
Lala sengaja membawa duo kembar kemini market tempat rachel bekerja karena samudera tidak bisa menemani nya karena harus kumpul keluarga disurabaya.
"kita kemana sih la?" tanya dodi misuh-misuh karena mereka sekarang naik angkot.
"naik mobil kek atau apa, panas la"
"lo ga pernah tk ya? Angkot mobil juga kalik" jawab lala menoleh kearah dodi.
"lo mau bawak kita kehutan ya, habis itu lo mutalasi iya kan la? Ngaku lo" tuding dido membuat lala jadi mencibir.
"eh, lo pikir gue psycho apa? Lagian kalo bukan karena calon suami masa depan gue kesurabaya gue ga bakal ngajak kalian" hardik nya.
"kita mau kemana la?" tanya bayu penasaran.
"ke minimarket perempatan" jawab lala membuat dodi meringis.
"muka lo kenapa?" tanya lala judes.
"gue mau pulang aja, ga ada duit gue kalau lo mau malakin gue" jawab dodi mendengus kesal.
"yaelah, lo tenang aja kali dod. Gue banyak duit ko, lo nanti deh gue traktir. Kiri bang" kata lala sombong sambil menghentikan angkot didepan minimarket.
"udah cepat turun!" perintah lala pada duo kembar yang ia bawak
"iya, iya sabar napa lo la"
Bayu dan dodi menatap biasa saja minimarket didepan mereka sekarang.
"apa istimewa nya sih ini minimarket? Perasaan biasa aja deh, bagusan juga minimarket dekat sekolah" komentar dido membuat lala langsung melotot kearah nya.
"ada kali yang istimewa, didalam ada gebetan nya si miki." Jawab lala membuat kedua nya mengangguk paham.
"oooo"
Lala masuk duluan kedalam diikuti oleh duo kembar disebelah nya.
"pilih semua yang elo mau, tapi bayar sendiri ya" ujar lala tertawa membuat dido merengut kesal.
"kata nya elo yang mau bayar, ah ga asik ah" rajuk nya kesal pada lala.
"lo belom dengar akhiran gue ngomong pas didalam hati sih"
"emang lo hati lo bilang apa?"
"tapi boong, hahahaa" tawa lala membuat rachel menoleh kearah mereka.
"bocah" komentar nya.
Bayu juga ikut tertawa membuat dodi tambah merasa kesal.
__ADS_1
"gue aduin emak gue lo pada ya, pada ngetawain gue" ujar dido yang tambah membuat tawa lala dan bayu bertambah kencang.
"benar ni ya?" ujar dido bersiap pergi namun segera dicegah oleh lala.
"becanda doang ah, lo pilih nanti gue yang bayar" kata lala membuat dido harap-harap was-was karena mungkin saja lala membohongi nya lagi.
"becanda lo ga lucu, tapi lo ya yang bilang bakal bayar. Boong gue do'ain lo sama sam putus" jawab dido dengan nada mengancam.
"ealah, do'a lo jelek amat kayak muka lo. Iya nanti gue yang bayar"
Dido tersenyum senang lalu memilih cemilan yang akan ia beli.
"gue juga la?" tanya bayu
"iya"
Lala hanya mengambil lolipop karena ia hanya ingin makan itu saat ini, samudera nya pergi kesurabaya hingga tidak masuk kesekolah hari ini. Membuat mood lala turun seketika.
"udah belom?" tanya lala membuat dodi mengangguk senang, bayu juga mengangguk ia juga sama hal nya dengan pipit hanya mengambil peremen karet.
"lo benar ccuma itu doang bay" tanya lala yang langsung diangguki oleh bayu.
"hai achel" sapa lala manis sambil memberikan lolipop nya. Rachel tidak menjawab, ia diam saja.
"siapa la? Cantik, kenalin dong" bisik dodi ditelinga lala, lala membalik badan nya sehingga menghadap dodi.
"calon kakak ipar gue, bege!" ujar lala pelan lalu mengambil paksa belanjaan dodi.
"permen karet lo mana? Jangan dikantongin ya" ujar lala meminta permen karet pada bayu.
"achel, yang ini juga ya" ujar lala kembali menampakan senyum indah nya, dibelakang nya dido mencibir.
'bisa banget sih'
"makasih ya achel" ujar lala menerima belanjaan nya.
"dadah achel" ujar dido ikut-ikutan
"bye achel" ujar bayu juga.
"ck" ujar rachel ketika lala dan duo kembar sudah keluar dari mini market.
Lala mengambil permen lolipop nya dan memberikan bayu permen karet lalu sisa nya diberika pada dido semua nya.
"makasih ya buk boss lala cantik" ujar dido sumbringan.
"iya sama-sama" jawab lala lalu menelpon mike minta dijemput.
"miki, gue udah pulang"
__ADS_1
"lo dimana? Biar gue jemput"
"dimini market"
"gue kesana"
"kalian pulang aja ga apa-apa, makasih ya udah nemanin gue"ujar lala sambil menyengir kuda.
"maksih ya buk boss"
"iye"
"gue udah bilang kan la, sebisa mungkin lo jauhin mike" ujar bayu berbisik membuat lala mematung.
"gue mana bisa, mike dari lahir bareng gue. Ya kali gue jauhin dia" jawab lala sambil melihat kekiri kekanan.
"gue bilang usahain lala"
"iya, gue coba"
"kita pulang buk boss" ujar dido melambaikan tangan ketika angkot mereka datang.
"ck, katanya panas naik angkot" cibir lala pelan, hati lala sedikit merasa tidak enak. Menjauhi mike? Hal mustahil yang tidak bisa dilakukan oleh lala.
Tidak lama setelah itu mike datang dengan moge nya.
"mike lama banget sih, pegel ni" gerutu lala sambil menepuk-nepuk kaki nya.
"lo kayak ga tau jakarta aja, macet"
Lala mengambil helm nya lalu memakai nya.
"lo tadi kesini naik apa?" tanya mike membuat lala terdiam.
"naik apa la?"
"na...naik angkot" cicit lala pelan
"tapi sama duo kembar kok, bener. Ini yang terakhir, pingki suer" ujar lala cepat sambil mengangkat jari kelingking nya.
"awas ya kalau lo berani-berani naik angkot sendirian, gue ga mau lo kenapa-nana"
"iya miki nya lala"
"cepat naik, gue laper"
Lala menurut tanpa protes lalu moge mike melaju kejalan raya.
Dari tadi rachel memperhatikan interaksi antara mike dan lala, dari sudat pandang rachel lala sangat beruntung. Mike terlihat menyanyangi nya dengan tulus.
__ADS_1
S A M U D E R A – L A L A