
#11
Pagi yang cerah dengan wajah yang fresh lala bangun dari tidur cantik nya, ia harus segera bersiap karena nanti jam 10 samudera akan menjemputnya dan mereka akan berkencan. Membayangkan nya membuat lala tersenyum sumringan.
"kenapa deh senyum-senyum sendiri?" tanya tia setengah ngeri
"gue kan ada kencan sama baby sammy" jawab lala sambil menghirup udara banyak-banyak.
"iya iya yang kencan"
"ga boleh sedih gitu ah pamali, nanti calon pacar lo dipatok ayam lagi, hahaha" ujar lala diiringi tawa khasnya.
"siapa yang sedih coba?" tanya tia bingung
"elo"
"gue?" tanya tia memastikan dengan membulatkan mulut nya.
"iya elo, elo sedih kan gara-gara ga punya pacar. Iya kan? Ngaku aja deh ga usah malu-malu" ujar lala sambil menoel-noel pipi tia.
"sorry-sorry aja ya la, kalau gue mau pacaran udah dari dulu kalik la" jawab tia menyombongkan diri.
"sombong"
"kenyataan nya"
"non dibawah ada den samudera lagi di introgasi sama tuan" ujar bik surti membuat lala langsung bangkit dari duduk manja nya.
"APA!" teriak lala kencang.
"ada den samudera dibawa non dan sekarang lagi di introgasi sama tuan" ulang bik surti membuat lala jadi panik sendiri,
"aduh, gimana ya ti. Kalau samudera ditanya macam-macam gimana dong, papi gue kan ga suka kalau gue pacaran, kalau misal nya mereka berantem kan lo tau sendiri pacar gue kayak apa. Gimana dong ti" ujar lala bolak balik tidak jelas.
"kok gue takut ya" ujar lala menggigit jari-jari tangan nya.
"apa sih yang elo takutin la" tia mengajak lala duduk disebelah nya.
"takut kalo misal nya bokap malah nyuruh gue sama sammy nikah, kan gue masih SMA. Nanti kaget orang-orang, ahhaha" jawab lala auto ngarang bebas.
"lo tu ya... astaga lala" ujar tia jadi geram sendiri.
"gue mau kebawah, cuci tu muka biar seger" ujar lala berlari menuju bawah sebelum dilempar bantal oleh tia.
"nyeselin banget sih" gerutu tia masuk kedalam kamar mandi.
"pagi mami cantik" sapa lala dengan senyum ceria.
"pagi juga anak mami yang paling cantik"
"papi mana mi?" tanya lala celinguk-celinguk mencari keberadaan bambam.
"di taman belakang main catur sama sam" jawab lisa sambil menyiapkan sarapan dibantu dengan bik surti.
"mami yakin pacar nya aku Cuma diajak main catur?" tanya lala mendekat kearah mami nya.
"iya lala"
"pagi tante" sapa tia hangat
"pagi tia, gimana tidur kamu nyenyak?" tanya lisa dengan senyum
__ADS_1
"alhamdulillah nyenyak tante"
"syukur deh, tapi lala tidur nya ga nendang kamu kan ya?"
"engga kok tan" jawab tia sambil menyengir, mana ingat dia kalau ditanya begini.
"la, kamu panggil papi sama sam bilang sarapan udah selesai" perintah lisa yang langsung dijalankan oleh lala tanpa menunggu perintah kedua kali nya.
"siyap mami" jawab lala lalu berlari menuju taman belakang.
"PAPI DIPANGGIL MAMI KATANYA SARAPAN!" teriak lala kencang.
"KAMU BISA GA SIH GA USAH PAKE TERIAK, PAPI GA BUDEK KOK" balas bambam ikut berteriak.
"ih papi, papi juga suka teriak-teriak jadi jangan salahin aku dong yang nurun gen papi" jawab lala tidak terima.
"baby yuk kita sarapan" lala mengajak samudera dengan suara lembut, membuat bambam tidak terima.
"sama papi aja teriak-teriak ya, bagus" sindir bambam namun dihiraukan oleh lala.
Lala mengajak samudera dan meninggalkan bambam sendiri ditaman belakang.
"LALA!" teriak bambam, lala tergelak lalu mengajak samudera lari sebelum bambam mengejar mereka.
"papi kenapa deh merengut gitu?" tanya lisa sambil memberikan kopi pada bambam.
"anak mami tu, lebih milih sih sam dari pada papi" jawab bambam cemberut membuat lisa tertawa geli.
"papi ga seru ah, masa cemburu nya sama sammy. Papi kan udah punya mami" sahut lala sambil menunjuk mami nya.
"kamu kan anak papi satu-satu nya sayang" jawab bambam mendrama.
"mulai deh drama nya" ujar lala memutar bola mata nya malas.
"papi iya"
"engga"
"IYA PAPI"
"ENGGA LALA SAYANG"
"DIAM!" perintah lisa menunjuk suami dan anak nya dengan sendok membuat suasana jadi hening seketika. Suami dan anak nya tidak akan diam jika ia belum bersuara.
"papi makan yang banyak" ujar lala pelan
"kamu juga"
Samudera memperhatikan interaksi keluarga lala, sangat harmonis sekali.
"tia, sam maafin lala sama papi nya ya. Emang suka ribut sama hal-hal kecil mereka" ujar lisa yang dijawab senyuman canggung oleh samudera dan tia.
Setelah sarapan tia pulang karena sudah dijemput oleh supir nya, sedangkan samudera harus bermain catur lagi dengan papi nya lala. Lala sendiri sedang bersiap-siap untuk kencan mereka.
Lala meneliti lagi penampilan nya, baru setelah itu ia turun menemui samudera.
"papi udahan main nya, aku sama sammy mau nonton dulu ya" ujar lala membuat bambam cemberut.
"pulang nya jam berapa?"
"jam 3 sore lala sudah dirumah om" jawab samudera cepat.
__ADS_1
"awas kalau engga!"
"iya om"
"MAMI AKU BERANGKAT YA"
"IYA"
"papi aku pergi dulu, dah papi" pamit lala mencium telapak tangan bambam.
"saya juga permisi om"
"hm."
S A M U D E R A – L A L A-
Wajah lala ditekuk rapat-rapat membuat samudera bingung sendiri, tadi sewaktu masuk bioskop gadis nya teriak-teriak kegirangan setalah keluar bioskop gadis nya malah cemberut.
"kamu kenapa?" tanya samudera memegang kedua bahu lala.
"baby aku tu kesel tau" jawab lala memanyun kan bibir nya.
"iya kamu kesel kenapa?"
"aku tu kesel, film tadi novel nya udah aku baca tapi scene-scence banyak ilang malah diganti dengan yang lain. Kan sebel, ga sesuai sama perkiraan aku" jawab lala panjang lebar, samudera tersenyum lalu mengelus kepala gadis nya.
"maka jangan ditonton" kata nya lembuat.
"tapi aku penasaran"
"hm, gimana kalau kita cari novel, mau?" tanya samudera langsung mengembalikan mood lala.
"mau" jawab lala manja.
Lala sibuk memilah-milih novel yang akan ia beli sedangkan samudera dengan setia mengikuti langkah lala.
"ini kayak nya bagus" kata samudera memberika novel yang sudah ia baca sipnosi nya.
"ini aku udah dirumah baby" jawab lala memberikan novel itu pada samudera lagi.
"kalau ini?" tanya samudera membuat mata lala berbinar senang.
"makasih ya baby, ini novel yang aku cari-cari. Setiap ke gramed pasti stok nya habis. My baby pintel banget sih buat acu senang" ujar lala mencubit kedua pipi samudera.
"hahhaa"
Setelah dari toko buku lala dan samudera makan siang bersama didalam mall, lalu keuda nya mencoba berbagai macam asosoris.
"hai nama aku ipin, kamu pasti pacar nya lala yang unyu binti menggemaskan itu kan?" ujar lala menutupi wajah nya dengan boneka ipin ukuran sedang, lala juga mengubah suaranya menjadi lebih centil.
"hahaha" tawa keuda nya pecah.
"buy one get two, keren" ujar lala
mengobrak-abrik baju yang sedang diskon.
Setelah puas mencari pakaian yang ia cari, lala lalu mengajak samudera ke tempat lain.
"ga ada yang aku suka" kata nya membuar samudera terkekeh geli.
Mereka kembali mencoba bermacam asosoris ditoko yang berbeda, dan kedua nya merasa senang.
__ADS_1
S A M U D E R A – L A L A-