Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 16


__ADS_3

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat,seminggu lagi akan di adakan acara syukuran untuk kelulusan Murid kelas 12


Amel dan teman-temannya sudah melaksanakan ujian beberapa Minggu yang lalu,sekarang mereka hanya menunggu kabar kelulusan


Sebuah Notice pesan,membuat Amel segera mengambil ponselnya


From : Hubby


keluar yuk,nanti aku jemput


Amel terperanjat dan langsung bangun dari tempat tidurnya,Sebuah notice dari sang pujaan hati,Amel dan Kelvin memang sudah jadian 1 bulan yang lalu


To : Hubby


Wah kebetulan Aku bosan banget di rumah,jam berapa???


From : Hubby


Kalo kamu udah selesai siap² langsung kabarin aku ajha


To : Hubby


Okedeh


Amel bergegas mengganti pakaiannya dia memang sudah mandi,dia memakai Hoodie berwarna putih,dengan bawahan Levis hitam


serta rambut panjangnya yang tergerai indah


Setelah selesai bersiap-siap Amel langsung mengirim pesan singkat untuk Kelvin.


Tak lama nampak mobil Kelvin berhenti di depan rumah Amel,Amel pun berpamitan kepada orang tuanya dan langsung masuk ke mobil Kelvin.


"Kemana"Tanya Amel sambil fokus memainkan ponselnya membuka chat grup dari sahabatnya


"Gue mau ajak Lo kesuatu tempat,ada hal penting yang gue mau omongin"Kata kelvin menatap Amel sekilas,kemudian kembali fokus menyetir

__ADS_1


"Tumben,biasanya juga ngomongnya langsung di rumah"Kata Amel menatap Kelvin yang sedang fokus menyetir


"Pokoknya ini penting,Oiya By Aku ingatin sama kamu yah rasa sayang aku ke kamu itu besar banget,dan apapun yang terjadi gak akan merubah perasaan aku ke kamu"Kata Kelvin menggengam tangan Amel


"Aku tau kok,aku juga sayang banget sama kamu"Kata Amel mencium tangan Kelvin


"Maafin aku Amel mungkin ini adalah akhir dari Hubungan kita,tapi untuk aku cuman kamu satu-satunya wanita yang berhasil buat aku cinta setengah mati " Batin kelvin


Beberapa saat kemudian mereka berdua sampai di sebuah taman bunga,yang letaknya lumayan jauh dari keramaian kota,sangat cocok untuk pasangan seperti mereka


Amel dan Kelvin juga sudah duduk di bangku Taman yang ada di taman bunga itu


"Hubby ini bagus banget"Kata Amel dengan senyum indahnya menatap ke sekeliling


"Kamu suka?"Kata Kelvin menatap wajah gadis yang sangat dia sayangi ini


"Banget,O iya kamu mau ngomong hal penting apa"Kata Amel kembali memfokuskan pandangannya menatap ke arah Kelvin


"Sebelumnya aku mau minta maaf"Kata Kelvin lirih


"Minta maaf emang kamu buat salah,Jangan bilang kamu mau mutusin aku tapi gak mungkin kamu kan sayang sama aku"Kata Amel menggenggam tangan kelvin kemudian menciumnya lagi


"Maksud kamu"Kata Amel yang matanya sudah berkaca-kaca


"Aku rasa hubungan kita sampai di sini ajha,aku gak bisa bareng kamu lagi,aku gak bisa ngejaga kamu lagi,cari pria yang lebih baik dari aku,yang tulus sayang sama kamu"Kata Kelvin,perkataan Kelvin membuat Amel menangis,air matanya sudah tak dapat di tahan lagi,Kelvin yang melihat itu pun memeluk Amel


"Tapi kenapa By"Kata Amel sesenggukan


"Vania,A a aku bakal tunangan sama Vania"Kata Kelvin


Amel pun menarik tubuhnya dari pelukan Kelvin,dia benar-benar tidak percaya bahwa orang yang dia sayangi bahkan tega meninggalkannya hanya karena wanita yang bahkan bisa di bilang baru mengenalnya,Amel menatap Kelvin dalam,kemudian terlihat segurat senyum kecewa dari bibir mungilnya


"Aku benar-benar gak nyangka vin,kamu ninggalin aku hanya karena wanita itu"Kata Amel menghapus Air matanya


"Cih,aku bodoh ya kenapa aku nangis buat orang yang gak perduli sama aku"Kata Amel membuang pandangannya menatap ke sembarang arah,dirinya sekarang tak ingin melihat wajah Kelvin

__ADS_1


"Kamu jangan ngomong gitu Mel,Aku sayang sama kamu bahkan cinta mati sama kamu Aku tunangan sama Vania karena-"Kelvin berhenti berbicara dia tidak mungkin memberitahukan alasan yang sebenarnya kepada orang lain,dia sudah berjanji kepada Vania


"Karena apa ha,gak bisa jawab kan kamu


sudahlah Vin gak usah pake alasan lagi tanpa kamu kasih alasan,aku juga bakal pergi kok dari kamu,Aku lelah di sini aku mau pulang"Kata Amel melangkahkan kakinya menuju ke pinggiran jalan raya


"Mel biar aku antar kam-"


"Cukup aku bisa pulang sendiri dan kamu jangan hubungin aku lagi"Kata amel terus melangkahkan kakinya


Kelvin pun hanya diam menatap punggung Amel,ingin sekali dia berlari dan memeluk Amel tapi apalah daya dia sudah berjanji kepada Vania


Sementara Amel dia menelfon orang kepercayaan keluarga Tanison yang ditugaskan untuk mengurus segala keperluan Amel selama dia tinggal di indonesia,Amel terpaksa menelfonnya karena tidak mungkin dia menunggu taksi lewat atau memesan Taksi online


Tas nya ketinggalan karena dia terburu-buru tadi,bahkan dia tidak membawa sepeser uang pun


Kelvin masih diam menatap Amel yang masih menunggu seseorang


Cukup lama menunggu akhirnya nampak beberapa mobil mewah berhenti di depan Amel,dan beberapa pria bertubuh tegap dengan pakaian formal keluar dari mobil dan menghampiri Amel


Kelvin yang melihat itupun Mengira Amel dalam bahaya ketika dia akan menyusul Amel Langkahnya terhenti ketika Melihat mereka semua menunduk kearah Amel Dan sepertinya Amel mengenal mereka


Kelvin mengendap-endap dan bersembunyi di belakang pohon besar yang ada di taman itu ia menajamkan pendengarannya


"Kenapa anda membawa banyak sekali Bodyguard,En"Kata Amel yang masih bingung dengan apa yang di lakukan kaki tangan keluarganya ini


"Apa nona baik-baik saja,saya sangat khawatir nona apalagi nona berada di tempat yang sepi seperti ini"Kata En menatap sekeliling yang benar-benar sepi


"Saya baik-baik saja,bagaimana bisa anda berfikiran konyol seperti itu,kalau saya dalam bahaya tidak mungkin saya menelfon anda dan bicara dengan jelas"Kata Amel lagi


"Maaf Nona ketika di telfon saya mendengar suara nona yang seperti habis menangis,jadi saya khawatir,dan saya takut jika Tuan Tau saya tidak mengawasi nona"Kata En menundukkan kepalanya


"Anda tidak perlu khawatir En,dan tetaplah pada perjanjian kita,lagipula Daddy tidak akan marah jika kita menjelaskan secara perlahan kepadanya"Kata Amel menepuk pundak En perlahan


"Baik Nona,mari sekarang saya antarkan pulang"Kata En membuka pintu,Amel kemudian masuk,begitu juga dengan pak En dan Para Bodyguard yang sudah kembali ke dalam mobil mereka masing²,mobil yang di naiki Amel dan beberapa mobil yang mengikutinya berjalan kembali ke Kota

__ADS_1


Kelvin yang mendengar dan melihat kejadian itu pun kebingungan


"Tuan???siapa orang yang di bilang tuan oleh Pria tadi?? dan Daddy bukannya Amel memanggil ayahnya dengan sebutan papa?? ,dan juga papanya Amel hanya seorang karyawan biasa?? untuk apa Amel di jaga dengan bodyguard sebanyak itu??? ,Siapa sebenarnya Amel???"Batin Kelvin yang masih bingung dengan apa yang dia saksikan tadi,ia pun memutuskan untuk kembali pulang ke rumah dengan sejuta pertanyaan di benaknya


__ADS_2