DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA

DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA
Episode 2 ( sosok nenek saragih yang sesungguhnya )


__ADS_3

Dewi Asih sangat merindukan sosok Nenek Saragih, Dewi Asih telah mencari Nenek Saragih disekitaran bukit indah tapi tak kunjung ketemu.


suatu ketika Dewi Asih sedang melamun memikirkan keberadaan Nenek Saragih, tiba - tiba Ratu Ningrum ( ibunya Dewi Asih ) menghampirinya dan bertanya " ada apa anak ku?


apa yang sedang kamu fikirkan ? "


kemudian Dewi Asih menjawab " tidak ada apa - apa kok bu"


dan Ratu Ningrum pun terus meminta agar Dewi Asih bercerita apa yang sedang dia fikirkan.


tidak lama dari itu Raja Kencana dan ketiga saudaranya pun menghampiri Dewi Asih, pada akhirnya Dewi Asih berbicara " waktu bulan kemarin waktu Asih pergi siang dan pulang malam itu sebetulnya Asih sedang menikmati pemandangan, di sore hari mau hujan secara tiba - tiba datanglah sosok Nenek - Nenek tua tapi beliau memiliki wajah yang sangat manis, konon katanya beliau biasa disebut Nenek Saragih, kemudian Nenek Saragih memberikan motivasi kepada Asih"


kemudian Raja Kencana memotong pembicaraan Dewi Asih dan meminta menyebutkan ciri - ciri Nenek Saragih tersebut, pada akhirnya Dewi Asih menyebutkan ciri - ciri Nenek Saragih. sontak Raja Kencana pun kaget kemudian menceritakan tentang sosok Nenek Saragih yang sesungguhnya.


ternyata Nenek Saragih bukanlah manusia biasa akan tetapi dia Arwah leluhur keturunan Raja Kencana, pantas saja Raja kencana pun Kaget ketika Dewi Asih berbicara tentang Nenek Saragih.


dulu sekitar 200 tahun yang lalu Nenek Saragih pernah menjadi seorang Ratu di desa tersebut dan biasa disebut Ratu Saragih, dia meninggal sudah 120 tahun yang lalu dan dimakamkan di sekitar bukit indah. dalam kurun waktu yang lama pada akhirnya makam Ratu Saragih terbengkalai.


Setelah Raja Kencana menjelaskan hal tersebut, sontak Ratu ningrum, Dewi Asih dan ketiga saudaranya pun kaget seolah - olah tidak percaya dengan kejadian itu.


Raja Kencana bisa tahu bahwa Nenek Saragih merupakan Nenek Moyang nya, karena Raja Kencana mempunyai silsilah keluarganya dan kebetulan dalam silsilah tersebut ada potonya masing - masing.

__ADS_1


Sesungguhnya nenek Saragih tidak terima jika melihat Dewi Asih bersedih yang teramat dalam, karena Nenek Saragih sangat menyayangi Dewi Asih. ternyata Nenek Saragih selalu mendampingi Dewi Asih kemanapun dia pergi hanya saja tidak terlihat oleh kasat mata.


suatu hari Dewi asih sedang asyik bermain bersama temanya ( Bada, galuh, puteri Ayu , Sri Melda dan Neng ) datanglah Dewi Susanti ( kakak ke 2 Dewi Asih ) menyeret asih pulang ke istana, bagi Dewi Susanti bahwa Dewi Asih telah melanggar aturannya, Dewi Susanti dan saudara yang lainnya ( Raden Sa'id dan Sri Dewi ) sudah sepakat bahwa akan melarang Dewi Asih bergaul dengan anak - anak desa. dan akhirnya Dewi Asih dihukum oleh ketiga saudaranya tanpa sepengetahuan orang tuanya ( Raja dan Ratu ) Prilaku mereka terhadap Dewi Asih sangatlah menjadi - jadi.


Dewi Asih tidak mau ada aturan seperti itu, karena dia menyukai kesederhanaan dan bagi Dewi Asih bergaul dengan anak - anak desa itu sangat menyenangkan, walaupun Dewi Asih anak Raja tapi dia tidak gengsi - gengsi bergaul dengan anak - anak desa.


karena melihat prilaku saudara - saudara Dewi Asih yang semakin kejam pada akhirnya Nenek Saragih pun tidak terima melihat keturunan kesayangannya diperlakukan seperti itu oleh saudaranya sendiri, walaupun kini hati Dewi Asih lebih tangguh dan kuat karena telah mendengar nasihat dan motivasi dari Nenek Saragih, tetapi Nenek Saragih kali ini yang akan bertindak langsung.


Suatu ketika ada seorang pembantu di istana tersebut namanya Bibi Sarinem atau biasa disebut Bi Inem kerasukan Arwah Nenek Saragih semua yang berada di istana itu panik, kemudian Nenek Saragih yang merasuki raga Bi Inem mengucapkan salam, dan memanggil ketiga saudara Dewi Asih, dia berbicara " wahai cucu - cucuku janganlah kalian berbuat seperti itu kepada adik kalian, sungguh perbuatan kalian tersebut termasuk perbuatan yang dzolim, kalian ini keturunan darah ningrat seharusnya kalian memiliki sifat yang sopan, tegas, cerdas, penyayang dan mandiri. lihatlah adik kalian dewi asih dia sudah memiliki jiwa seperti itu, sehingga leluhur pun pada sayang terhadap padanya. jika kalian tidak menyayangi Dewi Asih maka Dewi Asih akan Nenek Bawa ke dunia nenek karena Nenek tidak tega melihat Dewi Asih selalu tersiksa, apakah kalian mau kehilangan Dewi Asih ? "


sontak Raja Kencana dan Ratu Ningrum pun kaget mendengar ucapan nenek saragih tersebut dan tidak menyangka bahwa ketiga anaknya telah memperlakukan si bungsu seperti itu, setahu Raja dan Ratu mereka itu baik kepada Dewi Asih tapi dibelakang sungguh prilaku ketiga anaknya sangatlah buruk. Raja dan Ratu pun kecewa pada ketiga anaknya tersebut.


sebegitu rapihnya Dewi Asih menutupi perbuatan ketiga saudaranya terhadap dirinya sehingga Raja dan Ratu pun tidak tahu prilaku ketiga anaknya tersebut.


kemudian mereka meminta maaf sambil menangis kepada raja dan ratu. awalnya Raja tidak mau memaafkan mereka tapi pada akhirnya Raja mau memaafkannya tapi ada syaratnya



jangan mengulangi perbuatan buruknya baik itu kepada Dewi Asih ataupun kepada orang lain


sayangilah Dewi Asih dan masyarakat sekitar

__ADS_1


buanglah sifat - sifat buruk


siap menjalani hukuman yang setimpal



ketiga anak tersebut siap menjalani persyaratan - persyaratan dari ayahnya ( Raja Kencana ) akan tetapi ibunya ( Ratu Ningrum ) kurang setuju dengan persyaratan yang no 4, karena dengan tiga syarat tersebut sudah cukup yang penting ketiga anak tersebut benar - benar menjalankannya ikhlas dan sepenuh hati, setelah lama bernegosiasi akhirnya Raja memutuskan bahwa persyaratan no 4 dihapus pada akhirnya ketiga anak tersebut mengucapkan terima kasih.


setalah kejadian tersebut akhirnya Raden Sa'id, Dewi Susanti dan Sri Dewi benar - benar bertaubat dan menyayangi Dewi Asih. sifat buruk - buruk mereka pada akhirnya teredam dan munculah sifat - sifat baik seperti Dewi Asih.


kini Dewi Asih sangatlah bahagia memiliki saudara yang baik dan penyayang, akhirnya doa dewi asih yang selama ini ia dambakan akhirnya terkabul dan dewi asih sudah memiliki figur seorang kakak yang sesungguhnya.


Dewi asih bisa bebas bermain dengan siapa saja dan tak jarang teman - teman Dewi Asih suka di ajak main ke istana.


setelah 2 tahun yang lalu kini Dewi Asih lulus sekolah.


Dewi Asih menjadi sosok pribadi yang bijak, dia mampu memilih teman pergaulan agar tidak salah pergaulan, pada akhirnya Dewi Asih menemukan sosok sahabat sejati yaitu Putri Ayu dan Sri Melda, kedua sahabat itu sangatlah baik dan setia, mereka berdua anak dari seorang petani yang tinggal di desa damai ( Desa tempat tinggal dewi asih )


suatu ketika Dewi Asih sedang bermain di lapangan bersama Putri Ayu dan Sri melda, mereka menyaksikan pertandingan sepak bola. ada seorang lelaki tampan menghampiri mereka bertiga.


awalnya malu - malu tapi akhirnya lelaki tersebut berhasil berkenalan dengan mereka bertiga.

__ADS_1


nama lelaki tersebut adalah Jaka Wangan


__ADS_2