Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 11


__ADS_3

Sudah seminggu sejak Melan dan Kelvin berpacaran,Kelvin sudah kembali seperti dulu dia sudah mulai dekat dengan amel namun Amel tidak terlalu merespon Kelvin lagi dia juga tidak bisa menjauh dari Kelvin karena bagaimanapun Kelvin teman dekatnya


"Permisi"Ada seorang adik kelas yang datang dan mengetuk kelas mereka


"Pasti cari Amel kan"Kata Rio Teman sekelas Amel


"I iya kak"Kata adik itu gugup


"Gak usah takut gitu dek,ini orang mukanya ajha yang sangar hatinya hello Kitty kok,jangankan sama manusia sama kecoak ajha dia lari"Kata Amel sambil memegang bahu Rio sontak mengundang gelak tawa dari teman sekelasnya


"Gue kan baik"Kata Rio sambil cengengesan


"Kenapa Lo cari gue"Kata Amel


"A a anu kak,di panggil ke ruang guru"Kata adik kelas itu


"Oh Yaudah ntar gue ke sana"Kata amel yang memang sudah biasa bolak balik ke kantor guru,dia juga sudah tau pasti akan ada tugas


Adik kelas itu pun berpamitan lalu pergi,Amel kembali ke kursinya merapikan bukunya yang berserakan ke meja lalu pergi keluar


Sesampainya di Kantor guru,dia sudah tau siapa yang memanggilnya dia pun menghampiri guru itu


"Pagi pak,bapak cari saya"Kata Amel ke pak Anto


"Iya,bapak punya tugas untuk kamu"-Pak Anto-


"Tugas,bapak kan gak ngajar kelas saya"Kata Amel sedikit bercanda padahal dia sudah tau pasti tugasnya menyangkut kegiatan sekolah


"Kamu ini slalu saja bercanda,jadi tanggal 14 nanti kita bakal Adain School Tour ke SMA Tunas muda dan bapak minta kamu yang jadi koordinator acara ini"Kata pak Anto menjelaskan


"Terus apa saja yang harus saya lakukan pak"-Amel-


"Tugas kamu adalah memantau siswa-siswi kita,mengabsen sebelum kita berangkat dan juga setelah kita kembali ke sekolah,pastikan tidak ada murid yang Berduaan kamu ngerti kan"-Pak Anto-


"Maksud bapak saya di suruh mantau orang pacaran pak"Tanya Amel


"Ya pastikan mereka semua ikut kegiatan yang di adakan" -Pak Anto-


"Yah pak,padahal saya juga mau berduaan sama pacar saya"Kata amel Bercanda lagi


"Amel,Amel semua guru juga tau kamu itu gak punya pacar,sok sokan mau berduaan segala kamu mau berduaan sama siapa sama tiang"Kata pak Anto mengejek Amel disusul tawa dari guru lain


"Bapak jangan salah,kemarin saya lihat Amel jalan loh pak sama kekasihnya,Kekasih bayangan awokwokwokw"Kata Bu Mila


"Bapak sama ibu tau ajha hehehe"Kata Amel,di sekolah Amel memang selalu jadi andalan guru selain itu sifatnya yang periang membuat semua guru mengenalnya


Di sekolah ini Amel berkedudukan sebagai ketua OSIS jadi dia punya hak dan kewajiban mengatur segala aktivitas yang berhubungan dengan murid,dia memiliki kewenangan yang sama dengan guru BK dia berhak menghukum siswa-siswi yang melanggar aturan tetapi jika ulah yang di buat sudah melewati batasan baru akan di serahkan ke Guru BK,Amel bahkan boleh menegur guru yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik itulah kenapa dia sangat di segani di sekolah

__ADS_1


"O iya amel setelah ini kamu kumpulkan siswa dan siswi bapak tidak bisa karena bapak ada urusan di luar,kemudian berikan pengumuman yang bapak beritahu kan tadi,dan tolong kamu bentuk kepanitiaan untuk acara ini dan satu lagi besok bapak tunggu untuk pendaftaran"Kata pak Anto


"Siap pak"Kata Amel


"O iya satu lagi"Kata pak Anto


"Kamu jangan suka omelin anak orang terlalu lama,nanti bisa mati berdiri mereka"Kata pak Anto sambil tertawa kecil


"Selagi mereka gak ngelanggar aturan saya pak"Kata amel


Amel pun pamit dan pergi melakukan tugas yang di minta pak Anto


Semua siswa dan siswi SMA CAHAYA PELITA sudah berkumpul di lapangan,Amel berdiri di podium sambil memegang mic


"Selamat pagi Teman-teman"Sapa Amel


"Pagiiii"Teriak siswa-siswi membalas sapaan amel


"Saya harap kalian mendengarkan saya berbicara dan tidak fokus sendiri,siapa yang kedapatan asik sendiri akan saya hukum"Kata Amel dengan tegas membuat semua yang di sana terdiam terutama adik kelas,ya siapa yang mau mendengar ocehan Amel


dia lebih bahaya dari guru BK,dia mampu mengoceh seharian,beberapa murid yang pernah di hukumnya pun sampe sekarang tidak pernah berulah lagi,Amel kembali melanjutkan pembicaraannya


"Hari Ini saya punya pengumuman untuk kita semua,sebelum kelas 12 menghadapi ujian,pihak sekolah ingin mengadakan School Tour ke SMA Tunas Muda pada tanggal 14 Februari "Kata Amel di balas teriakan senang dari murid-murid,setelah semua murid kembali terdiam Amel kembali berbicara


Amel menjelaskan tentang kegiatan yang akan di adakan sekolahnya itu,namun saat sedang sibuk menjelaskan Amel melihat beberapa adik kelas perempuannya sibuk berbicara sendiri


"Hey kalian yang di sana"Kata Amel dengan sorot mata tajam,sontak membuat semua nya menoleh kecuali sekelompok siswa yang di teriakinya tadi


"Ya ampun untung bukan gue"


"Gila Gak capek apa"


"Untung tadi gue dengerin kakak itu ngomong"


"Amel gak berubah,sukanya ngoceh ajha terus"


"Hahaha jadi ingat waktu gue di hukum dulu"


"Galak banget tu orang,besok-besok gak bakal mau gue berurusan sama dia"


"Kalo sudah begini,preman pun insaf"


"Buset mendingan sama guru BK di hukumnya"


"Pas lahir di apain ya"


"Kalo punya isteri kayak dia,gue gak tau gimana nasib gue"

__ADS_1


"Ternyata ada yang lebih galak dari ibu gue"


"Walaupun galak Amel tetap bidadari,awokwokwok"


"Ya ampun Gimana ya rasanya para OSIS punya ketua yang galaknya minta ampun"


Dan masih banyak lagi celotehan dari siswa-siswi lainnya


"Untung gue gak ngajar kelas dia"


"The next guru BK"


"Et dah kok dia lebih galak dari gue yah"


"Salah sendiri cari masalah"


"Gue baru sadar punya murid begini"


"Kalem-kalem mematikan"


Beberapa guru yang melihat juga ikut berkomentar,mereka tidak ingin ikut campur karena itu sudah tugas Amel


"Bukan teman gue"Kata Rebecca dan Amanda bersamaan


"Untung dia gak jadi ketua kelas kita"Kata Rio dan teman sekelas Amel yang lain


Setelah hampir setengah jam mengoceh Amel melepaskan kelima anak itu,ia meminta mereka untuk lebih menghargai orang lain apalagi yang lebih tua


"Kalian beruntung tidak saya hukum,sekarang kembali ke kelas"Kata Amel


Membuat Anak-anak itu mengambil langkah seribu sebelum Amel mengeluarkan jurus maut nya lagi


"Nyesal gue, besok-besok gak mau lagi cari masalah sama dia"


"Gak di hukum,perasaan itu lebih dari hukuman"


"OMG,telinga gue panas"


"Rusak image gue"


"Diam Lo pada,dia dengar bisa mati kita"


Ocehan dari kelima anak ituu


Sementara itu Amel menuju ke ruang Osis,dia melewati beberapa murid,mereka tidak berani melihat Amel mereka hanya menunduk ketakutan,karena Amel mengeluarkan senyum devil nya


benar-benar membuat takut apalagi dia jarang mengeluarkan senyum seperti itu,Di ruang Osis para anggota OSIS sudah deg-degan setengah mati

__ADS_1


Pertemuan berlangsung cukup lama,dan setelahnya baru mereka bisa bernafas lega karena kali ini Amel bersikap seperti biasanya karena tidak ada alasan yang membuatnya marah,setelah pertemuan bel pulang berbunyi semua murid pulang begitu juga dengan Amel


Saat di perjalanan pulang Amel bertemu dengan kelima siswi tadi,mereka gemetaran melihat Amel,Amel tersenyum ramah mereka pun membalas senyuman dan segera berpamitan pergi


__ADS_2