Cita Cinta Lala

Cita Cinta Lala
Lala-21


__ADS_3

S A M U D E R A – L A L A -


Pulang sekolah lala tidak langsung pulang, ia mampir dulu kerumah samudera. Ini lah alasan kenapa lala minta bandar pada dodi, dia tidak cukup uang buat kerumah samudera.


"ASSALAMUALAIKUM" teriak lala kencang sambil memencet bel berkali-kali.


'kemana lagi orang dirumah ini" geram lala gemas sendiri karena pintu rumah samudera belum dibukakan juga oleh pemilik rumah.


Diruang tv elang jadi kesal karena bunyi bel yang sangat berisik.


"siapa sih" gerutu nya membuka pintu.


"cari siapa?, oh elo. Sam ada tu diatas, masuk dulu" ujar elang mempersilahkan lala masuk.


"eh, bentar elo siapa ya?" tanya lala bingung, pasal nya tadi cowok didepan nya ini berlagak seperti mengenal nya.


"gue elang, abang nya pacar lo. Lo lala kan?"


Lala mengangguk paham lalu menjawab dengan senyum menawan.


"iya gue lala pacar nya sammy yang cantik mempesona sepanjang masa"


Elang mendengarkan tanpa minat.


"lo duduk aja dulu, gue ambil kan minum abis tu baru gue panggilin sam" ujar elang, lala tanpa diminta duduk pun dia akan duduk dengan sendirinya, ck.


"kak lala" panggil ria pelan seperti tidak percaya siapa yang ia lihat.

__ADS_1


"eh ria sini" jawab lala tersenyum ceria. Ria menghampiri lala dan duduk disebelah nya.


"abang sammy ada?" tanya lala pada ria.


"bang tsammy sakit" jawab lala membuat mata lala membulat.


"HAH! Eh maksud kakak benar abang sammy sakit?"


"iya, kemalen belantem sama abang elang" jawab ria polos.


Lala mengingat elang lagi, tadi wajah elang memang seperti orang yang baru saja berantem.


"nih diminum, gue manggil sam bentar" ujar elang meletakan jus jeruk diatas meja.


"ga usah, jangan-jangan minuman nya udah lo kasih racun lagi. Ngaku lo!" tunding lala berdiri sambil menunjuk wajah elang.


"halah, ga usah pura-pura ga tau deh lo. Elo kan yang buat my baby sammy jadi sakit sampe ga masuk sekaloh" jawab lala meluapkan kesal nya.


"ria cantik, antar kakak kekamar bang sammy yuk" kata lala lembut membuat ria mengangguk.


Lala naik keatas sesuai dengan instruksi ria, dengan pelan lala membuka pintu kamar samudera. Dikamar nya samudera sedang tertidur dengan tangan kanan nya diatas kepala.


"kakak, lia mandi dulu ya" pamit ria membuat lala mengangguk.


"iya"


"baby" panggil lala pelan tapi berhasil membuat mata samudera, samudera seperti sedang berhalusianasi kalau lala nya sedang dikamar nya.

__ADS_1


"lala"


"kamu kenapa ga bilang sama aku, kalau kamu habis dihajar sama abang kamu" ujar lala lalu duduk disebelah samudera.


Samudera menghela nafas, ternyata dia tidak sedang berhalusinasi sekarang.


"aku? Dihajar elang?"


"iya" jawab lala mengangguk, samudera lalu memeluk lala dengan erat.


"anak laki-laki emang suka berantem la"


"tapi aku ga suka, punya aku ga boleh sakit apa lagi luka" jawab lala pelas didalam pelukan samudera. Samudera tersenyum mendengar penuturan lala barusan, gadis nya ini bagaimana bisa samudera melepaskan gadis nya ketangan elang. Ck, mati saja jika itu benar terjadi.


"yang terakhir"


"janji?" ujar lala mengangkat jari kelingking nya.


"iya aku janji" jawab samudera mengaitkan jari kelingking mereka, lalu kedua tertawa.


"pasti sakit banget ya?" tanya lala sambil meringis dalam-dalam.


"ga sakit kok, kan udah ada kamu" jawab samudera diiringi tawa.


"uunnuuuunu, pacar aku udah bisa gombal ya" ujar lala ikut tertawa bersama.


S A M U D E R A – L A L A -

__ADS_1


__ADS_2