
Mike masuk ke perpustakaan karena dia dihukum membersihkan perpus oleh buk rini karena tidak mengerjakan pr biologi. Aneh nya mike selalu mengerjakan pr lala tapi dia malas untuk mengerjakan pr nya sendiri, bagi nya mengerjakan pr lala lebih menyenangkan dibanding mengerjakan pr nya sendiri.
Mata mike melihat kesudut perpus disana 'gadis pasar malam' sedang membaca buku geografi.
'gadis pasar malam sekolah disini juga?" tanya mike pada diri nya sendiri. Dengan langkah yang pasti mike manghampiri 'gadis pasar malam'
"eh, cewek pasar malam lo sekolah disini juga?" tanya mike setelah yakin jika gadis yang sedang membaca buku geografi ini.
"ELO!" teriak gadis itu membuat mike cepat-cepat menutup mulut gadis itu dengan tangan besar nya.
"sttt, ini perpus ga boleh teriak" kata mike membuat gadis itu terdiam.
"gue ga nyangka ya dunia itu benar-benar sempit, baru beberapa hari yang lalu kita ketemu eh kita sekolah ternyata"
"gue ga berharap kita satu sekolah" jawab gadis itu ketus.
"gue mike, lo?" tanya mike sambil mengalurkan tangan nya mengajak kenalan.
"ga penting" jawab gadis itu bangkit dari duduk nya lalu meinggalkan mike.
"KALAU KITA KETEMU YANG KETIGA KALI NYA BERARTI KITA JODOH DAN ELO WAJIB NGASIH TAU NAMA LO KE GUE" teriak mike membuat gadis itu mendengus kesal lalu berkata
'dasar sinting'
"siapa yang nyuruh kamu teriak-teriak diperpus em" ujar buk rini tiba-tiba datang dan menjewer telinga nya.
"aduh, aduh, sakit buk"
"mangkanya jangan teriak-teriak kamu kira perpus ini hutan!"
"emang yang bilang perpus utan siapa buk?"
"KAMU!" Teriak buk rini tidak tahan dengan sifat mike.
"iya buk"
"bersihkan semua nya dan jangan lupa buku-buku yang berserakan letakan pada tempat nya"
"siyap ibuk cantik" jawab mike sambil mengedipkan sebelah mata nya.
S A M U D E R A – L A L A -
Malam nya mike main kerumah lala, ia harus meminta tolong pada gadis cebol itu untuk mencari tahu gadis yang bernama 'Rachel Anisa XI IPS 1' tadi sepulang sekolah mike langsung mencari tau tentang 'gadis pasar malam' yang tiba-tiba curhat dengan nya.
"lo lagi, lo lagi. Ada apaan sih?" tanya lala duduk disebelah mike.
"gue ga lama kok" jawab mike sambil menyenderkan badan nya disofa.
__ADS_1
"yaudah apaaan?"
"bantu gue dekatin rachel dong" pinta mike menatap lala dengan tatapan memelas.
"rachel? Rachel siapa?" tanya lala tidak tau
"anak ips 1, cantik"
"LO SUKA SAMA CEWEK? ALHAMDULILLAH YA ALLOH, TERIMA KASIH" teriak lala kencang sambil memeluk mike erat.
"apaan dah" ujar mike melepaskan paksa pelukan lala yang menyesakan dada.
"akhir nya elo suka cewek dari sepanjang tahun gue kenal elo" jawab lala sanang. Mike diam, entah kenapa dia malah tidak suka.
"rachel siapa nama nya?" tanya lala
"rachel anissa"
"oke, besok gue bakal cari tau tentang dia. Lo tinggal tunggu aja dikelas lo"
"awas ya kalau ga benar"
"iya iya, sekarang mending lo pulang deh. Eneg gue lihat muka lo, hushh, hushh" lala mengusir mike pulang.
"gue pulang ya"
"iya"
'lo ga boleh egois lala, miki berhak bahagai lagian kan elo udah punya sammy'.
"kok ga mami pause sih, kan lala ketinggalan" ujar lala kesal dan duduk disebelah mami nya. Mereka sedang streaming drakor dikamar mami nya. Lalu kemana bambam? Bambam tidur dikamar lala.
"tinggal tonton aja la" balas lisa tanpa mendengar protes putri nya lebih lanjut.
Mau tak mau lala mengikuti tontonan mami nya, lala sudah ketinggalan 15 menit dan itu lama jika lala akan mengulang lagi. Lebih baik beginikan.
Pukul sudah menunjukan jam 01.01 dini hari dan lala sudah sangat mengantuk, lisa jangan ditanya mami nya itu sudah tertidur dengan mulut setengah terbuka.
Lala menggerutu kesal karena harus membereskan semuanya, setelah selesai lala berjalan kekamar nya. Disana bambam sudah tidur menguasai kasur nya. Papi nya itu pasti kecapekan setelah bekerja sepanjang hari. Pikir lala.
Lala menggeser bambam sedikit tanpa membangunkan bambam agar lala bisa ikut tidur disebelah bambam.
Lala masuk kedalam pelukan bambam, sudah lama sekali ia tidak pernah lagi tidur dengan papi nya, lala tidak bisa mengungkiri ia kangen.
Pagi nya lisa bangun tapi tidak menemukan putri nya disebalah nya bahkan suaminya.
Setelah mencuci muka lisa pergi kekamar putri nya, dan dia yakin bambam suami nya pasti semalam tidur bersama lala.
__ADS_1
Lisa menghangat ketika melihat bambam yang tertidur sambil memeluk lala putri mereka. Sungguh ini pemandangan yang sangat indah dimata lisa.
Niat untuk membangun kan bambam dan lala hilang seketika, lisa membiarkan suami dan anak nya tertidur. Lagian masih terlalu pagi untuk waktu nya mereka bangun.
Dapur, lisa akan memasak untuk keluarga kecil nya.
"bik, tolong siapin piring ya"
"iya siap nya"
Lisa mencicip sup nya, lezat. Suami dan putri nya sangat menyukai sup apalagi jika lisa yang memasak kata mereka 'sup lisa tiada dua nnya' klasik tapi lisa menyukai nya.
Bambam terbangun lebih dulu dibandingkan lala, bambam mencium pelipis putri nya.
"papi ga usah cium-cium, bauk ah" rutuk lala menghapus jejak bibir bambam dipelipis nya.
Cup
Lala mencium pipi bambam bertubi-tubi.
"kalo lala yang nyium boleh, karena lala kan wangi. Wlek" ujar lala diiringi tawa lalu bangkit lebih dulu dibanding bambam.
"kamu curang!" ujar bambam mengejar lala yang sudah lari kebawah lebih dulu.
"biar. Wlek, orang cantik bebas" jawab lala masih dengan tawa nya, lala bersembunyi dibalik lisa ketika bambam akan menangkap nya.
"ga dapat, huuuu" ejek lala jahil.
"mi, awas mi" ujar bambam membuat lisa menyingkir dan jadi lala akhir nya tertangkap. Lala dengan cepat menutupi wajah nya.
Bambam tidak hilang akal, ia melepaskan tangan putri nya paksa lalu balas mencium kening, hidung dan kedua pipi lala.
"PAPI BAUKKKKK!"
Lisa ikut tergelak, lalu berdiri diatara bambam dan lala. Lala memberi kode pada bambam
'satu, dua, tigaaaaa'
Bambam dan lala kompak mencium lisa dengan bertubi-tubi kemudian mereka tertawa bersamaan.
"mami masak apa? Wangiiiiii" tanya lala sengaja memanjangkan i dibelakang wangi'
"sup"
"SUP!" teriak lala dan bambam bersamaan lalu kedua nya berlari kearah meja makan.
'kekanakan sekali, tapi aku suka' guman lisa menyusul suami dan putri nya.
__ADS_1
"SUP MAMI TIADA DUA" ujar lala dan bambam kompak membuat senyum lisa semakin lebar.
S A M U D E R A – L A L A -