
Dunia modern.
Dimalam yang sunyi, sosok keindahan terlihat sedang terlelap di keheningan malam.
Bulu matanya berkedip menandakan sang empu terbangun dari tidur indahnya. Memperlihatkan sepasang netra hijau zamrud yang begitu jernih dan tampak murni.
Dia memegang dadanya sejenak ketika merasakan rasa aneh yang kembali mendera. Seperti rasa sesak yang membuatnya merasakan firasat buruk.
Seakan pertanda dari tuhan, bahwa sebuah malapetaka akan segera terjadi.
Surai hitam panjangnya bergerak tertiup angin. Suara gesekan daun terdengar sebagai pertanda adanya pergerakan dari sosok keindahan itu.
Jubah hitamnya perlahan bergerak mengikuti pergerakan pemiliknya. Ia melangkahkan kakinya berjalan menjauh dari kedalaman hutan.
Menaiki kuda peliharaannya dengan perlahan sebelum ia memacu kudanya dengan cepat untuk melenggang pergi meninggalkan keheningan hutan yang semakin mencekam.
Kediaman.
Rumah megah bernuansa klasik terlihat dari kejauhan. Sosok pria bersurai hitam menghampiri wanita itu.
" Silahkan, nona. " suaranya begitu lembut mengalir tenang disertai senyuman manis yang menawan.
Wanita itu mengerjap pelan sebagai jawaban. Dengan tenang ia turun dari kuda dan berjalan mendahului sang pria.
Kaki jenjangnya melangkah anggun memasuki kediaman. Netra hijau zamrudnya hanya melihat sekilas para pelayan yang tertunduk patuh.
Siapa yang tidak tahu tentangnya?
Wanita itu adalah Ahng Mingmei. Dia seorang anak yatim piatu yang berprofesi sebagai aktor yang berkecimpung didunia entertaiment.
__ADS_1
Namanya memang terkesan kuno di zaman modern ini. Tapi, anggapan itu tidak berarti baginya. Mengingat nama itu adalah satu satunya kenangan yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya ketika ia ditinggalkan di panti asuhan dulu.
Ahng Mingmei adalah wanita yang baik hati dan lemah lembut. Namun, itu semua hanyalah topeng sebagai aktor terkenal. Tahun ini, usianya sudah mencapai kepala tiga.
Selama di dunia entertaiment dia mendapat julukan sebagai dewi aktor dengan keindahan yang tiada tara.
Bagaimana tidak?
Dengan netra hijau zamrudnya, hidung bangir, bibir ranumnya, surai hitam panjang dengan pahatan wajah yang sempurna. Kulit putih mulus tanpa celah dengan lekuk tubuh yang sempurna, seakan-akan dialah dewi yang sesungguhnya .
Selain berprofesi sebagai aktor. Dia juga berkecimpung di dunia gelap. Dengan bakat dan kemampuannya yang mumpuni. Dia berdiri di puncak kejayaan. Semua kekayaan dan ketenaran dimiliki olehnya.
Jika kalian bertanya tentang percintaan, mungkin akan sedikit kecewa.
Menurutnya, cinta adalah eksistensi yang tidak berguna.
Jadi, lupakan saja!
Wewangian mawar menyerebak masuk menusuk indra penciumannya.Ia memejamkan netranya seolah sangat menikmati rasa hangat yang menjalar.
' Ugh.. ' mendadak ia merasakan rasa sesak di dada kirinya. Seluruh tubuh seakan kaku mendadak, seiring dengan rasa sakit yang semakin menjadi.
Dia mencoba untuk bangkit dari air, tapi tubuhnya tak bisa digerakkan. Kernyitan didahi terlihat jelas di wajah cantiknya.
Bibir ranumnya bergerak untuk mencoba berbicara namun, hanya ada erangan kecil yang terdengar.
Sial!
Apa yang terjadi?
__ADS_1
Tenaganya terkuras habis karena perlawanannya yang sia-sia. Perlahan lahan netra hijau zamrudnya mulai meredup.
Tatapannya semakin sayu bersamaan dengan kesadarannya yang mulai menghilang. Riak air yang semakin tenang menandakan tak ada lagi perlawanan.
Hening.
Hingga suara langkah kaki yang berat memecahkan keheningan. Sosok gagah bersurai putih mendekat seraya meraih tubuh Ahng Mingmei kedalam dekapan.
Gerakannya sangat lembut, seolah olah wanita itu adalah giok yang berharga. Jika tidak diperlakukan dengan baik, takut akan pecah kapan saja.
' Sring..' Mendadak sebuah cahaya mulai muncul dari sosok itu. Cahaya yang samar semakin terang menerangi kegelapan malam.
Cahaya itu seakan akan siap menelan kedua sosok di kolam pemandian. Hingga, tiba tiba..
Wush!
Mereka mendadak menghilang diikuti cahaya yang semakin memudar. Tidak ada jejak sedikitpun yang tertinggal.
Hanya riak air yang semakin tenang menandakan tak ada lagi seseorang.
Para pelayan di sekitar berubah menjadi patung sesaat. Seakan akan waktu diberhentikan oleh sepersekian detik ketika cahaya terang muncul dari sosok bersurai putih itu.
Tapi, setelah cahaya itu menghilang.
Para pelayan tersadar dan menjadi linglung sesaat.
Mencoba mengingat,
Apa yang sedang terjadi?
__ADS_1
Semuanya kembali normal, ketika mereka mampu bergerak lagi. Tidak ada keanehan. Seakan akan yang menimpa mereka hanyalah ilusi bagi dunia.
Langit malam menjadi saksi perjalanan seorang wanita bernama Ahng Mingmei. Bagi dunia modern, nama itu dan segala hal tentang dirinya tak pernah ada. Seolah olah ia tak pernah terlahir di dunia.