Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 24


__ADS_3

Amanda,Rebecca,Dicky dan Revaldo sedang bersantai di sebuah cafe yang terletak di tengah kota.


"Guys,gue kangen banget nih sama Amel"Kata Amanda membuka percakapan


"Sama Man,rasanya sepi banget gak ada Ibu tiri gue itu" Kata Dicky


"Sejak kapan Amel nikah Ama bokap lo"Kata Revaldo ngegas


"Ya kagak nikah sama bokap gue juga sih,cuman sifatnya Amel lebih kejam dari Ibu tiri"Kata Dicky


"Yeeee Ibu tiri juga gak semuanya jahat"Kata Rebecca


"Kali ajha kayak di film-film"Kata Dicky menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"Ini nie korban film,gue tenggelamin juga Lo di laut"Kata Amanda


"Jangan donk belum kaya nie gue"Kata Dicky


"Kurang kaya apa bokap lu,duit udah lebih dari segudang juga"Kata Revaldo


"Itukan punya bokap gue cuy,gue nya belum"Kata Dicky


"Sa ae Lo"Kata Rebecca


Beberapa saat mereka kembali terdiam,bingung apa yang akan menjadi pembahasan,biasanya mereka tidak seperti ini jika ada Kelvin atau Amel


"O iya emang benar ya Kelvin lanjut kuliah di luar negeri"Kata Amanda memecah keheningan mereka


"Iya dia kuliah di Swiss,katanya sih sekalian ngurus perusahaan cabang keluarga putra di sana"Kata Revaldo


"Amel menghilang,Kelvin keluar negeri,kalo gitu gue juga mau pindah ke Korea ah"Kata Dicky


"Idih gaya bat Lo,nyampe sana juga jadi tukang parkir Lo,itu juga kalo paham mereka sama bahasa Lo"Kata Revaldo mengejek Dicky


"Jahat banget Lo Do hiks hiks"Kata Dicky berpura-pura menangis

__ADS_1


"Dih dasar baperan"Kata Rebecca


"Biarin gue baperan daripada Lo "


"Apa"


"Comberan bwahahahahaha"Kata Dicky meledek Rebecca


"Lo kalo ngomong suka bener Ky"Kata Amanda terkekeh


Saat mereka sedang asik berbincang, tiba-tiba seorang gadis datang menghampiri mereka dan membuat keributan


"Heh"Kata gadis itu sambil menggeprak meja


"Apaan sih Lo"Kata Amanda berdiri disusul yang lainnya


"Kasih tau gue di mana Kelvin"Kata gadis itu yang tak lain adalah Vania


"Mana kita tau"Kata Amanda Melipat kedua tangannya di depan dada


"Woy kaleng rombeng,punya malu gak sih lo datang buat keributan,mau Lo nanya sampe kapanpun kita gak bakal ngasih tau"Kata Revaldo yang mulai tersulut emosi


"Apa Lo bilang kaleng rombeng,cih"Kata Vania berdecih kesal


"Untung Lo perempuan kalo gak habis Lo,mending Lo pergi"Kata Dicky


"Gue gak bakal pergi sebelum kalian ngasih tau gue dimana Kelvin sekarang"Pekik Vania


"Dasar gila,gak puas Lo ngerebut Kelvin dari Amel sekarang Lo ngamuk-ngamuk gajelas ke kita,sadar diri Lo"Kata Rebecca


"Gue gak perduli"Kata Vania


"Kalo mau terus disini silahkan,biar kita yang pergi,ayok guys kita tinggalin nie cewek gila"Kata Dicky melangkah pergi meninggalkan Vania


"Dasar orgil"Kata Rebecca

__ADS_1


"Dih Aneh"Kata Amanda


"Gue sebenarnya gak suka berurusan sama cewek,tapi Lo udah berani ngusik kita jadi jangan salahin gue"Kata Dicky berjalan melewati vania ia sengaja menabrak bahu Vania


"aghhhhhh"Teriak Vania,semua orang di sana berbisik-bisik melihat ke arahnya


"Apa Lo pada"Kata Vania,ia kemudian melangkah pergi meninggalkan cafe


****


Malam hari,nampak Amel sedang duduk bersantai di balkon kamar miliknya


"Kelvin, tadi beneran Kelvin kan,tapi kenapa dia bisa ada di sini"Kata Amel


"Gue harus cari tau"Amel berjalan mengambil laptop miliknya kemudian kembali keluar dan mulai mengotak-atik mencari informasi,setelah beberapa saat akhirnya dia mendapatkan apa yang dia cari


"Ohhh jadi Kelvin pimpinan perusahaan cabang di swiss,berarti dia tinggal di sana tapi kenapa dia ada di Jerman,mungkin dia ada pertemuan sama client"Kata Amel


"Tunggu kenapa gue jadi perduli sama urusan Kelvin,wah gila nie gue "Amel menutup laptopnya kembali menaruhnya di atas meja belajar miliknya


"Mending gue berendam,biar rileks"Kata Amel


Amel melangkah masuk ke dalam kamar mandi,dia merebahkan tubuhnya ke dalam bathtub,sebenarnya Amel sudah mandi setelah pulang saat bertemu Kelvin di jalan tadi tapi dia ingin menenangkan diri


Setelah cukup lama Amel berendam,ia keluar dan memakai piyama nya lagi setelah itu ia merebahkan tubuhnya ke atas kasur miliknya


Karena lelah akhirnya Amel memejamkan matanya dan tertidur dengan lelapnya


*****


Keesokan paginya,Amel sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus ia sedang menikmati sandwich dan segelas susu miliknya,saat Len dan yang lainnya tiba Amel segera menghabiskan sarapannya dan menghampiri mereka


"Pagi Queen"Sapa mereka bersamaan


Amel hanya mengangguk kemudian masuk ke dalam mobilnya,setelah itu tujuh mobil mewah itu berlalu meninggalkan mansion Amel

__ADS_1


__ADS_2