Cita Cinta Lala

Cita Cinta Lala
Lala-7


__ADS_3

Lala melakukan vidio call dengan samudera, sudah tiga puluh menit mereka video call-an. Dan lala mulai mengantuk tapi tidak rela mengakhiri vidio call dengan samudera, pacar nya. Mati-matian lala menahan kantuk nya tapi akhir nya ia tertidur juga.


"lala? Sayang?" ujar samudera dari sebrang sana, tapi suara sumudera tidak terdengar lagi oleh lala yang sudah tertidur pulas.


Samudera menatap layar ponsel nya yang hanya menampak kan langit-langit kamar lala, samudera hanya mendengar suara deguran halus.


"nice dream baby" ujar samudera mengakhiri vidio call nya. Setelah nya samudera senyum-senyum sendiri lalu mengikuti jejak lala, tidur menuju alam mimpi yang indah.


Lala tersentak bangun karena mengingat semalam ia ketiduran selama vidio call dengan samudera, lala mengecek ponsel nya.


"UWAA MAMIIIIII" teriak lala kencang membuat lisa yang sedang memasangkan suami nya kaget karena teriakan sang putri. Lisa dan bambam menghampiri putri mereka.


"kamu kenapa sayang?" tanya bambam mengecek keadaan lala.


"AKU SEMALEM KETIDURAN" teriak lala lagi membuat lisa ikut menghampiri lala.


"sayang apa salah nya sama ketiduran, kan emang udah ngantuk ya tidur, iya pi?" ujar lisa lembut


"iya sayang"


"masalah nya aku tu vidio call-an sama sammy mami, aduh gimana nih pi kalo misal nya sammy mutusin aku gara-gara ketiduran" ujar lala panik sendiri membuat bambam melirik lisa seolah berkata ' anak kamu banget mi' yang dibalas pelototon oleh lisa.


"kalau dia sayang, dia ga mungkin dong mutusin kamu cuma gara-gara ketiduran lala anak mami yang paling cantik" ujar lisa mengelus sayang rambut lala.


"tapi kan mi..."


"UDAH KALAU GITU KAMU GA USAH PACARAN, PAPI GA SUKA" ujar bambam memotong omongan putri nya. Kompak lala dan lisa melirik kearah bambam.

__ADS_1


"APA LIHAT-LIHAT!" teriak bambam lalu keluar dari kamar lala. Jadi sodara-sodara sudah tau kan kenapa lala suka teriak-teriak itu karena gen dari papi nya, dan sifat kecentilan turun dari mami nya.


"mam, itu papi kenapa ya?" tanya lala bingung sedangkan lisa hanya mengangkat kedua bahu nya.


"yaudah kamu siap-siap ya, mami sama papi juga harus kerja" kata lisa membuat lala mengangguk kan kepala.


Setelah lisa keluar lala langsung mandi dan bersiap-siap ke sekolah. Lima belas menit lala selesai dengan segala urusan yang berhubungan dengan sekolah.


"bik, mami sama papi udah berangkat?" tanya lala lesu pada bik surti.


"udah non, non mau sarapan apa?"


"nasi goreng bik" jawab lala, masalah makanan lala masih bisa membedakan mana yang akan perut nya cerna.


Lala menempelkan kepala nya dimeja makan pikirannnya masih berputar pada samudera yang marah atau tidak padanya karena ketiduran semalam.


"makasih ya bik" lala mulai melahap sarapannya, karena memikirkan samudera memerlukan tenaga yang cukup.


"non ada den samudera didepan" ujar bik surti membuat lala hampir tersedak susunya.


"BENERAN BIK" teriak lala, bik surti mengangguk.


"oke deh bik, aku berangkat ya" pamit lala lalu berlari kedepan menemui samudera.


"aku lama ya?" tanya lala membuat samudera menggeleng lalu memasangkan lala helm.


"engga"

__ADS_1


"soal semalam maaf ya aku ketiduran" kata lala sambil menautkan kedua jari telunjuk nya, tanda jika dia sedang gugup.


"ga apa-apa lala sayang" jawab samudera memegang kedua bahu lala.


"tapikan selamam aku ninggalin kamu tidur"


"salah aku juga video call kamu malem, aku ga marah"


"bener?"


"iya, ayo berangkat nanti telat" ajak samudera.


Lala naik keatas moge samudera dengan bantuan samudera.


"makasih"


Dengan senyum yang mengembang lala memeluk pinggang samudera.


"jalan pir"


"siyap tuan putri"


"hahaha"


Kedua nya tertawa karena meresa ingin tertawa.


S A M U D E R A – L A L A-

__ADS_1


__ADS_2