Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 6


__ADS_3

Hari ini adalah hari Minggu dan tentu saja harinya untuk orang-orang bermalas-malasan tapi tidak dengan Amel dia sudah bangun sejak tadi pagi dan bersiap untuk keluar ia rencananya akan mengunjungi Mami nya adik perempuan ayahnya Amel memang terbiasa memanggil bibinya itu dengan sebutan mami sedari kecil, Amel berencana untuk bertanya kepadanya tentang dunia modeling karena Mami nya itu adalah seorang model ya tapi itu dulu sebelum dia menikah, meskipun Mami nya itu bukan model bertaraf internasional tapi dia bisa sedikit mendapatkan informasi dari sana,Amel sudah bertekad akan memulai impiannya apalagi tinggal beberapa bulan Amel sudah akan kuliah jadi saat itulah dia akan memulai karir nya sebagai model


"Untuk sekarang aku hanya akan mencari Tau saja dulu tapi setelah aku kuliah nanti aku akan langsung memulai karirku,semangat Amel"Katanya menyemangati diri


Setelah itu Amel pergi dengan menggunakan sepeda motor,ya hari ini kan hari Minggu jadi ayahnya tidak keluar untuk bekerja,sehingga Amel bisa memakainya untuk hari ini


sesampainya di tempat tujuannya,Amel langsung memarkirkan motornya dan bergegas mengetuk pintu


Tok Tok Tok


"Mami"Katanya sambil mengetuk pintu


Tak lama kemudian pintu terbuka dan tampaklah seorang wanita muda usianya sekitaran 30 tahun sedang menggendong bayinya


"Amel,kamu apa kabar sayang"Kata Wanita itu sambil memeluk Amel


"Baik kok Mi,Mami gimana kabarnya dan hey liat baby kesayangan kakak ini lucu banget sudah gede yah"


Sapa Amel sambil mengambil Baby Vina dan menggendongnya


"Baik kok mel,iya nie saking lamanya kamu sudah gak ke sini,oh iya sayang ayok masuk " Kata Nita sambil mempersilahkan keponakan kesayangannya itu masuk ke rumah


Kemudian mereka pun masuk menuju ke taman belakang rumah


"Amel mau minum apa,Nanti Mami ambilin " Kata Nita menawarkan Amel minuman

__ADS_1


"Gak usah Mi,nanti Amel ambil sendiri"kata Amel menolak untuk merepotkan Maminya itu


"Iya udah,Ntar kalo haus langsung ke dapur ajha yah"-Tante nita-


"Iya Mi,oh iya Papi ke mana kok gak kelihatan dari tadi"-Amel-


"Papi ada kerjaan di luar negeri jadi dia seminggu di sana" -Tante Nita-


"Mi Amel mau tau donk gimana sih pengalaman mami pas masih jadi model" Kata Amel yang sudah tak sabar mendengar cerita Dari Nita


Lalu Wanita cantik itu tersenyum dan mulai bercerita tentang perjalanan karirnya mulai dari pertama kali terjun ke dunia modelling sampai dia akhirnya putuskan untuk berhenti karena ingin mengurus keluarga kecilnya


Panjang Lebar mami Nita bercerita dan Amel mendengarkan dengan sangat antusias


setelah selesai bercerita Tante Nita bertanya kepada Amel


"hehe iya mi,Amel punya impian buat jadi model kayak mami"-Amel-


"Serius sayang,wah mami sih dukung seratus persen,kalo bisa sih kamu harus lebih baik dari Mami" -Tante Nita-


"Makasih Mi, iya mi Amel pasti bakal usahain buat jadi yang terbaik"-Amel-


"O iya Amel nanti kuliah di mana" -Tante Nita-


"Amel belum tau mi" -Amel-

__ADS_1


"Gimana kalo Amel ikut mami sama papi ke luar negeri" -Tante Nita-


"Hah jadi maksudnya Nami mau pindah ke luar negeri gitu,kapan mi" -Amel-


"Nunggu kerjaan papi kamu di sini udah selesai,gimana kamu mau kan lagian tinggal berapa bulan ajha lagi kamu bisa langsung kuliah kan di sana sekalian jadi model" -Tante Nita-


"Emm gimana yah mi" -Amel-


"Kamu tenang ajha sayang pendaftaran dan semua keperluan kamu,Biar Mami yang urus" -Tante Nita-


Sebenarnya Amel sangat senang apalagi di sana dia bisa mencari pengalaman baru lagipula dia bisa berbahasa Inggris dengan lancar,hmm tapi Amel bimbang bagaimana dengan rencananya selama ini lagipula dia belum tau Kelvin akan melanjutkan perguruan tinggi nya di mana,dia benar-benar bimbang


"Gimana mel" Kata mami Nita membuat Amel tersadar dari lamunannya


"Emm Amel pikir-pikir dulu ya mi" -Amel-


"Yasudah kalo Amel sudah milih nanti kabari mami yah sayang"Kata Tante Nita lembut sambil membelai rambut panjang keponakannya itu


"Iya mi" kata Amel sambil tersenyum ramah ke arah bibinya yang sudah seperti ibu baginya itu


Tak terasa hari sudah mulai gelap dan Nita meminta Amel untuk menginap di sana karena ia tak ingin Amel pulang sendiri apalagi sudah malam,Amel pun bersedia lagipula di sini ada beberapa baju Amel yang tertinggal waktu Amel menginap dulu,Amel memutuskan untuk menghubungi ibu nya agar tidak khawatir karena dia akan menginap


setelah selesai mandi Amel turun ke meja makan dan makan bersama dengan maminya setelah selesai makan mereka berbincang sebentar di ruang keluarga lalu karena sudah mulai larut mereka kembali ke kamar masing-masing dan ya Amel memang mempunyai kamar khusus di rumah Maminya ini karena dulu ia pernah tinggal selama Setahun di sini sewaktu orang tuanya di luar kota jadi kamar itu tetap akan menjadi kamar Amel lagipula tidak ada yang menempatinya


Amel menghempaskan tubuhnya ke kasur itu lalu membuang nafasnya kasar

__ADS_1


"Aku benar-benar bingung di satu sisi aku ingin sekali memperjuangkan orang yang aku sayangi,dan di sisi lain aku juga sangat ingin melanjutkan pendidikan dan impian ku di luar negeri,hhfut biarlah waktu yang menjawab"Kata Amel lalu tertidur pulas


__ADS_2