
Hari ini Amel terlihat begitu sibuk sedari pagi ia terus saja mondar-mandir,mengurus ini itu persyaratan untuk tour belum lagi urusan pendaftaran yang juga menjadi tanggung jawabnya
Jam pelajaran ke 3 sudah di mulai barulah Amel selesai dengan segala tugasnya,saat dalam perjalanan kembali ke kelas dia bertemu dengan Bu Lea sepertinya Bu Lea sedang mencari sesuatu,Bu Lea yang juga melihatnya menghampirinya
"Pagi bu,apa ibu mencari sesuatu" Tanya Amel ramah
"Ehmm iya Amel,jadi begini ibu sedang mengajar di kelas 10 IPS 3 dan ternyata ada 4 orang murid yang membolos" Kata Bu Lea
"Oh ya sudah ibu kembali saja mengajar,biar saya yang mencari mereka"Kata Amel sebenarnya dia malas tapi ya mau bagaimana lagi sudah tugasnya
"Terimakasih Amel" Kata Bu Lea tersenyum
"Sama-sama ibu,lagian ini sudah tugas saya"kata amel
Bu Lea pun kembali ke kelasnya dan mengajar,Amel segera melangkahkan kakinya
ia mencari mereka di semua tempat andalan di sekolah ini mulai dari toilet,kantin,taman sekolah tapi tempat itu kosong
"Kemana yah mereka,bikin repot ajha"Kata Amel mendengus kesal
tiba-tiba senyum devil terlihat di wajahnya,dia pun melangkahkan kakinya ke suatu tempat setelah sampai di sana dia membuka pintu Rooftop itu perlahan dan benar saja mereka ada di sana sebelum dia menegur mereka dia mengambil beberapa foto untuk jadi bukti barangkali di butuhkan
"Ohh kalian di sini rupanya"Kata Amel sontak membuat mereka semua menoleh
"Lo siapa,berani-beraninya ke sini" kata salah seorang siswa di situ
"Lo gak tau gue,pantas berani bolos"Kata Amel
"Gue kenal Lo,Lo siswi kayak gue yang sok-sok mau ngatur-ngatur iyakan,tapi kayaknya Lo bukan dari angkatan gue" Kata siswa itu memandang remeh Amel
Amel pun memandang siswa itu dari kepala sampe ke ujung kaki
"Oh siswa baru rupanya"Kata Amel karena memang ini pertama kalinya setelah beberapa bulan ada yang berani membolos lagi
"Gue minta kalian pergi dari sini dan kembali ke kelas,sebelum gue berubah pikiran"Kata Amel dengan suara sedikit meninggi
"Enak ajha Lo"Kata siswa baru itu
"Gue udah kasih peringatan dan kalian gak mau nurut,kalian pantas di hukum" Amel menaikkan suaranya satu oktaf lagi
"Lo gak tau gue siapa,papa gue yang punya sekolah ini jadi gue bebas mau ngapain ajha dan satu lagi,besok Lo bakal di keluarin dari sekolah ini"Kata siswa itu sombong
"Lo yang gak tau gue siapa,dan ingat ini sekalipun Lo anak pemilik sekolah di sini gue bakal bikin Lo di pindahin dari sekolah ini"Kata amel tersenyum kecil
Murid itu hanya berlalu pergi tanpa menoleh sedikitpun tapi dia tidak kembali ke kelas dia menuju ke parkiran dan langsung melajukan mobilnya entah kemana
Amel menatap tajam ketiga siswa di depannya ini,mereka sudah lama di sekolah ini dan setelah sekian lama ada yang berani membolos juga
"Kenapa kalian bolos"Kata amel
"Ki kita di bujuk sama Boss dia bilang kalo dia bakal ngejamin kita"Kata salah seorang siswa di sana
"Cih ngejamin kalian liat sendiri dia bahkan ninggalin kalian tanpa menoleh sedikitpun,emang kalian fikir dengan ikuti orang ke jalan yang salah kalian bakal jadi orang yang sukses,Sekarang gue minta kalian turun dan masuk ke ruang Osis" pekik Amel sambil menunjuk ke pintu Rooftop kali ini dia benar-benar dibuat kesal oleh mereka apalagi sedari pagi dia belum sempat beristirahat
Kemudian ketiga siswa itu berjalan dan diikuti Amel di belakang mereka
Saat sudah di ruang Osis Amel menceramahi mereka panjang kali lebar,jika di jadikan tulisan mungkin bisa sampe 1 bab
__ADS_1
Kemudian Amel menyuruh mereka lari keliling lapangan,sementara amel memantau dari pinggir lapangan,setelah selesai berlari Amel menyuruh mereka untuk berdiri di aula selama 30 menit,dan selama itu pula Amel harus mengawasi mereka setelah mereka selesai Amel menyuruh mereka kembali ke kelas,begitupun dengan Amel dia kembali ke kelas dan bisa beristirahat juga
saat sudah sampai di kelasnya,Amel kembali ke kursinya
"Mumpung jamkos tidur ah" Kata Amel saat akan memejamkan matanya datang teman sekelasnya dan memukul bahunya sontak membuat Amel kaget
"Woy Amel balik-balik langsung tidur ajha lu" Pekik Edy mengagetkan amel
"Eh buset Lo mau gue bunuh"Kata Amel latah membuat teman-temannya yang lain menoleh padanya
"Ampun gue kan mukulnya pelan"Kata Edy sedikit ketakutan
"Edy gue kira Lo siapa,ngapain sih Lo taukan gue gak suka di ganggu kalo mau tidur"Kata Amel menatap Edy
"Yaelah gue kan cuman nyapa lo"Kata Edy dengan wajah sok memelas
"Yaudah sana pergi gue capek seharian bolak-balik,kalo Lo gak pergi gue gampar nie yah"Kata amel sedikit bercanda membuat Edy lari ketakutan
Amel pun kembali melanjutkan ritual tidurnya, benar-benar ketua OSIS yang harus di teladani
****
Keesokan harinya
Hari ini Amel tidak ada kesibukan jadi dia bisa belajar seperti biasanya,namun siapa sangka saat di tengah-tengah pelajaran Amel di panggil ke ruang kepala sekolah
"Pasti ini ulah bocah bengek kemarin"Batin Amel
Saat sampai di ruang kepsek Amel melihat ada Dua orang bapak-bapak di sana,Bapak kepala sekolah dan bapak pemilik sekolah,dan keempat siswa yang membolos kemarin juga ada
"Amel silahkan duduk"Kata pak Nurdin mempersilahkan Amel untuk duduk,Amel pun segera duduk
****
Amel tersenyum kecil dan dengan tenang dia menjawab
"Saya ketua osis di sini pak,jadi apapun hal yang di perbuat siswa dan jika itu berhubungan dengan sekolah adalah tanggung jawab saya"Kata Amel tersenyum ramah
"Saya bisa menuntut dan mengeluarkan kamu dari sekolah ini karena sudah menghukum anak saya"Kata pak Robert
"Jika anak bapak tidak membuat kesalahan saya tidak mungkin menghukum anak bapak,dan ya bapak bilang akan menuntut dan mengeluarkan saya dari sekolah,saya juga bisa memberitakan ini ke awak media dengan iming-iming ketua OSIS di keluarkan dari sekolah hanya karena menghukum anak pemilik sekolah yang membuat kesalahan" Kata Amel dengan santainya
"Tapi kamu tidak punya bukti untuk menghukum anak saya"Kata pak Robert masih membela anaknya yang jelas-jelas salah
Amel menghela nafas pelan kemudian melanjutkan bicaranya lagi
"Apa bapak lupa 2 tahun lalu bapak pernah menskors saya selama 8 hari sampai saya ketinggalan UAS selama 1 hari karena saya terlibat balapan liar,padahal saya melakukan itu di luar sekolah dan bukan saat jam sekolah,saya tau saya memang salah tapi bapak tidak memberikan toleransi padahal 1 hari itu sangat berpengaruh untuk nilai saya,bapak tidak punya bukti sama sekali waktu itu bapak hanya mendengar dari laporan para siswa dan ya satu lagi bukti yang bapak bilang tentu saja saya punya"Kata amel mengeluarkan ponsel dari sakunya dan menunjukkan foto yang ia ambil diam-diam kemarin
Pak Robert terdiam dia benar-benar mati Kutu di buat Amel,sekaligus menahan malu karena ulah anaknya
"Amel saya minta maaf saya yang salah,dan setelah ini saya akan mengurus surat pindah anak saya,saya benar-benar malu dengan kelakuannya" Kata pak Robert memijit pelipisnya
"Tidak apa pak saya paham,dan saya juga minta maaf kalo saya lancang"Kata Amel tanpa menghilangkan senyum ramahnya
"Ternyata tidak salah pak Nurdin mempercayakan kamu sebagai ketua OSIS"Kata pak Robert memuji
"Terimakasih pak"Kata Amel dengan senyum devilnya sambil menatap ke murid baru yang sebentar lagi menjadi mantan murid di sana
__ADS_1
"Dan kalian bertiga,saya skors selama dua hari"Kata pak Nurdin
Itulah kenapa Amel sangat di segani di sekolah ini selain disiplin dan bertanggung jawab dia juga sangat cerdik
Setelah semua urusannya selesai amel pamit kemudian ia pergi meninggalkan ruangan kepsek dan kembali ke kelasnya,ternyata sedari tadi banyak siswi yang menguping membuat mereka bergidik ngeri jika harus berurusan dengan Amel anak pemilik sekolah saja bisa langsung di pindahkan bagaimana jika hanya murid biasa seperti mereka
Berita itu pun menyebar luas ke seluruh penghuni sekolah itu Membuat kedudukan Amel di sekolah itu naik satu kursi lagi di mata siswa dan siswi,dasar biang gosip
Saat sampai di kelas teman-temannya menatap dia ketakutan
"Kenapa Lu pada"Kata Amel seperti biasanya
"Jangan usir kita Mak"Kata Rio
"Cielah pantas muka kalian kayak ikan kekurangan air,apaan sih gosip gituan di dengarin" Kata Amel sambil berjalan ke kursi Amel dan amanda
"Lu mah selo,lah kita udah mau mati di tempat"Kata Edy
"Gue ini tetap Amel ketua OSIS biasa,kecuali lu pada buat masalah baru gue jadi ketua OSIS rempong"Kata Amel sambil duduk di sebelah Amanda
Saat Amel sudah duduk Suasana kelas sudah kembali normal,para Ayam bengek pun mulai beraksi
"Emang bener lu buat murid baru di pindahin"Kata Amanda membuka pembicaraan seperti biasa
"Iya"Kata Amel santay sambil memainkan ponselnya
"Buset gak berubah Lu,gue pikir setelah liburan kemarin lu jadi lembut kek dikit"Kata Rebecca
"Gue berubah kok,lu taukan gimana gue 2 tahun yang lalu"Kata amel menyimpan ponselnya dan menatap kosong ke depan
#Flashback on
Amel 2 tahun yang lalu adalah seorang badgirl,dia pernah bergabung dengan club motor liar yang kerjaannya balapan dan menjadi bulan-bulanan polisi
Amel selalu keluar pukul 12 malam dan pulang pukul 3 subuh kadang dia menginap di rumah teman se geng nya yang perempuan
tapi bukan berarti dia tidak bisa menjaga diri menurut Amel dirinya masih pelajar tidak baik jika melakukan hubungan badan dengan orang yang bukan suaminya,selain untuk kesehatan masa depannya juga menjadi taruhan
Teman-teman Amel juga rata-rata kakak kelasnya,dia jarang sekali bergaul dengan teman sebayanya karena menurutnya mereka yang masih terlalu labil dan pengecut,selain di jalanan Amel sering pergi ke bar,tapi dia hanya pergi untuk berkumpul dan bertemu teman-temannya dia pernah meminum minuman keras tapi itu hanya dua kali dan setelah itu tidak pernah lagi mengingat ayahnya yang pernah sakit keras karena minuman beralkohol tapi itu dulu,Amel pernah sekali masuk catatan hitam ya karena ketahuan balap liar
Amel pernah dua kali masuk kantor guru karena berkelahi dengan temannya,dan kalian sudah tau siapa pemenangnya tentu saja Amel dia selalu cerdik dalam memilih kata-kata sehingga dia sama sekali tidak bersalah di mata guru karena memang nyatanya begitu
Sehingga Suatu hari dia sadar bahwa apa yang dilakukannya bisa saja membuat dirinya dan orang lain bahaya,dia pun berubah dan semenjak itu dia mendaftar menjadi calon ketua OSIS dan hasilnya dia terpilih semenjak itu dia menjadi Amel yang sekarang
#Flashback Off
"Iya gue tau Lu udah berubah Lu gak nakal lagi,tapi tetap ajha galak"Kata Rebecca
"Kok lu tega sih bikin dia dipindahin dan kenapa dia yang dipindahin padahal kan yang punya sekolah bokapnya"Kata Amanda
"Lah salah dia sendiri cari masalah sama gue,pake ngancem mau buat gue di keluarin segala,dia memang anak pemilik sekolah ini tapi dia tetap siswa aturan ya aturan,gue udah ngingatin tapi tetap ajha dia ngelapor bokapnya dan lihatkan senjata makan tuan"Kata Amel tersenyum bangga karena berhasil membuang biang masalah
"Lo yang terbaik"Kata Amanda dan Rebecca bersamaan
Mereka berceloteh panjang lebar,sementara di tempat duduknya Kelvin masih menatap Amel,Amel yang menyadari bahwa dirinya sedang di perhatikan seseorang pun berbalik dan mendapati Kelvin masih menatapnya bahkan dia mengeluarkan senyum manisnya Amel hanya mendengus kesal kemudian memalingkan wajahnya dia benar-benar muak
"Dasar playboy cap kaki tiga, bisa-bisanya dia gak ngerasa bersalah sama sekali,dasar Curut"Amel bergumam lirih namun dapat di dengar kedua sahabatnya
__ADS_1
Mereka berdua tau siapa yang di maksud sahabatnya itu,Amanda dan Rebecca hanya geleng-geleng kepala melihat Amel
"Urusan sekolah ajha gak ada yang bisa kalahin,giliran urusan cinta rapuh banget kek kerupuk"Batin mereka berdua