
#19
"ternyata cewek lo cantik juga, imut. Pinter juga lo cari cewek" ujar elang ikut duduk disebelah samudera yang sedang mengerjakan tugas fisika.
"lo belajar? Sejak kapan? Oh gue tau pasti karna lo pacaran sama cewek baik mangkanya lo kayak gini" tebakan seratus persen benar, samudera menganggap elang sebagai angin lalu. Dia tetap mengerjakan tugas nya dengan diam.
Lama mereka terdiam akhir nya elang membuka suara.
"cewek lo buat gue ya" kata nya sontak saja membuat samudera menoleh kearah nya dengan tatapan tajam.
"lo berani dekatin dia dengan jarak radius 50 meter sekalipun lo bakal habis sama gue" jawab samudera menekan suara nya, elang tersenyum meremehkan.
"segitu berharga kah dia buat lo? Ck, tantangan semakin menarik" kata elang membuat samudera semakin naik darah.
Brukk
Samudera melayangkan bogeman nya kewajah tampan milik elang.
"kenapa marah sam, ini kan yang lo lakuin ke gue tiga tahun silam. Lo ngerebut Nasya dari gue" ujar elang tersenyum kecut ketika samudera akan membogem nya lagi.
"gue udah bilang berkali-kali gue sama nasya ga ada hubungan apa-apa. Bangsat" kata samudera kembali melayangkan bogeman nya.
"ck, ga ada hubungan apa-apa tapi kalian tidur bareng. Itu yang lo bilang ga ada hubungan apa-apa!" bentak elang membalas samudera. Jadi lah mereka berkelahi, tendang menendang, hantam mehantam hingga samudera dan elang sama-sama terkapar dilantai.
"lo ga pernah mau dengar penjelasan gue atau pun nasya" ujar samudera lemah.
"karna kalian udah ngarang cerita! Ck, kalian pikir gue bego"
__ADS_1
"lo emang bego, sampai ga tau perasaan nasya yang sebenar nya" kata samudera santai membuat elang bangkit dan siap menghajar samudera lagi. Dan disaat itu pula tari dan ria sampai kerumah dari berbelanja.
"YA ALLAH, ELANG ! APA YANG KAMU LAKUKAN PADA SAM!" teriak nya tidak percaya melihat pura nya menghajar putra nya yang lain.
Elang langsung menurunkan tinjuannya yang mengudara, membuat samudera tersenyum remeh.
"kamu ga apa-apa?" tanya tari memeriksa keadaan samudera.
"ga apa-apa" jawab samudera menghindar dari tari lalu bangkit dari duduk nya.
"abang" panggil ria pelan membuat samudera menghentikan langkahnya.
"iya princess"
"lia obatin ya, kan lia calon doktel hebat" pinta ria yang langsung diangguki oleh samudera.
"apa ini elang?" tanya tari sambil meneteskan air mata.
"salah elang ma, elang yang cari masalah sama sam" jawab elang lemah, lagi-lagi ia mengatakan yang seharus nya tidak ia katakan. Nyata nya mama nya akan membela samudera dibandingkan diri nya, elang tau mama nya menyanyangi nya dan juga samudera secara rata. Tapi tetap saja elang yang selalu disalahkan jika mereka berdua bertengkar karena elang lebih tua dari pada samudera.
"maafin elang ma" ujar elang pelan sambil menghapus air mata mama nya.
"kamu udah janji sama mama untuk ga bertengkar sama adik kamu"
"ini yang terakhir ma"
"janji sama mama"
__ADS_1
"elang janji" jawab elang memeluk mama nya.
Sedangkan diatas tangga samudera melihat semua nya, ada rasa yang mengganjal dihati nya tapi samudera tidak tau apa itu. Alih-alih turun kebawah samudera elbih memilih masuk kekamar nya lagi.
Samudera tidak meringis ketika mbok mirna ibantu dengan ria mengibati luka nya, ia teringat masa dimana semua masalah nya dengan elang semakin besar, saat elang mengira ia merebut nasya dari elang.
"ck"
"makasih mbok" ujar samudera tulus ketika mbok mirna selesai mengobati nya.
"sama-sama den" jawab mbok mirna lalu pergi dari kaamar samudera
"makasih adek nya abang sammy" ujar samudera menempelkan hidung mereka membuat ria tertawa keras.
"ria" panggil tari membuka pintu kamar samudera.
"iya mama"
"keluar yuk, abang sam nya mau istirahat"
Ria menatap samduera sekilas lalu menatap mama nya.
"abang istilahat ya" ujar nya mencium sudut mata, pipi, dan sudut bibir samudera yang memar.
"cepat sembuh abang" kata nya lalu turun dari kasur samudera dan masuk kedalam gendongan mama nya. Samudera hanya bisa tertawa atas tingkah ria barusan. Ck, adik nya itu terlalu banyak menonton film. Lalu samudera berpikir lagi, ria dan lala seperti nya mempunyai sifat dan hobby yanh sama.
S A M U D E R A – L A L A -
__ADS_1