DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA

DENDAM SEORANG KEKASIH PERTAMA
Episode 26 ( Hipnoterapi )


__ADS_3

Keesokan harinya Tabib Abdillah datang untuk mengobati Putri Ayu dengan menggunakan metode hipnoterapi.


Sebelum terapi di mulai Putri Ayu menjelaskan penyakitnya saat ini. Putri Ayu mempunyai masalah finansial. Sehingga dia merasa hidup itu sungguh menyakitkan dan saat itu dia sedang mengalami keterpurukan yang belum pernah seberat ini ia rasakan.


Setelah Tabib Abdillah interview, ngobrol dengan Putri Ayu ternyata tergali bahwa Putri Ayu merasa hidupnya tidak berguna. Akhirnya Tabib mulai mengadakan sesi hipnoterapi. Yang mau diselesaikan dirumah Putri Ayu


Sesi hipnoterapi dimulai…


Perasaan tidak berharga muncul pertama kali ketika Putri Ayu mengalami kegagalan dalam bercinta Ternyata saat itu Putri Ayu sedang “Memikirkan sesuatu” lebih tepatnya mikirin Adiyasa, dan menceritakan bahwa kegagalan yang paling terpuruk yaitu ketika gagal menikah dengan Adiyasa karena atas ulah Ganendra ternyata si Ganendra masih iri dan tidak terima jika Putri Ayu menikah dengan pria lain.


Selain itu juga penderitaan Putri Ayu saat di pelet dan di santet oleh ganendra itu membuat dia trauma sampai saat ini.


Langkah langkah hipnoterapi pun dimulai


Ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan saat melakukan hipnoterapi, berikut ini tahapannya:



Tahap pre-talk


Pada tahap ini, Tabib Abdillah ( Terapis )melakukan tahap penggalian informasi. Tabib akan mencari tahu apa sebenarnya yang menyebabkan Putri Ayu memiliki kebiasaan buruk, depresi, atau trauma tersebut. Sebelum melakukan hipnoterapi Putri Ayu juga bisa melakukannya sendiri, sehingga ini akan memotivasi Putri Ayu untuk konsisten ingin berubah.Hal yang terpenting saat melakukan penggalian informasi ini adalah kejujuran dari diri Putri Ayu sendiri Mungkin pada tahap ini, Putri Ayu merasa malu atau tak nyaman untuk mengungkapkan apa yang terjadi di masa lalu. Tetapi kalau dalam diri Putri Ayu masih ada penolakan, hipnoterapi pun kecil kemungkinan untuk berhasil.



Penggalian informasi harus dilakukan dengan tepat, sebab terapis perlu mendapatkan apa yang menjadi disease dan distress dari suatu permasalahan. Disease adalah suatu kondisi yang menyebabkan Putri Ayu trauma, sedangkan distress adalah kondisi yang terjadi setelah trauma.



Analisis SWOT


Strengths, Weakness, Opportunities, Threats itulah kepanjangan dari SWOT. Sebelum sampai ke tahap hipnosis, Putri Ayu perlu mengenali dirinya sendiri. Hal-hal seperti ini bisa Putri Ayu lakukan sendiri.



Tabib Abdillah meminta agar Putri Ayu mencoba renungkan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan pada dirinya sendiri kedua faktor ini akan membuat Putri Ayu semakin yakin untuk berubah. Lalu kenali juga peluang yang mungkin bisa Putri Ayu dapatkan, dan tentunya hambatan dari dalam diri sendiri. Hambatan tersebut bisa berupa Putri Ayu mudah menyerah ketika gagal, atau tidak fokus pada tujuan.

__ADS_1




Tahap prainduksi


Pada tahap ini, sugesti akan mulai dirancang, dan disiapkan untuk memengaruhi alam bawah sadar. Jika Putri Ayu ingin berhasil, maka dia harus yakin. Ketika Putri Ayu ragu sedikit saja, maka risiko gagal pun akan semakin besar. Tabib Abdillah menjelaskan bahwa "Banyak orang yang bertanya-tanya tentang metode yang digunakan, atau merasa khawatir selama terapi, sehingga terapi pun tidak behasil "




Tahap induksi


Pada tahap induksi ini, Putri Ayu akan dibawa dari gelombang alpha (otak berada dalam kondisi sadar) menuju ke gelombang theta (gelombang otak berada di frekuensi 3hz-8hz, kondisi setengah tertidur).




Pada kondisi ini Putri Ayu dibuat setengah mengantuk, rileks, namun tetap dalam keadaan sadar. Sugesti akan mudah dimasukkan pada kondisi ini. Tahapan induksi ini juga menjadi penentu, hipnoterapi berhasil atau tidak. Saat Putri Ayu belum masuk ke keadaan theta, pikirannya masih tetap berpikir, sehingga sugesti pun sulit dimasukkan.




Pada tahap ini Putri Ayu sudah mulai dimasukkan sugesti. Kondisi tubuhnya akan menjadi ringan, dalam keadaan setengah mengantuk, tapi tidak tidur sepenuhnya. terapis ( Tabib Abdillah ) akan memasukkan sugesti satu per satu saja, tidak terlalu banyak, agar sugesti tersebut dapat bekerja dengan baik. Yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah jangan sampai Putri Ayu tertidur, sebab sugesti jadi susah untuk dimasukkan.




Tahap posthypnotic suggestion


Sugesti akan tetap diteruskan setelah hipnosis selesai. Tujuan dari tahap ini adalah agar perilaku pasien benar-benar terbentuk sesuai harapan. Contoh dari sugesti yang dimasukkan dapat berupa, “Mulai saat ini, ketika Putri Ayu bercermin, maka dia akan merasa luar biasa mengagumkan” atau “Saat Putri Ayu melihat warna dinding tembok kamar nya dia akan merasa bersemangat dan bahagia.”

__ADS_1




Tahap termination


Pada tahap ini, proses dari hipnoterapi pun diakhiri. Putri Ayu akan kembali dibawa menuju alam sadar. Tentunya dengan tidak langsung dibangunkan begitu saja. Ada kata-kata yang akan membawa kembali Putri Ayu bangun.




Akhirnya setelah diselesaikan, ketika selesai sesi terapi Putri Ayu tampak gembira sekali, seakan akan dia sudah terbebas dari beban yang selama ini menghantui hidupnya.


Walaupun sudah sembuh Putri Ayu akan rentan terkena penyakit karena saat ini kondisi Putri Ayu masih lemah.


Putri Ayu sangat merindukan Sri Melda semenjak telah menikah Sri Melda di bawa pergi oleh suaminya ketempat yang jauh jadi mereka tidak bisa kumpul kembali, tapi persahabatan Putri Ayu dengan Dewi Asih masih tetap berjalan. hubungan silaturahmi mereka bertiga sangatlah erat walaupun Sri Melda telah jauh dari pandangan tapi selalu dekat dihati.


Disisi lain Adiyasa sedang fokus mengurus kebun milik Ayah Anesha, tanaman mulai tumbuh subur tidak terbayang jika sudah saatnya panen pasti akan menghasilkan keuntungan yang sangat besar.


Ayah Anesha sangatlah bangga dan kagum kepada Adiyasa " Anesha tidak sia - sia memilih lelaki "


Dan kagumnya lagi Adiyasa mampu mengurus kebun seluas itu dengan baik walaupun cuma sendirian yang mengelola kebun itu, dan Adiyasa tidak pernah mengeluh apapun kepada Anesha ataupun ayahnya. Sungguh Adiyasa lelaki yang tangguh. Sementara kedua orang tua Adiyasa sangat merindukannya dan mengkhawatirkannya karena selama Adiyasa pergi dari rumah tidak ada kabar dan berita, itu yang membuat kedua orang tua Adiyasa sangat khawatir.


Orang tua Adiyasa sangat menunggu kabar dan bertanya - tanya dalam hatinya " Apakah Adiyasa sehat atau sakit ?


Apakah Adiyasa masih punya bekal atau sudah habis ?


Tinggal dimana engkau anak ku satu - satunya....!


kami orang tua mu sangat merindukan mu dan mengkhawatirkan mu...!


Di sini kami hanya berdoa agar kamu selalu sehat dan bahagia, dan kami berharap engkau cepat pulang anak ku "


Hari demi hari telah berlalu tanpa kehadiran seorang anak kedua orang tua Adiyasa sangat kehilangan anak satu - satunya, orang tuanya sudah berusaha mencari tapi tak kunjung ketemu dan kini kedua orang tua Adiyasa hanya bisa pasrah dan selalu panjatkan doa untuk keselamatan anak tercintanya.

__ADS_1


Sedangkan Adiyasa sudah tidak berfikir mau kapan pulang dan menjenguk orang tuanya, dia tidak kerfikiran bahwa orang tua nya sedang merindukannya.


Adiyasa hanya berfokus untuk mengurus kebun yang penting sekarang luka kecewanya telah terhapus.


__ADS_2