DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA

DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA
Episode 10 ( Rencana dan strategi jahat )


__ADS_3

Ibu Farra ( ibunya Putri Ayu ) masuk ke kamar Putri Ayu dan bertanya kenapa telurnya pecah ?


Putri Ayu hanya terdiam tidak mau menjawab pertanyaan ibunya, karena Putri Ayu ingin menenangkan fikiran nya.


Setelah Putri Ayu mulai bisa mengendalikan fikirannya, tiba - tiba dia menghampiri ibunya dan menceritakan apa yang terjadi tadi. Tapi Ibu Farra berusaha menenangkan Putri Ayu " sebentar lagi Putri Ayu akan menikah jadi Ganendra tidak bisa mengganggu Putri Ayu lagi "


Putri Ayu pun mulai tenang. Sementara Ganendra ingin kerumah Putri Ayu tetapi dia takut jika harus berhadapan dengan Bapak nya, pada akhirnya dia pulang kerumah nya dan dia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa dia benar - benar akan membatalkan pernikahan Putri Ayu dan Putri Ayu akan menjadi miliknya.


Keesokan harinya Ganendra ke desa damai, menunggu Putri Ayu keluar rumah, semenjak Ganendra keluar dari penjara, kini kehidupan Putri Ayu seperti diteror.


Siang itu Putri Ayu keluar setelah jauh dari rumahnya, Ganendra langsung mengejarnya, kejadian hampir sama dengan kemarin yaitu tangan Putri Ayu dipegang dan tidak mau melepaskannya.


Sungguh sangat kebetulan hari itu adalah hari minggu, ketika Adiyasa mau main kerumah Putri Ayu, dia melihat secara langsung bahwa Putri Ayu sedang di rayu paksa oleh ganendra situasi tempat nya memanglah sepi jadi tidak ada orang yang menolong Putri Ayu.


Tidak menunggu lama Adiyasa yang penuh dengan rasa marah datang menghampiri Ganendra dan langsung menghajarnya abis - abisan. Ganendra tidak terima dirinya dihajar, kemudian dia membalas kembali pukulan ke Adiyasa akan tetapi Adiyasa berhasil menangkisnya, Pada akhirnya terjadilah keributan antara Ganendra dengan Adiyasa, mereka pun duel abis - abisan tidak ada satu orang pun yang misahin mereka berdua, kemudian Putri Ayu berlari dan meminta tolong bahwa di pinggir hutan ada yang sedang berantem, mendengar hal itu warga pun langsung mendatangi lokasi.


Terlihat Adiyasa sedang menghabisi Ganendra dan warga pun langsung mengamankan mereka berdua, wajah Ganendra penuh dengan memar, hidung dan mulutnya berdarah, Adiyasa cuma terlihat sedikit memar dibagian pipinya.


Ganendra mengancam Adiyasa " Awas lu gue akan hancurkan hubungan kalian berdua dan kalian gak bakalan jadi menikah "


Adiyasa menantangnya " Silahkan saja jika anda bisa "

__ADS_1


Akhirnya Ganendra menyimpan rasa dendam terhadap Adiyasa, dia berencana mau memelet Adiyasa agar dia mencintai ke wanita lain dan membenci Putri Ayu.


Ganendra orang nya licik, dia akan berpura - pura baik dan meminta maaf kemudian akan berteman dengan Adiyasa. dengan begitulah dia bisa memasukan pelet ke tubuh Adiyasa.


Sore itu dia pergi ke Ki Sakar ( Dukun santet ) berkonsultasi dan meminta bantuan, awalnya Ki Sakar menolaknya karena dia tidak tega jika harus merusak kebahagiaan orang lain, akan tetapi Ganendra terus meminta tolong, pada akhirnya Ki Sakar mau karena dia dibayar mahal.


Ganendra rela bayar mahal yang penting peletnya mujarab hingga membuat hubungan mereka berdua rusak.


Setelah Ki Sakar menyanggupi permintaan Ganendra kemudian dia menyebutkan persyaratan nya " Persyaratannya cuma 1 yaitu kamu harus bawa 1 Wanita. tujuannya agar Si lelaki tersebut ( Adiyasa ) tertarik dengan wanita yang kamu bawa "


Ganendra langsung menyanggupi nya.


Ganendra dan Utari bersegera berangkat menuju rumah Ki Sakar, selama diperjalanan Ganendra menjelaskan tugas Utari bahwa tugasnya tersebut sangat mudah, cukup menggoda lelaki yang dia maksud ( Adiyasa ).


Setelah sampai dirumah Ki Sakar ( Dukun santet )


Mereka bertiga menyusun rencana dan kemudian Ki Sakar meminta 1 batang rokok untuk memasukan jin kedalamnya dan akan dibacakan mantra - mantra, kali ini media nya berupa rokok jadi siapa saja yang menghisap rokok tersebut maka dia akan mencintai Utari.


Pada malam jum'at kliwon telah selesailah ritual, mereka pun ( Ganendra dan Utari ) pulang kerumah masing - masing, Ganendra berpesan kepada Utari bahwa besok pagi harus sudah ada di tempat Ki sakar.


Keesokan harinya mereka pun berkumpul di rumah Ki sakar, dan mulai menjalankan misi nya.

__ADS_1


Ganendra dan Utari pergi ke desa Damai, dan melihat rumah Putri Ayu dari kejauhan, berharap ada Adiyasa datang ke rumah Putri Ayu tapi ternyata Adiyasa tidak ada, dari pagi sampai malam menunggu kedatangan Adiyasa ke rumah Putri Ayu tapi dia tak kunjung datang.


Hari itu adalah hari jum'at sedangkan jadwal Adiyasa ke rumah Putri Ayu hanya Malam minggu dan hari minggu selain dihari itu dia sibuk bekerja.


Ganendra dan Utari pulang dengan misi yang tidak berjalan karena Adiyasa tidak ada. Kemudian besok mereka mau menjalankan misi mereka akan tetapi hasilnya sama seperti kemarin ( Tidak ada hasil ).


Akhirnya Ganendra putuskan menyuruh Utari pulang dan berpesan " besok jangan datang dulu, kamu datang ketika aku panggil, karena misi ini memakan waktu yang cukup lama. Karena aku harus berusaha mendekati Adiyasa, minta maaf seolah - olah menjadi baik dan ingin menjadi sahabatnya, setelah akrab nanti aku kasih rokok yang telah di isi oleh jin pelet, dan tugas mu hanya menggoda Adiyasa ketika telah menghisap rokok tersebut "


Keesokan hari nya ( hari minggu ) Ganendra masih mengintai Adiyasa dari kejauhan. Di hari itu Adiyasa main ke rumah Putri Ayu, Ganendra sangat senang melihat kedatangan Adiyasa, dia mulai menjalankan misinya.


Dia sengaja membiarkan Adiyasa bersenang - senang terlebih dahulu dengan Putri Ayu. malam pun tiba kemudian Ganendra pergi kerumah Putri Ayu, ketika sampai di depan rumah Putri Ayu, Ganendra terlihat oleh Adiyasa, awalnya Adiyasa mau menghabisi nya.


Adiyasa berkata " Wahai Ganendra...!


apa tujuanmu datang kemari, mau aku habisi lagi kamu kaya tempo hari ?


jika kamu masih sayang terhadap anggota tubuhmu maka cepatlah tinggal kan tempat ini, karena jika kamu masih disini maka aku akan menghabisi mu, pergilah jauh - jauh janganlah kamu membuat masalah lagi ( Ucap Adiyasa dengan nada tinggi ) "


Ganendra menjawab " Wahai Adiyasa janganlah engkau berprasangka buruk terhadap ku, kedatangan ku kemari hanya untuk meminta maaf kepada mu dan Putri Ayu dan aku tidak akan mengulanginya lagi "


Dengan berat hati akhirnya Adiyasa mau memaafkan Ganendra tapi Dia menyuruh Ganendra cepat pergi dan jangan pernah mendatangi rumah Putri Ayu lagi.

__ADS_1


__ADS_2