
4 bulan telah berlalu hingga akhirnya Sri Melda dengan Jaka Wangan berpisah, perpisahan ini bukan karena kebencian tapi tempat dan waktu yang memisahkan mereka berdua.
Jaka Wangan harus mengembara ke negeri orang, karena dia harus bekerja untuk masa depan dia dengan Sri Melda, Jaka Wangan walaupun dia anak dari orang kaya tetapi dia tipe anak yang mandiri, dia tidak berharap akan warisan dari orang tua nya, dia lebih baik bekerja dengan keringat sendiri.
Dewi Asih, Putri Ayu dan Sri Melda ikut mengantarkan Jaka Wangan ke bandara.
sambil menunggu pesawat tiba, Sri Melda dan Jaka Wangan saling bermesraan. Dewi Asih dan Putri Ayu hanya bisa tersenyum melihat mereka berdua.
Pesawat pun telah tiba disitulah detik - detik perpisahan pun telah tiba, Sri Melda memegang erat tangan Jaka Wangan seolah - olah tidak merelakan Jaka Wangan pergi, tapi mau gimana lagi Sri Melda tidak bisa melarang Jaka Wangan karena dengan kepergian Jaka Wangan itu demi masa depan mereka berdua.
Bandara menjadi saksi bisu saat detik - detik perpisahan mereka berdua. Perlahan - lahan Sri Melda melepaskan tangan Jaka Wangan dan terlihat Sri Melda bersedih dan meneteskan air mata.
mereka saling berjanji akan menjaga hati dan selalu setia.
Sri Melda berjanji walaupun banyak lelaki gagah dan baik menghampiri nya dan mengungkapkan rasa cinta, maka akan dia tolak karena semua itu hanya demi Jaka Wangan
Jaka Wangan pun berjanji Walaupun jarak dan waktu yang membatasi cintanya, dia tidak akan pindah ke lain hati, dia tidak akan membuat Sri Melda kecewa karena cinta dan kasih sayang Jaka Wangan terhadap Sri Melda sungguh sangat besar.
Pesawat pun Take off kemudian Sri Melda melambaikan tangan. Dewi Asih dan Putri Ayu menghibur Sri Melda dan Akhirnya Sri Melda tersenyum.
Mereka bermain - main di sekitar bandara, karena mereka bertiga memiliki wajah yang cantik jadi tidak heran jika para pria banyak yang melirik mereka bertiga, bahkan ada juga yang ingin kenalan.
Ada 4 Pria yang sangat menyukai mereka bertiga, hingga akhirnya keempat lelaki tersebut mengikuti mereka bertiga, keempat lelaki tersebut penasaran hanya ingin tahu tempat tinggal mereka. keempat lelaki tersebut merupakan lelaki yang baik hati.
__ADS_1
Mereka bertiga ( Dewi Asih, Putri Ayu dan Sri Melda ) tidak menyadari bahwa ada yang mengikuti mereka bertiga, setelah hampir sampai di istana, mereka bertiga baru menyadari bahwa ada 4 Pria yang mengikuti mereka bertiga
Mereka bertiga pun kaget saat tahu ada yang mengikuti
Dewi Asih yang memiliki jiwa tegas berbicara kepada keempat lelaki tersebut " kenapa kalian mengikuti kami bertiga ?
dan apa maksud kalian mengikuti kami "
Kemudian salah satu Pria menjawab " Kami Pria baik - baik, kami hanya ingin berkenalan dengan kalian bertiga, di rasa kalian bertiga itu Perempuan yang baik hati "
Lalu mereka bertiga memberi kesempatan kepada keempat Pria tersebut berkenalan, keempat lelaki tersebut bernama ( Rahagi, Osta, Adiyasa dan Kuswan )
Rahagi dan Osta menyukai Dewi Asih, mereka berdua akan bersaing untuk mendapatkan hati Dewi Asih. Adiyasa menyukai Putri Ayu dan Kuswan menyukai Sri Melda.
Mereka berempat mengajak Dewi Asih, Putri Ayu dan Sri Melda untuk jalan - jalan dengan tujuan hanya untuk mengakrabkan diri, tapi Sri Melda menolaknya karena dia sudah terlanjur cinta dan sayang terhadap Jaka Wangan, tapi Sri Melda tidak memberi tahu mereka berempat bahwa dirinya sudah ada yang punya.
Hingga akhirnya mereka pun bikin kesepakatan bahwa esok hari akan berkumpul dan bermain di taman bunga
mereka berempat pun sepakat. setelah selesai berbincang - bincang mereka pun pulang kerumah masing - masing.
Dewi Asih sedikit heran, ketika pulang ke istana dia melihat banyak tamu didalam istana, ternyata tamu tersebut adalah keluarga Ganendra.
Kedua orang tua beserta keluarganya memohon kepada Raja Kencana agar Ganendra dibebaskan, akan tetapi Raja menolaknya karena Ganendra tersebut bersalah telah membuat salah satu warganya tidak nyaman dan membuat kegaduhan, tetapi Orang tua dan keluarga Ganendra tetap memaksa agar Ganendra dibebaskan, sudah di jelaskan oleh Raja " Yang salah tetap salah jadi tidak bisa diganggu gugat, nanti setelah habis masa hukumannya pasti akan dibebaskan "
__ADS_1
Orang tua dan keluarga Ganendra tetap memaksa pada akhirnya dengan berat hati, Raja pun meminta kepada Prajurit untuk mengeluarkan keluarga ganendra dari istana.
Pada akhirnya semua keluarga Ganendra dikeluarkan oleh Prajurit sambil diseret. Semua keluarga Ganendra telah berhasil dikeluarkan.
Keesokan harinya mereka pun berkumpul di taman bunga, dan mereka pun bersenang - senang hanya saja Sri Melda yang terlihat biasa saja.
Setelah beberapa minggu yang lalu mereka pun telah saling akrab dan sudah tiba saatnya kesempatan untuk keempat pria tersebut mengungkapkan perasaannya.
Akan tetapi ketiga Perempuan tersebut belum menerima mereka hingga akhirnya keempat Pria tersebut akan terus berjuang agar mendapatkan cintanya, Sri Melda belum mengakui bahwa dirinya sudah ada yang punya, hal tersebut membuat Kuswan terus berjuang untuk Sri Melda.Sri Melda tidak memberikan alasan kenapa dia menolak Kuswan
Sedangkan Putri Ayu tidak menerima Adiyasa memberikan alasan karena dia masih trauma terhadap cinta.
Dewi Asih memberi alasan kepada Rahagi dan Osta bahwa dia belum mau berpacaran.
Keempat Pria tersebut terus berjuang hingga akhirnya Putri Ayu membuka hati untuk Adiyasa sebagai pengobat hati kecewa karena Ganendra. Putri Ayu berharap ketika dia sudah memiliki pasangan dan ganendra tidak mengganggunya lagi.
Dewi Asih masih belum menerima salah satu di antara mereka berdua ( Osta dan Rahagi )
Sedangkan Sri Melda baru jujur bahwa dia sudah ada yang punya, mendengar hal itu kemudian Kuswan merasa kecewa dan marah " kenapa kamu baru ngomong sekarang....!
jika dari dulu kamu jujur padaku bahwa kamu udah ada yang punya, aku gak bakalan berjuang mati matian seperti ini....! "
Kuswan pun pergi meninggalkan Sri Melda, sementara Sri Melda merasa bersalah tidak jujur sejak awal.
__ADS_1
Diantara keempat Pria tersebut yang sukses cuma Adiyasa, dia telah diterima cintanya oleh wanita idamannya, sementara Rahagi dan Osta masih berjuang dan bersaing untuk mendapatkan cinta Dewi Asih, tetapi mereka berdua akan selalu berjuang sampai Dewi Asih memilih salah satu diantara mereka berdua. Dan Kaswan telah putus harapan dan tidak mengharapkan cinta Sri Melda.
Adiyasa sangat bahagia bisa memiliki Putri Ayu, begitu juga dengan Putri Ayu, dia berharap jangan sampai mengalami kekecewaan yang kedua kalinya.