
Pagi-pagi sekali Amel sudah bangun dan membuat sarapan untuk teman-temannya tadinya ia ingin meminta bantuan Amanda tapi karena Amanda masih tidur ia tidak ingin merepotkannya lagipula dia hanya akan membuat roti bakar yang di olesi selai sesuai selera dari para temannya itu dan juga segelas teh hangat ,setelah selesai membuat sarapan Amel bergegas untuk membangunkan teman-temannya dan setelah itu mereka sarapan pagi bersama
Hari ini mereka hanya ingin bersantai saja di villa dan mungkin lusa baru akan berjalan-jalan,setelah sarapan mereka semua berkumpul di ruang tengah seperti biasanya bersenda gurau tanpa henti,karena merasa lelah teman-teman Amel pergi ke kamar mereka dan berisitirahat namun tidak dengan Amel dia sangat bosan jika hanya diam di villa jadi dia memutuskan untuk berjalan-jalan saja lagipula tadi dia sudah bilang ke Rebecca dan amanda bahwa dia tidak lelah dan ingin melihat pemandangan di sekitar villa
Amel menyusuri jalan setapak sambil melihat pemandangan di sekitar tempat itu
"Benar-Benar Indah"Gumamnya
Setelah beberapa meter dari villa tempat mereka menginap tadi,Amel terhenti dan di buat takjub dengan pemandangan yang ada di depannya Hamparan pasir putih,dengan air laut yang berwarna biru,dan batu karang yang menambah kesan indah di pantai itu,Amel berjalan ke tengah-tengah pantai itu merentangkan kedua tangannya dan memejamkan matanya merasakan hempasan angin membuat rambut panjangnya yang tergerai itu berterbangan
Amel merasa ingin sekali berteriak sekencang-kencangnya melepaskan segala beban yang ada di hatinya dan ia pun melakukannya
"Aaaaaaaaaaaaaaa"Teriaknya, tiba-tiba air mata nya mengalir deras ia pun jatuh terduduk di hamparan pasir itu dan menangis sesenggukan
"Hiksss hikss hikss"tangis Amel pecah begitu saja,ia tidak menyadari jika dari tadi ada yang mengikutinya saat melihat Amel orang itu menghampiri dan memeluknya
Amel yang menyadari itu langsung menoleh dan melihat orang yang sedang memeluknya saat ini
"Kel kel Kelvin"Kata Amel sambil menghapus air matanya
"Tidak apa,menangis lah aku tidak akan mengganggumu "Kata Kelvin sambil membelai rambut panjang Amel lalu memeluknya erat
Entah kenapa Amel malah menangis sejadi-jadinya,ia tidak tau apa yang membuatnya begitu sedih hari ini di tambah lagi dengan kedatangan Kelvin sontak membuat air matanya tidak bisa berhenti mengalir setelah cukup lama Amel menangis ia pun perlahan sudah bisa mengendalikan perasaanya lalu Kelvin melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Amel
"Ada apa,kenapa kau menangis seperti ini"Tanya Kelvin sambil menatap Amel
__ADS_1
"Aa a aku tidak tau mengapa, tiba-tiba air mataku mengalir begitu saja" Kata Amel berbicara jujur
"Hmm aku pikir kau terluka"-Kelvin-
"Tidak aku baik-baik saja,kenapa kau bisa ada di sini"Tanya Amel yang sedari tadi tidak menyadari jika Kelvin mengikutinya
"Sewaktu teman-teman Kembali ke kamar aku melihatmu berjalan keluar jadi aku mengikutimu aku takut jika terjadi apa-apa denganmu,dan juga tadi saat kau sudah memutuskan berhenti di sini aku sudah ingin kembali ke villa tapi ketika aku melihatmu berteriak aku terhenti dan mengamati mu sebentar lalu kau menangis seperti tadi aku jadi khawatir dan langsung menghampirimu"Kata Kelvin dengan wajah yang serius
"Aku minta maaf karena membuatmu khawatir,aku saja tidak tau mengapa aku bisa menangis seperti tadi"Kata Amel sambil menghapus air matanya
"Tidak usah minta maaf itu bukan salahmu,karena kita sudah di sini bagaimana kalo kita bermain sebentar"Kata Kelvin sambil membantu Amel berdiri
"Baiklah lagipula aku sudah lama tidak bermain di pantai"Kata Amel bersemangat
"Kenapa rasanya aneh sekali yah seharusnya aku sepenuhnya bahagia karena bisa bersama nya tapi rasanya seakan-akan ini adalah akhir dari perjuanganku,akhhh aku tidak tau aku hanya berharap yang terbaik dan aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu ini"Kata Amel kembali menikmati keindahan di sana
Karena sudah hampir gelap mereka berdua memutuskan untuk kembali ke villa karena takut teman-temannya khawatir,setelah mereka berdua turun dari batu karang itu Kelvin tiba-tiba berjongkok membelakangi Amel
"Hey apa yang kau lakukan"Tanya Amel yang heran melihat Kelvin
"Naiklah aku akan menggendongmu ke villa"Kata Kelvin
"Ah tidak tidak walaupun tubuhku kecil aku ini cukup berat kau tidak akan mampu,lagipula aku bisa berjalan"Kata Amel mencoba menolak
"Apakah kau meragukan ku,baiklah mari kita buktikan"Kata Kelvin sambil menggendong Amel dan kemudian berjalan menuju ke villa
__ADS_1
Amel yang sudah berada dalam gendongan kelvin tidak bisa menolak lagi ia takut jika menolak Kelvin akan menjatuhkannya
Setelah sampai di villa mereka sudah di tunggu oleh teman-teman mereka yang terlihat khawatir
"Darimana saja kalian,kenapa kami hubungi tidak bisa"Kata Rebecca menatap tajam Kelvin dan Amel
"Dan ini kenapa kalian berdua basah seperti ini"Disusul Amanda dengan kedua tangannya di pinggang
"Amel Kenapa matamu sembab seperti itu ha"Tanya Dicky yang melihat mata Amel yang sembab akibat dia menangis tadi
"Ada apa denganmu Amel apa kau sakit kenapa kamu di gendong Kelvin"Kata Revaldo yang melihat Kelvin berjalan memasuki villa sambil menggendong Amel
"Jawab"Kata mereka berempat bersamaan sambil menatap tajam Amel dan Kelvin
"Hey bagaimana kami akan menjawab jika kalian terus bertanya,tadi kami habis bermain air di pantai makanya kami basah seperti ini,dan aku menggendong Amel karena dia tidak percaya jika aku kuat menggendongnya sampai ke villa dan handphone kami juga ketinggalan di kamar jadi tidak tau jika kalian menghubungi kami "Kata Kelvin menjawab mereka
"Iya dan mataku sembab tadi karena terkena air laut"Kata Amel berbohong sambil melirik ke arah Kelvin,Kelvin pun melihatnya dan mengerti jika Amel tidak mau ada yang tau dia menangis
"Pantai,kenapa kalian tidak mengajak kami"Kata Amanda
"Bukankah kalian bilang kalian lelah,lagipula tadi aku sudah bilang kan aku ingin berjalan-jalan"Kata Amel lagi
"Hmmm sudahlah lagipula kita bisa pergi nanti kan,lebih baik kalian makan saja dulu aku dan Amel akan mengganti pakaian kami setelah itu kami akan menyusul"Kata Kelvin
Mereka berempat pun setuju dan pergi ke dapur,sementara Kelvin dan Amel pergi ke kamar mereka masing-masing dan mengganti pakaian mereka yang basah karena air pantai tadi setelah itu mereka berdua bergabung bersama keempat temannya dan melanjutkan kegiatan mereka seperti biasanya
__ADS_1