Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 2


__ADS_3

Sesampainya di rumah Amel langsung menuju ke kamarnya dan mengganti pakaiannya kemudian ia turun untuk makan siang,setelah selesai makan siang Amel kembali ke kamarnya ia merebahkan tubuhnya di kasur miliknya itu kemudian ia mengingat pertama kali ia melihat Kelvin


Flashback on


Hari ini adalah hari pertama Amel dan murid lainnya di sekolah baru mereka SMA CAHAYA PELITA,Amel ke sekolah bersama kk sepupunya mereka memang sudah satu sekolah semenjak sd hanya saja KK sepupunya itu lebih tua satu tahun darinya


setelah sampai di sekolah Amel langsung menyapa teman-teman semasa SMP nya dulu


saat bel berbunyi tanda di mulainya aktivitas di sekolah itu semua murid baru sudah berkumpul di lapangan begitu juga dengan Amel mereka terbagi beberapa kelompok Amel tidak mengenal satupun murid di kelompoknya itu dan akhirnya dia berkenalan dengan Mira


Hari mos pertama berlalu begitu juga seterusnya hingga hari terakhir pun tiba


Amel dan Mira sedang bercerita sambil melihat-lihat murid-murid yang lalu lalang di lapangan hingga akhirnya Amel melihat dia


pria dengan tubuh yang cukup tinggi,berkulit putih,dan rambut yang sengaja di buat berantakan namun tetap terlihat rapi semenjak itulah Amel mulai menyukai Kelvin ia selalu berusaha mencari tau tentang Kelvin


Sayangnya Amel tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk dekat dengan Kelvin karena kelas mereka yang berbeda Amel tidak berani jika harus pergi ke kelas Kelvin karena ia canggung dan tidak ingin disangka murahan dan saat itu juga Amel mulai berusaha mencari kesempatan agar bisa mendapatkan Kelvin meskipun ia tahu Kelvin di gelar sebagai playboy di angkatan Amel padahal mereka belum lama di sekolah itu


Amel yakin bahwa dia bisa mengubah Kelvin menjadi pria yang setia dan satu²nya untuk amel

__ADS_1


Flashback off


Tapi sekarang Amel tersadar misinya tidak mudah karena memang sifat Amel yang pemalu untuk memulai duluan selain itu mereka juga berbeda kelas jadi susah untuknya mendekati Kelvin tapi sekarang kesempatan datang


"Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,Kelvin Lihat saja ketika aku sudah berhasil mendapatkan mu aku tidak akan membiarkanmu berpaling"Kata Amel dengan semangat yang membara


1 bulan sudah berlalu Amel sudah beradaptasi dengan teman-teman barunya ia sudah dekat dengan Rebecca dan Amanda selain itu dia juga sudah berteman baik dengan Dicky,Kelvin,dan Revaldo


Tapi Amel belum bisa mengambil hati Amel saat ini Amel hanya ingin bersahabat dengan kelvin dulu karena ingin mengetahui sifatnya saja


Pagi hari di sekolah Kelvin datang menghampiri Amel


"hmmm terserah"jawab Amel


kemudian Kelvin pergi dan tersenyum kepada Amel,Amel pun tersenyum ia berusaha menahan agar tidak berteriak karena terlalu gembira


Waktu Pulang pun tiba Amel melihat sekeliling ia tidak melihat Kelvin karena memang Kelvin sudah keluar duluan tadi karena tidak ingin menunggu terlalu lama Amel meminta Rebecca mengantarnya pulang,Rebecca tidak membawa motor tapi dia mengantar Amel dengan menggunakan motor milik Amanda dan meminta Amanda menunggu


kemudian saat ingin keluar dari gerbang sekolah Kelvin datang ke arah mereka

__ADS_1


"Loh Amel katanya mau pulang sama aku"kata Kelvin


"Kamu lama sekali,aku mencarimu tapi gak ada ya sudah aku suruh Rebecca mengantarku"Kata Amel berpura² kesal


"Ya sudah sini becca,biar gue ajha yang ngantar Amel "kata Kelvin menyuruh Rebecca turun dari motor Amanda


"Heh Kelvin,ini motor Amanda enak ajha sana kalo mau ngantar ya pakai motor Lo sendiri lah"kata Rebecca


"Motor gue di parkiran malas ngambilnya"Kata Kelvin lagi


Mereka dua berdebat karena Rebecca tidak mau meminjamkan motor Amanda kepada Kelvin


"Ah sudahlah Kelvin biar ajha Rebecca nganter aku pulang"Kata Amel melerai mereka berdua


Kelvin pun menyerah dan berkata kepada Amel "Baiklah,tapi lain kali kau pulang ikut aku"


"Iya"Kata Amel


kemudian Amel dan Rebecca pergi meninggalkan sekolah dan menuju ke rumah amel

__ADS_1


setelah sampai di rumah Amel masuk ke rumahnya dan langsung berlari menuju ke kamarnya sambil terus tersenyum gembira


__ADS_2