
"SELAMAT PAGI MAMI, PAPI" teriak lala semangat sambil mencium pipi kedua orang tua nya.
"ga usah teriak-teriak terus la, asma kambuh baru tau" ujar lisa lembut memperingati putri nya.
"mami yang cantik lala tu udah ga asma lagi, udah dua tahun ga kambuh kan?" jawab lala duduk disebelah papi nya, memang iya sepanjang dua tahun ini asma lala tidak pernah kambuh sekali pun lala berteriak dengan satu nafas.
"jangan takabur kamu" ujar lisa menuangkan nasi goreng kepiring lala.
"makasih mami"
"makan yang banyak biar badan kamu tinggi" ujar bambam yang langsung membuat mood lala turun dratis, lala memang tidak bisa mendengar kata tinggi sama pendek karena itu kan membuat nya kesal saja.
"nyuruh makan sih nyuruhkan pi, ga usah ngomong badan ngapa"
"sensi amat sih anak nya papi" ujar bambam mengelus sayang pipi putri nya.
"eh, iya tumben banget mami sama papi ga berangkat pagi" kata lala membuat bambam dan lisa saling tatap.
"mami sama papi libur" jawab lisa santai.
"WHAT!"
"la, jangan teriak mami sama papi masih bisa dengar kamu kok" kata lisa menutup sebelah telinga nya.
"habis nya mami sama papi libur ga bilang-bilang. Kita kan bisa streaming marathon drakor mi"
"gimana kalau misal nya nanti malas?" tawar lisa yang langsung diangguki oleh lala.
"siyap laksanakan mi"
Bambam menatap kedua perempuan nya, kalau sudah begini ia mana bisa menghabiskan waktu berlibur bertiga.
Sementara dikediaman nya samudera sudah siap dengan seragamnya dan juga buku nya, ia hanya tinggal berangkat saja.
Hari ini cerah secerah hati nya, samudera segera bergegas berangkat kerumah lala, menjemput gadis nya.
Samudera menghentikan moge nya tepat didepan rumah lala, ia hanya tinggal menunggu lala nya keluar. Dan benar saja tidak lama setelah itu lala keluar dari rumah nya dengan wajah yang juga ceria.
"SIAP!"
"LET'S GO PAK SUPIR"
S A M U D E R A – L A L A -
Sesampai nya disekolah samudera diajak bayu dan kawan-kawan untuk mampir dulu kelapangan basket.
"kamu duluan aja kekelas, aku mau main basket bentar" ujar samudera dengan senyuman menawan.
"oke, mau aku bawain ga tas kamu?"
"ga usah, kamu pacar aku buka pesuruh aku" jawab samudera lalu menghampiri yang lain dilapangan basket.
Lala mengangkat kedua bahu nya lalu berjalan kekalas.
__ADS_1
"lah tumben sendiri?" tanya tia ketika lala duduk disebelah nya tanpa melihat samudera.
"ga masuk lagi?"
"sammy masuk kok, lagi main basket sama si duo kembar" jawab lala mengeluarkan novel yang baru saja dibelikan oleh lisa kemarin.
"novel baru?" tanya tia membuat lala mengangguk.
"cinta paling rumit, boy candra" jawab lala menganggkat novel nya.
"seriusan?, gue habis elo ya baca nya. Gue belum baca tauk" kata tia sangat antusias.
"iya, aman aja. Lagian dikelas ini cuma kita bedua kali yang suka baca buku" jawab lala tersenyum.
"iya juga sih"
Tia juga mengeluarkan novel nya dari tas, mulai membaca sama seperti yang lala lakukan. Benar dikelas XI IPA 1 hanya mereka berdua lah yang hobby membaca novel dan menonton drakor sedangkan yang lain nya sibuk belajar. Karena bagi mereka semua nya saingan yang wajib dikalah kan, mungkin ini lah alasan mengapa tia dan lala bisa bersahabat akrab.
Sementara dilapangan alvaro sedang mengobrol serius dengan lucas,mereka berdua juga team basket.
"lo tau kan si lala pacar nya sam?" tanya alvaro pada lucas.
"iya tau, imut kan lala" jawab lucas menerawang lala.
"cantik, gue suka ah mungkin gue cinta sama dia" kata alvaro membuat lucas langsung memperingati alvaro.
"ga usah ngaco lo, lo mau habis ditangan samudera?"
Samudera mengepalkan kedua tanganya, telinga nya panas seketika karena, mendengar alvaro akan merebut lala nya.
Brukkk.
Samudera langsung menerjang alvaro hingga terpental lumayan jauh.
"lo pikir lo siapa hah! Siapa lo sampai-sampai lo mau ngerebut lala dari gue!" ujar samudera menekan suara nya, sekarang samudera sudah diatas alvaro bersiap untuk meninju alvaro.
"kenapa ga boleh? Yang nikah aja bisa cerai apa lagi kalian yang masih pacaran" jawab alvaro sungguh melawan maut nya sendiri. Bayu tidak habis pikir pada alvaro, sudah tau samudera orang nya tempramental malah dipancing emosinya.
Kalau sudah begini mau tak mau bayu harus turun tangan, sebelum nasib alvaro akan menjadi buruk.
"lo panggil lala suruh dia kesini, cepat!" ujar bayu pada dodi.
Bruk.
Bayu mendorong samudera hingga menjauh dari alvaro.
"LO!" amuk samudera marah kearah bayu.
"LO BISA GA BERANTEM DISEKOLAH?!" bentak bayu membuat samudera menggeram kesal, lalu beralih kearah alvaro.
'dodi kemana sih' gerutu nya karena dodi sangat lama.
Dodi ngos-ngosan masuk kedalam kelas.
__ADS_1
"lo kenapa deh?" tanya lala mengalihkan pandangan nya dari novel.
"sam, sam..uh..uh..."
"ck, sammy kenapa?"
"sam berantem sama alvaro" jawab dodi membuat lala langsung berlari kelapangan basket.
"GUE PERINGATIN, HILANGIN JAUH-JAUH NIAT LO BUAT NGEDEKATIN CEWEK GUE!"
"KALAU GUE GA MAU!" tantang alvaro meremehkan, nyata nya ia sanggup melawan maut nya demi untuk melihat sepupu nya ini marah.
"MAKA LO BAKAL MATI DITANGAN GUE!" teriak samudera hendak membogem alvaro tapi tertahan dengan teriakan lala-nya.
"SAMMY!"
Samudera menoleh kearah gadis nya yang berlari kearah nya, lala dengan susah payah menyeret samudera berdiri lalu memeluk nya erat.
"kamu ga apa-apakan?" tanya lala cemas, samudera mengangguk dan tersenyum ia kira lala akan memarahi nya karena telah ingkar janji.
"aku..."
"sttt..mau kamu berantem sama siapa pun aku ga bakalan marah. Tapi, itu kalau badan ini ga tergores satu goresan. Kalau badan ini sampai luka barang segores pun maka aku ga bakal maafin kamu. Karena badan ini milik aku" ujar lala menutup mulit samudera yang akan berbicara.
Lala sangat mendengar jelas tadi ketika samudera memperingati alvaro untuk jangan pernah mendekati nya. Dan lala bukan lah gadis bodoh, ia tahu jika sammy nya sangat mencintai nya, sangat.
"SAMUDERA!" bentak pak burhan membuat pelukan lala terlepas.
"IKUT SAYA KE RUANG BK"
Samudera menatap lala memberi tahu nya jika ia akan baik-baik saja.
"ALVARO! KAMU JUGA!"
Lala menunggu samudera khawatir di kelas.
"lo cowok kayak gitu aja dipertahanin la"
"hello, cowok yang kayak gitu itu cowok gue tia"
"iyaiya"
"kalian kok diam aja sih, kalian ga bisa apa ngentiin sammy berantem!" kata lala kesal pada duo kembar.
"sorry to say ya buk boss, kita Cuma ga mau kena hantam juga" jawab dodi membuat lala cemberut.
Tidak lama samudera masuk kedalam kelas membuat lala bernafas lega.
"di skor boss?"
"ga, peringatan doang"
S A M U D E R A – L A L A -
__ADS_1