Dendam Gadis Mafia

Dendam Gadis Mafia
Chapter 15


__ADS_3

Setelah mobil keluarga Tanison menjauh Amel dan kedua orang tua angkatnya masuk ke rumah mereka duduk di ruang tengah beberapa saat semuanya terasa canggung


"Amel kamu benar akan pulang"Kata bu sela membuka pembicaraan


"Hmmm iya ma,Amel gak enak sama Mommy dan Daddy,apalagi Analia,Amel minta maaf ma" Kata Amel tertunduk sedih


"Tidak apa-apa Amel,itu sudah kewajiban kamu"Kata Pak Darto


Saat sedang berbincang ponsel Amel bergetar


Drtttt Drtttt Drtttt


"Ma,pa Amel angkat telfon dulu yah"Kata Amel kemudian dia keluar untuk mengangkat telfon


"Hallo mirrr"


"Hallo mel,Mel di sini ada anak kelas 10 sama 11 berantem Mel "


"Hah berantem,wah gila baru tinggal berapa jam doank udah ada masalah"


"Iya nie,mereka masih berantem dari tadi tak selesai-selesai"


"Loh kok bisa emang di sana gak ada guru apa,terus kenapa gak kalian lerai"


"Kita udah coba lerai tapi yang ada malah di tonjok,dan lebih parahnya lagi guru-guru cowok gak tau kemana cuman tersisa guru cewek lah mana berani mereka"


"Wah parah,Yaudah deh bentar habis ini aku ke sana"


"Yaudah Cepetan yah"


"Emang berapa banyak sih sampe kalian gak lerai"


"Kurang lebih ada 15 orang gitu"


"Yaudah gue otw"


"Iya"


Sambungan telfon pun terputus


Amel segera ke kamarnya untuk mengganti pakaian karena tadi dia hanya mengenakan kaos dan jeans pendek,lalu kembali ke luar dan dengan cepat mengendarai sepeda motornya,setelah sampai di depan sekolah dia melihat gerbangnya terkunci tidak ingin menunggu lama dia segera memanjat,kemudian meminta satpam di sana membawa motornya masuk ke parkiran,dia berlari ke taman belakang sekolah dan benar saja banyak siswa dan siswi berkumpul di sana

__ADS_1


"Berhentiii"Teriak Amel,tapi tidak ada yang menggubris perkataannya mereka tidak tau yang sedang berusaha melerai mereka itu amel karena memang dari tadi banyak siswi yang berteriak


Amel berlari ke tengah perkelahian itu namun tanpa sengaja dia terkena tamparan seorang siswa,karena sudah emosi Amel membantai habis siswa di sana dengan berapa kali tendangan saja mereka semua terjatuh,Amel hanya menendang perlahan agar tidak ada yang terluka,Semua siswa di sana terpesona dengan penampilan Amel apalagi tadi tanpa sadar dia memakai jeans hitam dengan kaos putih di lapisi jaket kulit berwarna hitam dengan rambut panjang yang di gerai


"Kalian semua merasa sudah jago ha,dengan berkelahi seperti ini kalian pikir kalian bakal di segani ha,Cih Pengecut"Kata Amel tersenyum sinis


"Sekarang kalian ikut saya keruang kepala sekolah,dan kalian semua bubar"Kata amel


Sontak semua murid yang di sana berlarian kembali ke aktivitas mereka sebelumnya,sementara Amel dan 15 anak tadi menuju ke ruang kepala sekolah


Tok tok tok


Amel mengetuk pintu,kemudian pak Nurdin mempersilahkan mereka masuk dan menyuruh mereka untuk duduk


"Ada apa ini Amel"Kata Pak Nurdin


"Begini pak,tadi mereka ini berkelahi di Taman belakang sekolah saya juga belum tau apa masalah mereka"Kata Amel


"Kenapa kalian bisa berkelahi seperti itu"Kata Pak Nurdin


"Begini pak tadi mereka yang menantang kami"Kata Salah seorang siswa kelas 10


"Kenapa kalian menantang mereka"Kata Pak Nurdin lagi


"Apa kalian fikir dengan berkelahi seperti tadi bisa menyelesaikan masalah,dan semua orang itu punya gayanya masing-masing selagi itu tidak mengganggu kalian kenapa harus kalian perdulikan"Kata Amel membuat mereka terdiam


"Kami minta maaf pak,kak" Kata siswa kelas 11 itu lagi


"Saya terima maaf kalian,tapi Aturan harus tetap di jalankan kalian tetap akan di hukum, kira-kira hukuman apa yang kamu ingin berikan Amel,apa kita harus menskors mereka"Kata Pak Nurdin


"Jangan pak,saya rasa kalo di skors tidak akan memberikan efek jera,bagaimana kalo siswa kelas 10 kita minta membersihkan lapangan dan siswa kelas 11 kita minta untuk membersihkan toilet,dan hukuman ini berlaku selama 3 Minggu kedepan"Kata Amel


"Hukuman yang bagus saya rasa itu cukup"Kata Pak Nurdin


"Tapi hukuman ini kalian jalankan setiap jam istirahat ke 2 Dan kalian akan di awasi sama anggota OSIS dan kalo kalian tidak menjalankan dengan baik,orang tua kalian akan kami panggil"Kata Amel tegas


"Kalian hari ini kami bebaskan tapi ingat besok dan seterusnya jalankan hukuman kalian dengan baik kalau tidak kalian sudah taukan,sekarang kalian boleh kembali ke kelas"Kata Pak Nurdin


Siswa itupun keluar dari ruangan guru dan kembali ke kelas mereka masing-masing


Tersisalah Amel dan Pak Nurdin

__ADS_1


"Amel kenapa kamu tidak memakai seragam"Kata Pak Nurdin


"Saya minta maaf pak,tadi saya sedang tidak enak badan jadi saya izin tapi tiba-tiba anggota OSIS menelfon mereka bilang kalo ada yang berkelahi dan tidak bisa di lerai,karena saya buru-buru jadi saya memakai pakaian seadanya"Kata Amel menjelaskan


"Baiklah saya mengerti,Terimakasih karena kamu selalu mementingkan masalah murid"Kata Pak Nurdin ramah


"Tidak masalah pak itu sudah tanggung jawab saya,kalo begitu saya permisi pak"Kata Amel berpamitan


Kemudian dia keluar,tapi dia tidak langsung pulang karena haus dia menuju ke kantin dan memesan Tiramisu Ice cream kesukaannya,beberapa saat menunggu pesanannya datang dia kemudian langsung menyantapnya,saat sedang menikmati ice Cream nya Kelvin datang kemudian duduk di depannya Amel tetap fokus dengan Ice Creamnya


"Mel aku mau ngomong"-Kelvin-


"....."Tidak ada jawaban dari Amel


"Mel Aku sama Melan udah putus"Kata Kelvin,Amel sebenarnya senang tapi apa gunanya Kelvin sudah mengkhianati dirinya


"Gak perduli"Kata Amel sambil terus menikmati ice Cream nya


"Aku mohon jangan marah lagi"-Kelvin-


"Gue gak marah"Kata Amel


"Kalo kamu gak marah kenapa kamu minta aku ngejauhin kamu"-Kelvin-


"Kan gue udah bilang sama Lo "GUE GAK MAU JADI ORANG KETIGA" Kata Amel tegas


"Kan aku udah putus"Kata Kelvin kekeh


"Yaudah terus Lo mau apa,Lo mau gue dekat lagi sama Lo kayak dulu"Kata Amel


"Iya"Kata kelvin


"It's oke,tapi kita gak bisa sedekat dulu"Kata Amel sambil berlalu pergi membayar pesanannya,setelah selesai membayar ia melewati Kelvin sambil berkata


"Sebenarnya gue gak masalah Lo mau pacaran sama siapa ajha,tapi gue gak suka karena Lo masih dekat² gue sementara Lo punya pacar"kata Amel


"Iya gue paham"


"Ini kesempatan kedua kalo Lo masih gak berubah jangan harap gue mau maafin Lo lagi"


"Ok aku janji"Kata Kelvin tersenyum senang

__ADS_1


Amel pun berlalu pergi ia menuju parkiran dan mengeluarkan motornya,membelah jalanan kota kembali ke rumah orang tua angkatnya


__ADS_2