Cita Cinta Lala

Cita Cinta Lala
Lala-17


__ADS_3

N#17


Hari minggu lala dihabiskan dengan malas-malasan dikasur, setelah semalaman streaming maraton drakor.


"bagus ya, anak gadis jam segini baru bangun. Malu sama mike, anak cowo bangun nya pagi. Lah kamu anak cewek la" omel lisa pada putri nya sambil membantu bik surti memasakn.


"yaudah angkat aja si miki jadi anak mami" jawab lala lalu duduk disamping ayah nya yang sedang membaca koran pagi.


"pi anak kamu banget, kalau diomongin malah ngejawab" adu lisa ikut duduk disisi kanan bambam.


"anak kamu juga" jawab bambam tanpa mengalihkan pandangan nya dari koran.


"LAMLEKOM" teriak mike samangat sehingga semua mataa terarah pada nya.


"mike ucap salam yang benar!" ujar lisa membuat mike keluar lagi dari rumah.


"ASSALAMUALAIKUM" ulang nya lalu masuk kedalam rumah menghampiri lala yang sedang berkumpul diruang tengah.


"walaikumusalam"


"mi, titipan dari mama" ujar mike menyerahkan paper bag dari mama nya pada lisa.


"makasih lho ya bilangin ke mama kamu mike, jadi repot gini" jawab lisa mengecek isi paper bag dengan senyum sumringan.


"isi nya apaan sih mi?" tanya lala penasaran.


"kepo!" jawab lisa menutup paper bag nya, membuat lala mendengus kesal.


"ga kepo, ga besar mi" ujar lala auto ngarang bebas.


"yeee, yang ada tu yang kepo ga besar-besar kayak kamu ni, segini-segini aja" ujar lisa tak mau kalah dengan putri nya.


"iya mi, kayak tuyul pengen mike masukin kedalam botol trus dibuang deh di sungai biar anyut bareng si kuning" sahut mike diiringi tawa membuat lala menolot kearah nya.


"DASAR AKI-AKI BISA-BISA NYA YA DENGAN CUACA YANG CERAH BEGINI LO NGATAIN GUE!, GA SAYANG TELINGA LO? MAU BUDEG?" teriak lala kencang membuat tawa mike semakin kencang.


"ga usah teriak-teriak, mandi sana! Bauk!" bambam menengahi sambil mengusir lala dengan melayangkan koran nya kearah lala.


"hello papi, miror please. Papi yang bauk belom mandi dari kemaren" jawab lala memeluk lengan mike sambil berbisik.


"gue wangi kan miki?"


"hm"


"SIAPA BILANG PAPI GA MANDI HAH!?" teriak bambam kearah putri nya.

__ADS_1


"aku. Buktinya dari kemaren baju yang papi pake baju itu-itu aja. Berarti papi ga mandi kan mi?"


Lisa mengangkat kedua bahu nya, no coment.


"kamu kan tau baju papi banyak yang sama, papi mandi lah" jawab bambam sedikit mengeles.


"alah ngaku aja kalo papi belom mandi kan, ayo pi ngaku aja. Ga usah malu-malu sama lala"kata lala menggoda papi nya.


"HEH! SIAPA YANG AJARIN KAMU KAYAK GINI?" tanya bambam sambil berteriak.


"miki" jawab lala santai, mike menatap tak percaya pada lala.


"KAMU, MULAI BESOK GA USAH KERUMAH LAGI!" teriak bambam kearah mike.


"lho kok jadi mike sih pi?"


"PI, PI, EMANG NYA SAMAM PAPI KAMU!"


"PAPI! PLEASE DEH GA USAH TERIAK-TERIAK LALA MIGRAN NIH DENGER TERIAKAN PAPI YANG FALS"


Lisa mengelus punduk suami nya menenangkan, suami nya ini memang apa-apa harus pakai urat leher.


Bambam berdiri dari duduk nya dan meletakan asal koran nya.


"papi mau kemana?" tanya lala


"besok mike masih boleh main kan pi?"


"terserah"


S A M U D E R A – L A L A -


"Pacar lo ga ngapel?" tanya mike ketika mereka sedang berdua saja diruang keluarga, lala menggeleng.


"kenapa?" tanya mike lagi.


"yee, gue mana tau lah" jawab lala sambil mencemot biskuit.


"pasar malam di ujung gang nanti malam terakhir buka, lo mau kesana ga?" tanya mike membuat lala langsung menghadap mike.


"WHAT! KOK GUE GA TAU KALO ADA PASAR MALAM?"


"elo kan sibuk" jawab mike santai.


"miki, nanti malam kita kesana yaayaya" pinta lala manja sambil mengayun-ayun kan tangan mike.

__ADS_1


"iya"


"pacar lo jangan lupa ajak juga, gue ga mau ya nanti dia tiba-tiba ngajak ribut ga jelas" ujar mike memperingatkan, walaupun dalam hati mike merasa tidak rela untuk mengajak samudera tapi ia memang harus. Mike memang sahabat sekaligus abang untuk lala, lalu mengapa samudera tidak boleh ikut?


"cepat bilang!"


"iyaiya, sabar ngapa" jawab lala kesal lalu menghubungi samudera.


"hallo my baby"


"hai lala sayang"


"kamu nanti malam sibuk apa engga?"


"nanti malam aku basket, kenapa?"


"yah, padahal aku mau ajak kamu kepasar malam. Soal nya ini malam terakhir"


"kamu pergi sama tia?"


"tia mah weekend gini pergi bandung kerumah nenek nya"


"kamu sama siapa kesana nya?"


"sama miki...."


"nanti malam aku kerumah kamu, jangan pergi sebelum aku pergi"


"oke pak boss"


Lala menatap ponsel nya bingung, tadi katanya samudera tidak bisa tapi setelah mendengar nama mike dia langsung mau ikut.


"gimana?" tanya mike ketika lala sudah menelpon samudera.


"kata nya iya"


"bagus deh, gue tidur ya. Nanti bangunin gue" ujar mike lalu menelonjorkan kaki dan berbantalan paha lala.


"miki, kalo mau tidur dikamar kek. Lo berat" protes lala, namun walau begitu lala tetap tidak beranjak dari duduk nya.


Lala menatap mike yang sudah tertidur diatas pahanya.


"miki nanti kalo lo udah nemuin cewe yang lo cinta, jangan lupain gue ya." Ujar lala berbicara sendiri sambil mengelus kepala mike sayang.


"gue ga bisa jauh dari lo soal nya, karna lo abang gue"

__ADS_1


Mike tersenyum atas penuturan lala, sebenar nya ia belum begitu nyenyak.


S A M U D E R A – L A L A -


__ADS_2