi dengan wajah memelas. Bayu dan dodi hanya menggelengkan kepala tanpa bisa membantu, tia apa lagi dia shok karena ini kali kedua nya melihat samudera yang marah seperti kesetanan.


"GA SENGAJA KATA LO!" teriak samudera menarik babi berdiri hendak meninju bobi lagi tapi dengan cepat lala mengeluarkan suara.


"aduh kayak nya maag aku kambuh deh" ujar lala menduduk kan diri nya dilantai membuat kosentrasi samudera terpecah pada lala.


"awas lo sekali lagi kayak gini!" ancam samudera dan membantu lala berdiri, samudera juga menginjak nampan plastik hingga pecah.


"biar gue yang pesenin" ujar dodi menawarkan diri.


"gue batagor nya tiga ya dod" ujar lala request


"iya"


"kalian apa?"


"samaain aja" kata bayu menimpali


"oke"

__ADS_1


"sejak kapan lo punya sakit maag?" tanya tia berbisik pada lala, lala meringis.


"gue akting lah, abis gue ga tau gimana buat sammy ga marah kesetanan gitu" balas lala ikut berbisik, tia menganggukan kepalanya.


"sammy, besok kan libur kita jalan-jalan yuk" ajak lala manja sambil bersender pada bahu samudera.


"oke besok aku jemput ya"


"siyap, aku bakal dandan yang cantik" kata lala tersenyum manis, membayang kan besok akan berkencan dengan samudera membuat hati nya berbunga-bunga.


"gue ikut dong" ujar bayu nimbrung.


"yeee, gue mau kencan elah. Ganggu aja, pokok nya ga boleh" jawab lala judes


"mulut nya"


"kenapa sama mulut gue?"


"ga ada"


"maag kamu udah ga apa-apa?" tanya samudera membuat lala melotot.


"udah agak mendingan sih" jawab lala menyengir kuda.


"bener? Dodi lama banget sih" gerutu samudera membuat seulas senyum lala merekah.


"benar kok udah agak mendingan"


"oh iya ti, nanti lo jadi kan nginap dirumah gue?"


"jadi lah, mana mau gue tinggal berdua aja sama tio"


"kalau nginap dirumah gue gimana?" tanya bayu sambil menaik turunkan alis nya.

__ADS_1


"dih, amit-amit deh"


S A M U D E R A – L A L A-


__ADS_2