Cita Cinta Lala

Cita Cinta Lala
Lala-14


__ADS_3

#14


Samudera terpaksa ikut serta dalam acara makan malam, jika bukan karena ria maka samudera malas sekali makan malam bersama mereka. Lebih baik samudera makan diluar atau tidak amakn sekalian.


"tadi mama kamu cerita katanya kamu bawa gadis kerumah, benar?" tanya ayah tapi dihiraukan oleh samudera tapi tidak dengan elang dia lah yang paling antusias.


"benar yah?" tanya nya sambil merilik kearah samudera yang memakan makan malam nya dengan tenang.


"kata mama kamu, iya" jawab ayah menatap tari yang sedang menyuapi ria makan.


"ma?"


"iya, ria juga lihat tadi sempat kenalan juga" jawab tari tanpa menoleh sedikit pun.


"ria pacar abang sam cantik ga?" tanya elang pada ria.


"kak lala cantik" jawab ria dengan mulut yang penuh dengan makanan.


"oh jadi nama nya kak lala" ujar elang sedikit keras membuat ria mengangguk.


Ting.


"aku kenyang" kata samudera bangkit dari duduk nya lalu meninggalkan meja makan.


"abang tsammy" panggil ria pelan membuat samudera menghentikan langkah nya lalu menghampiri ria, samudera berjongkok dihadapan ria.


"kenapa em?" tanya nya memngelus kepala ria sayang.


"lia mau makan disuapin sama abang" pinta ria penuh harap membuat samudera terdiam.


"ria makan sama mama aja ya sayang" ujar tari membuat ria menggeleng kan kepala nya dengan cemberut.


"kalau sama abang mau?" tanya elang dan lagi membuat ria menggelengkan kepala


"ga mau, lia mau nya sama abang tsammy" jawab ria dengan nada merajuk.

__ADS_1


"ria jangan manja!" ujar ayah tegas.


Samudera melirik ayah nya lalu mengambil paksa piring makan ria dari tangan tari lalu mengambil botol minum milik ria.


"makan dikamar abang ya" ujar samudera menggendong ria dan membawa nya kekamar nya.


Tari menatap anak tiri nya itu, sebenar nya samudera itu anak baik terbukti dengan dia memperlakukan ria dengan baik. Hanya saja dia masih belum menerima jika ibu nya sudah tiada, itu saja.


Ada rasa cemberu yang memburu dihati elang, bagaimana pun ria juga adik nya tapi kenapa ria lebih dekat dengan samudera dibanding kan dengan nya.


Meja makan menjadi hening seketika.


Samudera mendudukan ria dikursi belajar nya lal dengan telaten menyuapi ria hingga nasi nya habis. Samudera memberikan botol minum kepada ria.


"kenyang?" tanya samudera yang diangguki semangat oleh ria.


"kenyang" jawab nya sambil mengelus perut nya yang sudah membuncit karena kekenyangan.


"bagus" ujar samudera mencium kening ria sayang.


"iya, ria mau bobok sekarang?"


"bacain dongeng" ujar ria merentangkan tangan nya minta digendong oleh samudera.


"siap tuan putri" jawab samudera membaringkan ria diranjang nya.


Samudera lalu mengmbil buku dongeng yang memang sengaja diletakan samudera dikamar nya, jaga-jaga jika ria ingin dibaca kan dongeng oleh nya seperti sekarang.


Samudera membaca kan dongeng pangeran kodok hingga ria tertidur pulas, setelah memastikan ria benar-benar tidur samudera keluar sambil membawa piring bekas makan ria kedapur. Samudera tidak langsung kekamar nya ia keluar rumah mencari udara segar.


Drt...drt...


Samudera tersenyum ketika melihat nama 'mine' diponsel nya. Samudera mengangkat panggilan vidio dari lala.


"malam sayang" sapa samudera dengan senyum lebar.

__ADS_1


"kamu diluar? Ga pake jaket lagi baju tipis banget sayang, nanti kamu sakit baby" jawab lala mengabaikan sapaan dari samudera.


"aku lagi cari udara segar sayang" ujar samudera menampakan taman pakaran rumah nya.


"jangan lama-lama nanti kamu masuk angin"


"iya lala sayang iya"


Lala tertawa diseberang sana membuat samudera ikut tertawa.


"adik ipar aku yang unyu-unyu mana?"


"udah tidur" jawab samudera


"yah, cepat banget sih tidur nya. Aku pengen dengar dia bilang 'R' padahal"


"kapan-kapan kan bisa main bareng"


"bener ya baby"


"iya benar sayang"


"kamu tidur giih udah malem, night baby"


"night too baby"


"gue penasaran secantik apa si lala lala pacar lo" ujar elang berdiri disamping samudera.


"besok gue bakal ke sekolah elo buat lihat pujaan hati yang bisa buat samudera jatuh cinta" ujar elang tapi lagi-lagi dihiraukan oleh samudera.


"bintang yang indah" ujar samudera dengan nada biasa membuat elang menatap nya tidak percaya.


Samudera melihat bintang dilangit dan memejamka mata nya lalu masuk kedalam rumah.


S A M U D E R A – L A L A-

__ADS_1


__ADS_2