
Sebulan lebih sudah berlalu dan sekarang sudah bulan februari,Amel sangat senang karena sejauh ini Kelvin menepati janjinya walaupun kadang Kelvin masih suka menggangu wanita lain tapi bagi Amel itu sudah biasa karena memang teman-teman di kelas sudah hafal dengan sikap Kelvin
Hari ini Amel begitu bersemangat berangkat sekolah dan setelah sampai di sekolah ia langsung menuju ke tempat duduknya seperti biasa
*****
Kriiinggggggg,suara lonceng membuat anak-anak di kelas berteriak senang
"Baik anak-anak hari ini pelajaran sampai di sini saja"Ibu Nini mengakhiri pelajaran dan diikuti salam dari anak-anak kelas
Setelah ibu Nini keluar Amel,Rebecca,dan Amanda pun keluar seperti biasanya mereka akan ke kantin namun mereka berbincang-bincang sebentar,saat mereka sedang asik berbincang Kelvin keluar dari kelas dia hanya menatap Amel nanar kemudian langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun bahkan sekedar tersenyum saja tidak
"Kenapa dengan dia" Kata amel dia heran dengan perubahan sikap Kelvin
"Kenapa apanya Mel,dia kayak biasa kok"Kata Rebecca berusaha menenangkan amel,padahal dia sendiri juga sadar kalo Kelvin berbeda
"Biasa apa nya becca,Lo gak liat tadi dia gak nyapa gue" Kata Amel
"Iya sih Mel,biasanya dia itu nyapa atau nanya kabar Lo,bahkan tadi ajha gak senyum sama sekali" Kata Amanda lagi,dia juga heran melihat kelvin yang berbeda hari ini
"Tu kan aneh deh" Kata Amel dia sebenarnya kesal melihat Kelvin yang acuh seperti itu
"Sudah lah ngapain pikirin orang kayak dia,kita ke kantin aja yok gue udah lapar nie" Rengek Rebecca
"Mungkin dia lagi ada masalah sama keluarganya,udah lah semoga ajha besok udah baik" Kata Amel berusaha berfikir positif
Setelah itu mereka bertiga jalan menuju ke kantin dan menikmati makanan seperti biasanya,Amel masih saja kepikiran dengan sikap Kelvin yang berubah drastis bahkan saat sampai di rumah otak dan hatinya masih saja berperang,pikirannya mengatakan kalo Kelvin hanya sedang mengalami masalah sedikit sementara hatinya berkata bahwa ada sesuatu yang membuat Kelvin berubah
Amel sampe pusing sendiri,Hmmm sebaiknya aku tidur mungkin ini akan efektif memenangkan pikiranku
****
Sore hari Amel terbangun dari tidurnya,ia kemudian pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya lalu turun untuk membantu mama nya memasak,setelah memasak dan makan malam
Amel kembali ke kamarnya dan mengotak atik handphonenya dan membuka Instagram bukan membalas DM tapi dia lebih memilih untuk melihat instastory
saat sedang asik melihat-lihat dia terhenyak kemudian terhenti sebentar dia menarik nafas dalam-dalam dan berusaha berfikir bahwa dia hanya salah lihat,namun ternyata dia tidak salah lihat benar saja bahwa sekarang Kelvin sudah punya pacar baru dia berpacaran dengan melan adik kelas mereka
Amel berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari pikirannya yang sedang kalut saat ini dia baru saja melihat melan memposting foto Kelvin di instastorynya,Amel benar-benar hancur kemarin dia berada di atas awan sekarang dia sudah jatuh ke tanah
ingin sekali dia menangis dan berteriak sekencang-kencangnya tapi tidak bisa dia tidak ingin membuat orang rumah khawatir
dan akhirnya dia hanya bisa menangis diam-diam,Amel tidak bisa tidur dia terus memikirkan kelvin
Janji Kelvin terngiang-ngiang di kepalanya membuat dia bertambah sesak
"Apa gunanya janji,apa gunanya perhatianmu ha hikss.hikss ,kemarin kau bilang tidak akan membiarkanku sakit hati bukan,tapi lihat sekarang siapa yang memberikan rasa sakit itu,Aku mempercayaimu dan mengira kau benar-benar serius tapi nyatanya aku salah playboy tetaplah playboy tidak akan pernah berubah"Kata Amel sambil terus berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan emosinya dia saat ini hanya ingin menangis dan menangis,dia tidak tau kenapa dia sesedih ini dan seharusnya dari awal dia memang sudah tau kan konsekuensi nya
Amel terus saja menangis hingga akhirnya dia mengantuk dan tertidur
****
Karena terlalu lelah Amel agak terlambat bangun,dia melihat jam di dinding kamarnya
"Gawat,aku akan terlambat kalo tidak bergegas" gumamnya sambil berdiri dari tempat tidur,saat ingin berjalan kepalanya terasa pusing
"Ahhhh kepalaku sakit sekali,pasti ini karena aku menangis semalaman,kenapa ini Amel kenapa kau begitu lemah di mana Amel yang setegar karang itu hah"Katanya memarahi diri sendiri,dia ingin sekali untuk tidak masuk sekolah hari ini tapi tidak bisa karena akan ada acara bakti sosial dan dia adalah koordinator dari kegiatan itu,ia lalu bergegas ke kamar mandi dan segera bersiap untuk pergi ke sekolah,setelah selesai bersiap ia segera turun dan melihat ibu dan ayahnya ada di ruang keluarga
"Pagi ma,pa"sapanya
__ADS_1
"Pagi sayang"jawab mereka bersamaan
"Amel Kenapa mata kamu sembab seperti itu,kamu habis nangis"Kata ibu Sela mamanya Amel
"Loh papa gak pergi kerja"Kata Amel mengalihkan pembicaraan melihat ayahnya karena biasanya ayahnya akan pergi pagi
"Gak tadi papa minta cuti sehari,papa kurang enak badan"Kata ayahnya
"Oh ya sudah kalo gitu Amel pake motor yah pa,kalo harus nunggu taksi online lagi Amel takut telat soalx hari ini ada acara bakti sosial"Kata Amel
"Yaudah pake ajha,nie kuncinya"Kata ayah sembari memberikan kunci motor kepada Amel
Amel pun menerimanya lalu segera berpamitan dengan kedua orang tuanya itu,ia kemudian melajukan motornya ke sekolah
saat sudah sampai di sekolah,amel terduduk sebentar di motornya ia memainkan ponselnya,tak lama kemudian Kelvin datang dengan motornya Amel yang melihat itu sengaja berpura-pura fokus dia tidak ingin berurusan dengan Kelvin dulu untuk beberapa hari ini,Kelvin juga sepertinya tidak perduli dengan kehadiran Amel dia hanya lewat dan tidak menoleh sedikitpun
Saat Kelvin sudah pergi dari tempat itu Amanda pun tiba dengan motornya,Amel yang melihat itu langsung berlari ke arah Amanda dan memeluknya
"Da,Lo tau gak sih Kelvin jadian sama Melan"Kata Amel memasang wajah cemberut
"Apaaa,Kok bisa sih"Kata Amel terkejut
"Gue juga gak tau semalem gue buka instastory terus gue liat punyanya si melan di situ ada fotonya Kelvin"Kata amel sambil menunjukkan instatory melan yang ia lihat semalam
"Yaudah Lo tenang biar nanti gue yang tanya sama Kelvin"Kata Amanda menenangkan Amel
"Tapi Lo jangan bawa-bawa nama gue yah"Kata amel karena dia tak mau jika kelvin tau perasaanya
"Ia gue pergi dulu yah gue takut telat nie,O iya Lo ada kegiatan kan"Kata Amanda karena memang dari tadi bel sudah berbunyi
"Ya,nanti kabarin gue yah"Kata Amel
Sementara itu di kelas Amanda dan Rebecca menghampiri Kelvin
"Vin gue mau nanya"-Amel-
"Nanya apa,nanya ajha lagi gak usah izin dulu biasanya juga langsung nyerocos"Kata Kelvin
"Lu beneran pacaran sama Melan adik kelas itu"Kata Amel sambil menatap Kelvin tajam
"Lu tau dari mana"Kata kelvin karena memang mereka baru saja berpacaran dan hanya dia dan melan yang tau
"Jelas gue tau lah,orang am-"
"Kita liat di instastory nya melan"Kata rebecca memotong omongan Amanda,hampir saja dia menyebutkan mereka tau dari amel
"Iya gue pacaran sama dia"Kelvin tidak dapat mengelak lagi
"Lo tau gak sih vin,aaaa-"Teriak Amanda karena tangannya di pukul Rebecca
"Buset kesambet apa lu,pacaran sama tu orang"kata Rebecca hampir saja amanda membocorkan semua rahasia mereka
"Nie bocah satu mulutnya gak bisa di jaga dikit apa,ceroboh banget si untung gue ikut kalo gak habis semuanya"Batin Rebecca sambil menatap Amanda tajam,Amanda yang mendapat tatapan tajam dari Rebecca mengerti maksud tatapan itu dia langsung nyengir gak jelas
"Gue jadian sama dia itu cuman karena kasian sama dia,lagian gue udah punya pacar kok sebelum sama dia"Kata Kelvin bicara jujur memang Kelvin tidak ada rasa kepada melan dan untuk pacarnya yang lain sejujurnya dia tidak pacaran dengan siapapun dia hanya berusaha agar terlihat meyakinkan
"Apa"Teriak Amanda dan Rebecca bersamaan
"Udah ah gue mau makan dulu"Kata Kelvin sambil terus berjalan keluar kelas
__ADS_1
Amanda dan Rebecca masih terus berperang dengan pikirannya masing-masing
"Kelvin punya pacar,sejak kapan terus yang dia bilang di villa kemarin apa maksudnya"Batin Amanda
"Wah parah banget nie si kelvin, bisa-bisanya dia dengan santainya bicara kek gini,padahal kan selama ini dia dekat dengan Amel"Batin Rebecca
"Man,Lo pikirin apa yang gue pikirin gak"Kata Rebecca lalu di balas anggukan dari Amanda
"Kita harus kasih tau Amel"Kata mereka berdua bersamaan
saat mereka berdua akan berjalan keluar
"Ehhh bentar,Amel kan lagi ada acara Sosial bakti berarti dia gak ada di sekolah"Kata Amanda
"Bakti Sosial Manda,bukan Sosial bakti,Lo kalo ngomong yang benar dikit Napa tadi juga hampir ajha Lo ngebocorin rahasianya Amel" -Rebecca-
"Ya maap"Kata Amanda cengar-cengir
"Yaudah kita makan ajha yok,siapa tau ketemu Amel di jalan barangkali Amel belum berangkat"kata Rebecca
Mereka dua pun pergi menuju ke kantin
*****
Sementara itu Amel yang masih saja memikirkan Kelvin,terus mondar mandir gak jelas di dalam ruangan terkadang dia duduk,lalu kemudian berdiri sambil memegang pelipisinya,teman-temannya sedari tadi memperhatikannya,sebenarnya mereka takut jika Amel sedang bimbang seperti itu dia biasanya akan mudah marah tapi Mira memberanikan diri
"Mel Lo kenapa"Tanya Mira
"Hah Gak knp kok gua cuman lagi mikir sesuatu ajha"Kata Amel
Mira pun diam dia tidak berani jika harus bertanya lebih dari itu
"Teman-Teman,gue mau ke kantin dulu yah ntar kalo udah ngumpul semua chat ajha"Kata Amel lalu kemudian dia keluar dari ruangan itu,dalam perjalanan ke luar kelas dia pun bertemu dengan kedua sahabatnya
"Gimana da,Lo udah tanya"Kata Amel menghampiri kedua sahabatnya itu
Amanda dan Rebecca pun menceritakan semuanya tanpa ada satupun yang terlewat
"Tunggu jadi maksud Lo selama Kelvin dekatin gue dia udah punya pacar gitu"Kata Amel tak percaya
"Kayaknya sih gitu,gue juga gak sempat nanya kapan mereka jadian,tapi yang jelas kata Kelvin udah lama"-Amanda-
"Gue benar-benar gak nyangka,gue pikir Kelvin itu gak bakal selingkuh"-Amel-
"Udahlah Mel,lo yang sabar yah"Kata Rebecca menenangkan Amel
Amanda ingin memberi tahu Amel tentang yang dia dengar saat di villa tadi tapi tiba-tiba
"Mel,Lo di panggil sama pak Anto"Kata salah satu anak Murid yang juga anggota dari kegiatan yang Amel pimpin
"Yaudah gue pergi dulu yah"Kata Amel sambil berlalu pergi
"Kenapa sih time Ming nya gak tepat banget"Batin Amanda
Amanda dan Rebecca pun kembali ke kelas,begitu juga dengan Amel dia pergi menghadap pak anto dia juga melupakan sejenak masalahnya tadi Amel tak mau jika kegiatannya harus terganggu hanya karena Playboy seperti Kelvin
****
Sore hari barulah Amel pulang ke rumah,amel benar-benar lelah karena berkeliling seharian
__ADS_1
Ia pun langsung merebahkan tubuhnya di kasur miliknya dan tertidur tanpa mengganti seragam nya