
#16
"Miki, lala mau belajar naik sepeda" pinta lala kecil dengan mata berbinar pada mike. Mike memegang kedua bahu lala lalu berkata.
"jangan, nanti lala jatuh"
"tapi kan lala juga mau bisa pake sepeda, abang miki-miki ajarin lala yayaya" pinta lala lagi sambil mengedip-ngedipkan kedua matanya.
Mike menghela nafas lalu mengangguk, karena memang ia tidak ada pilihan lain selain menuruti keinginan dari lala.
Lala bersorak senang lalu berlari mengambil sepeda gunung milik mike di garasi.
"eh, eh. Jangan pakai yang ini" ujar mike meletakan sepedanya ketempat awal.
"kenapa? Kan lala mau belajar pake sepeda" jawab lala cemberut.
"ini sepeda anak laki-laki bukan anak cewek!"
"terus lala belajar sepedanya pake sepeda siapa? Lala kan ga punya sepeda" ujar lala sambil melihat kekanan dan kekiri.
"pakai punya nina aja, ayo" ajak mike menggandeng tangan kecil lala
"yey, let's go" pekik lala senang, mike ikut tersenyum.
"NINA!" teriak mike pada nina yang sedang bermain sepeda dilapangan komplek, nina menoleh lalu menghampiri mike dan lala.
"aku pinjam sepeda kakak ya" pinta lala pada nina.
"oh, kakak juga mau pulang sebentar. Kamu pake aja" jawab nina sambil tersenyum manis pada nina.
"makasih kakak"
"iya"
Mata lala berbinar melihat sepeda nina didepan nya.
"miki ayo ajarin lala!"
"iya!"
"pedal nya digoes biar bisa jalan, ini rem. Ais ga usah belajar sepeda aja ya. Mending kita pulang main masak-masakan" kata mike sambil menggaruk leher nya yang tidak gatal.
"ihh miki, lala udah naik nih masa disuruh pulang!. Ajarin!"
"iya-iya"
Mike berjaga-jaga dibelakang lala, mewanti-wanti agar lala tidak terjatuh.
"MIKI, LALA BISA NAIK SEPEDA!" pekik lala senang
"GOES NYA JANGAN KENCANG-KENCANG" teriak mike ketika sepeda yang dinaiki lala menjauh dari nya, mike mencoba mengejar lala.
"MIKI INI BERHENTI NYA KAYAK MANA?"
"DI REM LALA!"
"LALA GA NGERTI..."
BRUKKK
"LALA!"
__ADS_1
Mike langsung menyusul lala yang terjumbab jatuh.
"hikss...miki kaki lala sakit...hiks..tangan lala juga" adunya pada mike.
"tadi kan udah aku bilang, jangan ya jangan!"
"huaaaa..miki jahat, lala sakit mala dimarahin" tangis lala makin kencang membuat mike jadi menutup mulut lala dengan tangan nya. Tangis lala berhenti ia menatap mike dengan wajah memelas.
"ayo pulang!"
"tapi gendong"
"jalan, kan punya kaki"
"tapi kan kaki lala sakit. Miki gendong" mike mendengus lalu berjongkok dihadapan lala.
"naik. Cepat!"
Dengan senang hati lala naik keatas gendongan mike.
"sepeda nya?" tanya lala menatap sepeda nina.
"biarin aja, nanti aku yang balikin"
S A M U D E R A – L A L A-
Lala mengingat kenangan nya sewaktu kecil ketika melihat sepeda gunung milik mike masih tersimpan rapi di garasi disebelah mobil papa nya.
"pakai mobil aja, diluar hujan" ujar mike paham ketika lala melihat sepedanya dari dulu lala sangat ingin bisa naik sepeda tapi setiap belajar selalu saja jatuh. Ini lah yang membuat mike sangat takut jika lala merengek minta diajarkan naik sepeda.
"nanti mampir ke minimarket ya, mau beli permen lolipop" pinta lala membuat mike mengangguk paksa.
"miki," panggil lala pelan
"apa?"
"ingat ga pas kita mandi hujan sampe menggigil, terus elo yang disalahin mama kata mama lo ngajarin gue yang benar. Padahal mandi hujan keinginan gue, gue yang maksa elo buat mandi hujan tapi...."
"tapi gue yang kena omel sama mama, hahha"
"ahhaaha"
Mike ingat betul kejadian itu, dimana lala memaksa nya mandi hujan padahal mike sudah melarang. Tapi, lala selalu punya seribu cara agar mike ikut dengan nya dan akhir nya dia yang disalahkan oleh mama nya, ck.
"yey, hujan nya berhenti. Kuy beli permen" pekik lala senang dan mengajak mike turun.
"miki gue mau lima ya" pinta lala
menunjukan lima permen berbagai rasa.
"hm"
"yang bayar dia ya mbak" ujar lala menunjuk mike, mike yang paham pun langsung membayar permen lala.
"kebiasaan deh" rutuk mike kesal.
"hehe" lala hanya bisa menyegir kuda. Dengan perasaan senang lala mulai memakan permen nya. Karena tidak berhati-hati lala tidak sengaja menjatuhkan permen nya ketika hendak membuka pintu mobil.
"MIKI!" teriak lala histeris membuat mike langsung menghampri lala dengan panik.
"kenapa?" tanya mike cemas
__ADS_1
"jatuh"
"hah?"
"permen gue jatuh" jawaban lala membuat mike mengusap kasar wajah nya.
"buka yang lain aja, kan beli lima tadi" kata mike membuat lala cemberut.
"mau yang baru" ujar lala cemberut sambil menghentakan kaki nya dilantai.
"iya-iya" jawab mike masuk lagi kedalam minimarket dan membelikan lala permen yang sama persis.
"makasih miki" ujar lala senang.
"iya"
S A M U D E R A – L A L A -
"Kue tadi udah dikasih ke tante jeni la?" tanya lisa ketika anak nya nongol dibalik pintu.
"udah mami" jawab lala lalu duduk disebelah lisa.
"papi belum pulang mi?"
"belum, kayak nya lembur"
Lala membulatkan mulut nya.
"kamu beli permen banyak banget si la, udah tau gigi nya ada yang bolong. Kalau nanti malam sakit gigi gimana!"
"gigi belobang aku udah dicabut, jadi aku ga bakal sakit gigi mami. Lagian lala yang cantik membahana ini ga bakalan sakit gigi"
"jangan takabur kamu"
"astafirullah, amit-amit ya alloh"
Drt..drt..
Lala menyembunyikan ponsel nya ketika lisa mencoba mengintip.
"mami kepo" kata nya bangkit dari duduk nya lalu berjalan kekamar nya.
"hallo baby" sapa lala sambil melambaikan tangan nya.
"kamu lagi apa?" tanya samudera dari sebrang sana.
"makan permen, tadi dibeliin miki" jawab lala ceria menampak kan permen nya, lala tidak sadar jika raut wajah samudera sudah tidak bersahabat.
"jangan banyak makan permen nanti sakit gigi" pesan samudera segera mengganti raut wajah nya
"kamu udah kayaj mami aja" canda lala
"aku mau main basket sama anak-anak, kamu istirahat ya"
"iya baby, kamu juga semangat main basket nya"
"see you tomorrow baby"
"see you soon baby"
S A M U D E R A – L A L A -
__ADS_1